Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB
Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku siap menanggung konsekuensi berat, salah satunya tekanan publik untuk mundur dari jabatan jika pertumbuhan ekonomi tak sampai 6 persen. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya targetkan ekonomi 6%, siap mundur jika gagal penuhi janji ke masyarakat.
  • Strategi fiskal agresif & likuiditas terjaga jadi kunci Purbaya kejar pertumbuhan ekonomi.
  • Purbaya optimis data IKK & PMI Manufaktur bawa ekonomi RI terbang tinggi di atas 5,5%.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali melontarkan pernyataan berani terkait target pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tak tanggung-tanggung, Purbaya menegaskan target angka 6 persen tahun ini adalah harga mati.

Jika meleset, ia mengaku siap menanggung konsekuensi berat, salah satunya tekanan publik untuk mundur dari jabatan.

Pernyataan "pasang badan" ini disampaikan Purbaya saat melantik Robert Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan yang baru, menggantikan Heru Pambudi, di Jakarta, akhir pekan lalu.

"Waktu kita tidak banyak, Pak Robert. Saya sudah janji ke masyarakat, pertumbuhan ekonomi tahun ini mendekati 6 persen," tegas Purbaya, dikutip Selasa (31/3/2026).

Purbaya menyadari betul bahwa ekspektasi publik berada di pundaknya. Ia secara gamblang menyebutkan bahwa kegagalan mencapai target tersebut akan memicu kemarahan masyarakat.

"Kalau akhir tahun tidak tercapai, saya dimarahi masyarakat. Mungkin disuruh mundur," ujarnya blak-blakan.

Di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang mengguncang pasokan energi dunia, Purbaya justru tetap optimistis. Menurutnya, pemerintah sudah menyiapkan "jurus" khusus untuk memacu mesin ekonomi di atas 5 persen.

Strategi utamanya adalah sinergi kebijakan fiskal dan moneter. Belanja pemerintah akan digenjot habis-habisan (agresif) sementara suku bunga acuan BI Rate diarahkan untuk tetap akomodatif guna mendukung dunia usaha.

"Tumbuh 6 persen harusnya tidak terlalu sulit di atas kertas. Mesin-mesin ekonomi sudah kita hidupkan. Saya pastikan likuiditas cukup dan belanja negara tepat waktu," imbuhnya.

baca juga

Menepis anggapan bahwa target tersebut terlalu muluk, Purbaya mengeklaim memiliki data kuat. Indikator utama seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), Purchasing Manager's Index (PMI) Manufaktur, hingga angka penjualan otomotif menunjukkan tren positif.

Ia pun menjanjikan "selebrasi" jika angka pertumbuhan melampaui 5,5 persen sebagai bukti keberhasilan kebijakan yang ia suntikkan ke sistem perekonomian.

"Ini bukan soal optimisme, tapi saya melihat data. Saya tahu apa yang saya masukkan ke sistem supaya ekonomi bergerak. Data itu adalah dampak dari kebijakan yang mungkin orang awam tidak mengerti," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:09 WIB

Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:10 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×