Nilai TKA Apakah Menentukan Kelulusan Siswa? Cek Penjelasan Lengkapnya

Husna Rahmayunita

Jum'at, 24 April 2026 | 10:50 WIB
Nilai TKA Apakah Menentukan Kelulusan Siswa? Cek Penjelasan Lengkapnya
Ilustrasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA. [ANTARA/HO-Disdik Kalteng]

Suara.com - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dilakukan di banyak jenjang pendidikan. Tes ini diselenggarakan oleh Kemendikdasmen untuk memetakan kemampuan akademik siswa. Lalu nilai TKA apakah berpengaruh dengan kelulusan dan minimalnya berapa untuk dianggap ideal dan lulus?

TKA, pada sebagian besar siswa, dianggap sebagai salah satu ujian penentu kelulusan atau penilaian, setara dengan Ujian Nasional di masa lalu. Nyatanya menurut pemerintah fungsi TKA adalah untuk mengevaluasi dan memetakan kemampuan akademik siswa secara nasional pada aspek literasi dan numerasi.

TKA Bukan Syarat Kelulusan Sekolah

Dilansir dari laman resmi BBPMP Jatim Kemendikdasmen, Tes Kemampuan Akademik tidak digunakan sebagai syarat kelulusan sekolah. Fungsi dari tes ini adalah untuk memberikan gambaran yang akurat tentang capaian akademik siswa, sehingga proses pembelajaran dapat terus diperbaiki dan ditingkatkan.

Hasil dari TKA sebenarnya berfungsi secara makro, yakni sebagai instrumen pemetaan kualitas pendidikan dan bisa menjadi salah satu referensi serta pertimbangan berbagai proses seleksi pendidikan Indonesia di masa depan.

Untuk TKA sendiri dilaksanakan dengan menguji dua mata pelajaran yang ada. Yang pertama adalah Bahasa Indonesia, dan yang kedua adalah Matematika.

Kedua mata pelajaran tersebut dianggap dapat membantu pengukurna kemampuan literasi dan numerasi dari siswa secara komprehensif sehingga data yang diperloh juga semakin relevan.

Untuk jenis soalnya sendiri terbagi menjadi tiga macam:

  • Pilihan ganda sederhana
  • Pilihan ganda kompleks
  • Soal berbasis stimulus seperti teks atau grafik

Minimal Nilai agar Dianggap Tuntas

baca juga

TKA tidak menetapkan nilai kelulusan seperti Ujian Nasional atau sejenisnya. Artinya, tidak ada passing grade yang harus dicapai oleh siswa, karena tujuannya tidak pada menguji siswa, namun mengukur sejauh mana kemampuan siswa pada kondisi nyata.

Alih-alih mendapatkan predikat lulus, setiap peserta TKA yang turut serta dan menyelesaikan tes akan mendapatkan Sertifikat Hasil Kemampuan Tes Akademik. Isinya ada skor kemampuan akademik siswa, dan dapat digunakan sebagai informasi capaian akademik.

TKA bersifat diagnostik, bukan penentuan kelulusan siswa dari jenjang pendidikan. Dengan hasilnya, orang tua murid dan negara dalam scope lebih besar dapat merencanakan langkah lanjutan atas kondisi yang dialami saat ini.

Lalu Apakah Nilai TKA Berpengaruh pada Seleksi Sekolah Lanjutan?

TKA memang tidak secara praktis menentukan kelulusan. Namun demikian hasil dari TKA sendiri akan berperan penting pada sistem pendidikan ke depan, karena pemerintah secara langsung menyebutkan nilai TKA dapat digunakan sebagai data pendukung proses seleksi pendidikan.

Misalnya saja pada jalur prestasi dalam SPMB, dengan adanya nilai TKA yang menjadi standar nasional, sekolah atau institusi pendidikan dapat memperoleh gambaran objektif tentang kemampuan calon siswa yang akan diterimanya.

Meski demikian pada skenario tertentu, misalnya terdapat dua siswa dengan nilai yang rapor yang mirip, namun salah satunya memiliki nilai TKA yang tinggi sementara yang lain tidak memiliki nilai TKA, maka sistem akan mendahulukan siswa dengan nilai TKA valid yang lebih tinggi.

Hal ini berjalan dengan logika bahwa nilai TKA yang valid dan tinggi juga menjadi indikator keunggulan siswa tersebut dibandingkan dengan siswa lain yang tidak memiliki TKA atau nilai TKA-nya lebih rendah.

Namun hal ini dikembalikan pada lembaga pendidikan masing-masing untuk mengambil kebijakan, mengingat pelaksanaan TKA belum benar-benar merata di seluruh daerah di Indonesia.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Simulasi TKA SD 2026 Kelas 6, Latihan Soal Matematika dan Bahasa Indonesia Gratis!

Link Simulasi TKA SD 2026 Kelas 6, Latihan Soal Matematika dan Bahasa Indonesia Gratis!

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 07:15 WIB

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 13:53 WIB

Simulasi TKA SD 2026 Sampai Kapan? Ini Link Resmi Latihan Soal dan Jadwal Pelaksanaannya

Simulasi TKA SD 2026 Sampai Kapan? Ini Link Resmi Latihan Soal dan Jadwal Pelaksanaannya

Lifestyle | Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:34 WIB

Terkini

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

×