JEDA 10 Detik Jadi Solusi Blibli Cegah Respons Impulsif dan Perkuat Perlindungan Konsumen

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Selasa, 28 April 2026 | 20:14 WIB
JEDA 10 Detik Jadi Solusi Blibli Cegah Respons Impulsif dan Perkuat Perlindungan Konsumen
JEDA dihadirkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat perlindungan konsumen dan literasi digital, melalui microsite jeda10detik.com. (Dok: PT Global Digital Niaga)

Suara.com - PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli), didukung Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Perdagangan RI, Bank Indonesia, serta Indonesian E-commerce Association sebagai akselerator, menghadirkan social experiment yang memperkenalkan JEDA (Jangan Reaktif, Evaluasi, Double-check, Ambil keputusan dengan tenang) sebagai pendekatan sederhana untuk merespons dengan lebih bijak di ruang offline dan online.

Head of PR Blibli, Nazrya Octora mengatakan bahwa Sebagai pelopor ekosistem perdagangan omnichannel, Blibli berkomitmen menghadirkan pengalaman yang dapat dipercaya di setiap titik interaksi. 

“Inisiatif JEDA lahir dari pemahaman bahwa kualitas keputusan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga oleh kejernihan, sehingga kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya cepat, tetapi juga memberikan rasa percaya, baik secara online maupun offline,” ujar Nazrya. 

Hal ini sejalan dengan upaya perlindungan konsumen yang terus digaungkan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat

Inisiatif ini bertujuan mendorong kebiasaan pause culture untuk berhenti sejenak sebelum bertindak, baik di ruang daring maupun luring. JEDA dihadirkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat perlindungan konsumen dan literasi digital, melalui microsite jeda10detik.com. Sebagai ruang micro-pause sekaligus social experiment, Blibli ingin mengajak masyarakat mengambil JEDA 10 detik sebelum merespons berbagai informasi, agar lebih bijak dan tidak mudah terpantik.

10 Hal yang Dapat Dipetik dari JEDA 10 Detik

Blibli juga mengidentifikasi sejumlah temuan terkait perilaku masyarakat dalam merespons dorongan impulsif. Berikut hal-hal yang bisa dipetik:

1. Kami mengeluarkan konten clickbait yang keliatan mustahil.

Ternyata rasa penasaran bikin warga tetap nge-klik, lalu masuk ke jeda10detik.com.Konten clickbait masih menang!

baca juga

2. Gen Baby Boomers si paling responsif

Mereka yang berusia 65+ paling gercep ngeklik banner clickbait (7,06%) lebih tinggi dibanding Gen Z dengan usia 18-24 tahun (3,43%).

3. Siapa pun bisa kegocek

Gak cuma ras terkuat di Bumi yang kadang kena jebakan buat impulsif (perempuan: 52%), tapi bisa terjadi sama siapa aja (laki-laki: 48%).

4. Ketebak! Yang paling banyak nge-klik ada di kota-kota besar

Si paling reaktif (7,81%) banyak nge-klik dari Jakarta, tapi Depok (2,22%) dan Surakarta (2,05%) juga gak mau kalah!

5. Ketika sibuk kok malah kejebak?!

Scroll gak hanya terjadi saat santai, tapi pas jam ribet justru paling rentan: 09.00, 11.00, 13.00, dan 15.00 WIB.

6. Lengah gak kenal tanggal merah

Ternyata lonjakan traffic terjadi saat: awal Ramadan (17-21 Februari), long weekend (5-8 Maret) dan libur Lebaran (26-28 Maret)

7. Yang simpel, yang paling disukai

Gamification di jeda10detik.com yang simpel sering dimainkan berulang kali dan efektif untuk JEDA. Secara psikologis, pendekatan ini membantu mengalihkan dorongan impulsif menjadi aktivitas sederhana yang tetap terasa memuaskan.

“Dengan mengalihkan energi impulsif menjadi aktivitas yang memuaskan secara kognitif, kita sebenarnya sedang melatih kendali diri dengan cara yang menyenangkan,” ujar psikolog Irma Gustiana.

8. Jadi lebih tenang pas nyobain aktivitas mindful

Tiga micro-pause di jeda10detik.com dengan replay rate terendah datang dari kategori mindful. Definisi quality over quantity yang sebenarnya.

“Ketenangan itu bukan soal berapa lama, tapi seberapa terasa. Kalau sekali main sudah membuat ‘lega’, artinya tujuan mindful-nya berhasil,” tambah Irma.

