Kenapa Sistem Reuse Belum Efektif Kurangi Sampah Plastik? Studi Ungkap Sebabnya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 15:55 WIB
Kenapa Sistem Reuse Belum Efektif Kurangi Sampah Plastik? Studi Ungkap Sebabnya
Ilustrasi reuse (Pexels/SHVETS production)

Suara.com - Hingga saat ini, sistem penggunaan kembali atau reuse masih terus didorong sebagai salah satu solusi untuk mengurangi sampah plastik global. Namun, implementasinya di berbagai negara belum berjalan optimal dan masih menghadapi sejumlah tantangan mendasar.

Menurut laporan dari Global Plastics Policy Center di bawah Revolution Plastics Institute, seperti dilansir Phys.org, sistem reuse memang mulai diterapkan di banyak wilayah. Meski demikian, kemajuannya masih terhambat oleh kebijakan yang belum selaras serta infrastruktur yang belum memadai.

Lembaga tersebut merilis tiga laporan baru yang menyoroti implementasi sistem penggunaan kembali di berbagai kawasan.

Penelitian ini menjadi analisis komparatif pertama yang mencakup wilayah Eropa, Amerika Selatan, dan Asia Tenggara. Kajian dilakukan berdasarkan data kebijakan selama bertahun-tahun, wawancara dengan para pemangku kepentingan, serta analisis peran pemerintah dalam mendukung pengembangan sistem reuse.

Hambatan Sistemik Jadi Temuan Utama

Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai inisiatif reuse yang dinilai menjanjikan masih terbentur hambatan struktural. Kerangka regulasi yang ada dinilai belum sinkron dan masih dirancang untuk sistem ekonomi linier berbasis sekali pakai. Kondisi ini membuat transisi menuju sistem penggunaan kembali berjalan lambat.

Selain itu, dukungan finansial untuk mendorong perubahan juga dinilai belum cukup kuat. Banyak inisiatif reuse masih bergantung pada proyek percontohan atau skema sukarela, sehingga sulit berkembang dalam skala besar.

“Tanpa kerangka kebijakan yang lebih kuat dan terkoordinasi, penggunaan kembali akan kesulitan melampaui proyek percontohan dan inisiatif sukarela,” ujar Antaya March.

Penelitian juga mencatat bahwa beberapa negara sebenarnya mulai mengintegrasikan sistem reuse ke dalam kebijakan pengemasan dan skema tanggung jawab produsen yang diperluas. Namun, koordinasi antar lembaga dan mekanisme pembiayaan yang lebih solid masih sangat dibutuhkan untuk memastikan implementasi berjalan efektif.

Senada dengan itu, Tegan Evans menekankan bahwa pemerintah memegang peran kunci dalam menciptakan ekosistem yang mendukung.

“Pemerintah memiliki peran vital dalam menciptakan kondisi agar sistem penggunaan kembali berhasil. Dengan kebijakan yang tepat, reuse dapat memberikan manfaat lingkungan, ekonomi, dan sosial,” ujarnya.

Langkah ke Depan

Penelitian ini bertujuan memberikan panduan praktis berbasis bukti bagi pemerintah dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan sistem reuse dalam skala besar. Upaya ini dinilai penting untuk mempercepat transisi menuju ekonomi sirkular sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi.

“Ada momentum yang jelas, tetapi peningkatan penggunaan kembali membutuhkan desain kebijakan yang lebih terencana. Ini termasuk definisi yang jelas, integrasi dengan kebijakan yang ada, serta penciptaan kondisi yang mendukung investasi dan implementasi,” tambah March.

Saat ini, Global Plastics Policy Center tengah menyusun sintesis global sebagai langkah lanjutan. Laporan ini juga melibatkan kolaborasi berbagai organisasi untuk memastikan temuan yang lebih komprehensif dan relevan dalam mendorong pengembangan sistem penggunaan kembali di berbagai negara.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bahan Baku Plastik Selangit, Wamendag Minta UMKM Putar Otak Cari Alternatif

Harga Bahan Baku Plastik Selangit, Wamendag Minta UMKM Putar Otak Cari Alternatif

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 13:36 WIB

Curahan Hati Rossa usai Difitnah Oplas Gagal: Emang Aku Sejelek Itu ya?

Curahan Hati Rossa usai Difitnah Oplas Gagal: Emang Aku Sejelek Itu ya?

Entertainment | Rabu, 22 April 2026 | 10:10 WIB

Di Kertabumi Recycling Center, Saya Menyaksikan Bagaimana Sampah Akhirnya Mendapat 'Nyawa Kedua'

Di Kertabumi Recycling Center, Saya Menyaksikan Bagaimana Sampah Akhirnya Mendapat 'Nyawa Kedua'

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 10:13 WIB

Terkini

Siap-Siap Ikutan Serunya UI Half Marathon 2026, Bakal Susuri Jalur Hijau Kampus di Depok

Siap-Siap Ikutan Serunya UI Half Marathon 2026, Bakal Susuri Jalur Hijau Kampus di Depok

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:19 WIB

Cara Memilih Teh Berkualitas, Tak Sekadar Wangi tapi Juga Konsisten dari Daunnya

Cara Memilih Teh Berkualitas, Tak Sekadar Wangi tapi Juga Konsisten dari Daunnya

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:08 WIB

Libur Iduladha 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Resmi Menurut SKB 3 Menteri

Libur Iduladha 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Resmi Menurut SKB 3 Menteri

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:30 WIB

Isi Pidato Presiden Prabowo Hari Ini di DPR RI, Bongkar Kebocoran Anggaran Rp14.000 Triliun

Isi Pidato Presiden Prabowo Hari Ini di DPR RI, Bongkar Kebocoran Anggaran Rp14.000 Triliun

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:18 WIB

Bahan Baku Aman Jadi Fokus Baru Industri Kosmetik, Produsen Mulai Tinggalkan Formula Berisiko

Bahan Baku Aman Jadi Fokus Baru Industri Kosmetik, Produsen Mulai Tinggalkan Formula Berisiko

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:13 WIB

Mencuci Beras Sebaiknya Berapa Kali sebelum Dimasak? Jangan sampai Nutrisinya Terbuang

Mencuci Beras Sebaiknya Berapa Kali sebelum Dimasak? Jangan sampai Nutrisinya Terbuang

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:05 WIB

Ortuseight Luncurkan Sepatu Padel Vector Bandeja, Gabungkan Performa dan Gaya

Ortuseight Luncurkan Sepatu Padel Vector Bandeja, Gabungkan Performa dan Gaya

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:54 WIB

4 Zodiak yang Cocok Jadi Pasangan Taurus, Hubungan Langgeng Tanpa Drama

4 Zodiak yang Cocok Jadi Pasangan Taurus, Hubungan Langgeng Tanpa Drama

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:44 WIB

Nomor Rumah Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Rezeki dan Keharmonisan

Nomor Rumah Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Rezeki dan Keharmonisan

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:40 WIB

5 Lip Cream Paling Laris di Shopee dan Tahan Lama Sampai 20 Jam

5 Lip Cream Paling Laris di Shopee dan Tahan Lama Sampai 20 Jam

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:29 WIB