Update Harga Ubi Kayu, Jagung, dan Tebu Terbaru April 2026, sebelum Bioetanol E20 Digenjot

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 30 April 2026 | 13:40 WIB
Update Harga Ubi Kayu, Jagung, dan Tebu Terbaru April 2026, sebelum Bioetanol E20 Digenjot
Harga ubi kayu, jagung, dan tebu saat ini sebelum produksi Bioetanol E20 dimulai. (freepik)

Suara.com - Pergerakan harga ubi kayu, jagung, dan tebu saat ini menjadi sorotan seiring rencana pemerintah mengembangkan bioetanol E20.

Tiga komoditas ini kini punya peran baru yang lebih strategis, yaitu sebagai bahan baku energi terbarukan yang akan menopang kebutuhan energi nasional.

Kondisi tersebut membuat permintaan terhadap ubi kayu, jagung, dan tebu diperkirakan akan meningkat.

Akibatnya, harga ketiga komoditas tersebut menjadi lebih fluktuatif dan mulai terdorong oleh potensi permintaan dari sektor energi, tidak lagi hanya bergantung pada kebutuhan pangan saja.

Sebelum program bioetanol E20 berjalan penuh, penting untuk melihat bagaimana kondisi harga ubi kayu, jagung, dan tebu saat ini di tingkat petani hingga industri.

Pertamina Siapkan Bioetanol E20, Dorong Energi Bersih Nasional

Mengutip laman resmi Pertamina, pemerintah bersama industri energi terus mempercepat pengembangan bioetanol sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional.

Salah satu pemain utama dalam program ini adalah Pertamina melalui subholding energi baru dan terbarukan yang aktif membangun ekosistem bioetanol dari hulu hingga hilir.

Dalam rencana besar menuju mandatori E20, Pertamina bekerja sama dengan berbagai pihak seperti PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Medco Energi Internasional Tbk, hingga Sinergi Gula Nusantara.

baca juga

Kolaborasi ini mencakup revitalisasi pabrik bioetanol di Lampung, pembangunan fasilitas baru di Sulawesi Selatan, serta pengembangan bioetanol berbasis molase dari industri gula.

Program ini tidak hanya berfokus pada energi bersih, tetapi juga pada penguatan rantai pasok bahan baku. Ubi kayu, jagung, dan tebu menjadi komoditas utama yang akan menopang produksi bioetanol nasional.

Dengan kebutuhan yang diperkirakan mencapai jutaan kiloliter, sektor pertanian diproyeksikan menjadi pilar penting dalam mendukung kemandirian energi Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga terus menyederhanakan regulasi agar industri bioetanol dapat berkembang lebih cepat. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan bahan baku, kepastian pasar, serta stabilitas harga bagi petani.

Harga Ubi Kayu, Jagung, dan Tebu April 2026

Harga ubi kayu, jagung, dan tebu pada April 2026 menunjukkan dinamika yang cukup menarik seiring dengan mulai menguatnya arah kebijakan energi terbarukan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil yang Aman Pakai E20 di Indonesia Minimal Buatan Tahun Berapa? Ini 5 Rekomendasinya

Mobil yang Aman Pakai E20 di Indonesia Minimal Buatan Tahun Berapa? Ini 5 Rekomendasinya

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 11:37 WIB

Pertamina Siap Genjot E20: Ubi, Jagung, dan Tebu Siap Jadi Santapan Mobil dan Motor

Pertamina Siap Genjot E20: Ubi, Jagung, dan Tebu Siap Jadi Santapan Mobil dan Motor

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 10:13 WIB

Kisah Irma dan Lima Anaknya: Hidup Terkatung-katung di Rimba Kalimantan, Cuma Makan Ubi Kayu

Kisah Irma dan Lima Anaknya: Hidup Terkatung-katung di Rimba Kalimantan, Cuma Makan Ubi Kayu

Entertainment | Jum'at, 24 April 2026 | 19:40 WIB

Pangan RI dalam Bahaya? Pakar Ungkap Efek Suhu Panas yang Bisa Bikin Bulir Padi Tak Terbentuk

Pangan RI dalam Bahaya? Pakar Ungkap Efek Suhu Panas yang Bisa Bikin Bulir Padi Tak Terbentuk

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:17 WIB

Terkini

Investor Asing Soroti Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Pengganti Gubernur BI Harus Berpengalaman

Investor Asing Soroti Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Pengganti Gubernur BI Harus Berpengalaman

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16 WIB

Awet 16 Jam! Ini Cara Pakai Maybelline Superstay Matte Ink biar Flawless

Awet 16 Jam! Ini Cara Pakai Maybelline Superstay Matte Ink biar Flawless

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16 WIB

The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Mendadak Malah Panik dan Bingung!

The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Mendadak Malah Panik dan Bingung!

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:13 WIB

Profil Lengkap Skuat Timor Leste: Ada Pemain Liga Tarkam Inggris, Ancaman Buat Timnas Indonesia?

Profil Lengkap Skuat Timor Leste: Ada Pemain Liga Tarkam Inggris, Ancaman Buat Timnas Indonesia?

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:10 WIB

Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Pengguna Platform Pasar Wajib Paham Kepatuhan Hukum

Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Pengguna Platform Pasar Wajib Paham Kepatuhan Hukum

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:06 WIB

4 Rekomendasi Shade Maybelline Superstay Vinyl Ink untuk Bibir Gelap, Pigmentasi Juara

4 Rekomendasi Shade Maybelline Superstay Vinyl Ink untuk Bibir Gelap, Pigmentasi Juara

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:06 WIB

Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS

Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:05 WIB

Mengapa Harus Reapply Sunscreen Setiap 2 Jam Sekali? Ini 5 Alasan Pentingnya

Mengapa Harus Reapply Sunscreen Setiap 2 Jam Sekali? Ini 5 Alasan Pentingnya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:00 WIB

Strategi Isuzu Jaga Produktivitas Bisnis Konsumen Lewat Bengkel Berjalan

Strategi Isuzu Jaga Produktivitas Bisnis Konsumen Lewat Bengkel Berjalan

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:55 WIB

Pergerakan IHSG Hari Ini saat Wall Street Koreksi Parah dan KOSPI Anjlok 6 Persen

Pergerakan IHSG Hari Ini saat Wall Street Koreksi Parah dan KOSPI Anjlok 6 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54 WIB

×