9. Ambil JEDA 10 detik, biar gak gampang terpantik

Mayoritas warga memulai JEDA dengan mood biasa aja, bahkan bete. Namun, setelah JEDA 10 detik, tercatat 7 dari 10 warga mengaku lebih tenang dan santai.

10. Keputusan sadar butuh JEDA sebentar

Cuma 10 detik aja kok di www.jeda10detik.com. 

Temuan ini kemudian dibagikan dalam forum Ruang JEDA: “Ambil JEDA 10 Detik untuk Tidak Terpantik”, yang menghadirkan pemangku kepentingan lintas sektor untuk melihat fenomena ini dari berbagai perspektif.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, enyoroti relevansi temuan ini dalam konteks literasi digital.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Blibli dalam menghadirkan inisiatif JEDA. Pendekatan seperti JEDA menjadi contoh konkret bagaimana edukasi bisa dikemas secara sederhana, relevan, dan mudah diterapkan dalam keseharian,” ungkapnya.

Kepala Grup Pelindungan Konsumen, Departemen Surveillans Sistem Pembayaran dan Pengawasan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, Diana Yumanita mengatakan jeda sebagai bagian penting dari mitigasi risiko. Dalam banyak kasus, risiko transaksi tidak hanya terjadi karena sistem yang lemah, tetapi juga karena keputusan yang diambil terlalu cepat tanpa verifikasi. Kebiasaan sederhana seperti ambil jeda 10 detik seperti ini dapat menjadi lapisan perlindungan pertama bagi masyarakat.

Selain itu, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang juga turut mendukung inisiatif JEDA melalui Direktur Pemberdayaan Konsumen Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Immanuel Sibero tarigan menegaskan bahwa penguatan perlindungan konsumen tidak dapat dilepaskan dari perubahan perilaku konsumen itu sendiri. 

Menutup diskuai Nazrya Octora menegaskan bahwa JEDA adalah upaya dengan potensi dampak besar dan percaya, ekosistem yang aman dan terpercaya tidak hanya dibangun oleh teknologi, tetapi juga oleh kebiasaan. Di tengah arus informasi yang serba cepat, kita selalu punya pilihan untuk berhenti sejenak, karena keputusan yang lebih baik dimulai dari ruang jeda. Mari mulai dengan jeda10detik.com–Jangan reaktif, Evaluasi, Double-check, Ambil keputusan dengan tenang.

Inisiatif JEDA hadir di tengah tingginya intensitas interaksi digital, dimana masyarakat semakin terbiasa bereaksi cepat tanpa jeda. Data Indonesia Anti Scam Center mencatat 432.637 aduan penipuan dengan total kerugian Rp9,1 triliun dalam periode 22 November 2024 hingga 14 Januari 2026.

Sementara Survei APJII 2025 menunjukkan 22,12% pengguna internet Indonesia pernah mengalami penipuan online. Melihat kondisi tersebut, diperlukan upaya yang berkelanjutan dan kolaboratif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat literasi digital serta mendorong terciptanya konsumen yang lebih berdaya, kritis, dan tangguh dalam menghadapi dinamika yang semakin cepat. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM dan Elpiji Non-Subsidi Naik, Tulus Cium Aroma Anomali di Lapangan, Apa Itu?

Harga BBM dan Elpiji Non-Subsidi Naik, Tulus Cium Aroma Anomali di Lapangan, Apa Itu?

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:47 WIB

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:07 WIB

Fondasi Ekonomi Warga RI Mulai Retak, Tanda-tandanya Mulai Muncul

Fondasi Ekonomi Warga RI Mulai Retak, Tanda-tandanya Mulai Muncul

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:55 WIB

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Harga Plastik Melonjak: Saatnya Konsumen Berperan, Bukan Sekadar Mengeluh

Harga Plastik Melonjak: Saatnya Konsumen Berperan, Bukan Sekadar Mengeluh

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 16:03 WIB

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Terkini

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional

Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Hasto Bongkar Konsep MBG Alternatif PDIP, Sentil Program yang Terlalu Sentralistik

Hasto Bongkar Konsep MBG Alternatif PDIP, Sentil Program yang Terlalu Sentralistik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Ekonomi Vietnam Bakal jadi Raja di ASEAN, Indonesia Terancam Turun Kasta

Ekonomi Vietnam Bakal jadi Raja di ASEAN, Indonesia Terancam Turun Kasta

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308

Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis

Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:53 WIB

×