Siapa Firnando Ganinduto? Anggota DPR yang Berani Desak Dirut KAI Mundur Imbas Tabrakan KRL

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 30 April 2026 | 14:28 WIB
Siapa Firnando Ganinduto? Anggota DPR yang Berani Desak Dirut KAI Mundur Imbas Tabrakan KRL
Siapa Firnando Ganinduto? Anggota DPR yang Berani Desak Dirut KAI Mundur Buntut Tabrakan KRL (Instagram)
baca 10 detik
  • Firnando Ganinduto dari Komisi VI DPR mendesak Dirut KAI mundur usai tragedi Bekasi.
  • Politisi Golkar ini menyoroti kegagalan sistemik KRL dalam mendeteksi kereta berhenti di depannya.
  • Sebelum di DPR, Firnando punya karier mentereng di perusahaan multinasional dan sektor perbankan.

Suara.com - Tragedi maut kecelakaan kereta di Bekasi langsung memicu reaksi keras dari anggota DPR terhadap kinerja Dirut KAI. Evaluasi total manajemen keselamatan publik kini menjadi sorotan tajam di Senayan.

Bukan sekadar kritik biasa, desakan mundur ini datang dari sosok dengan latar belakang korporasi internasional. Publik pun mulai penasaran dengan siapa tokoh di balik suara vokal tersebut.

Dia adalah Firnando Hadityo Ganinduto, legislator muda yang duduk di Komisi VI. Ia menilai insiden berdarah di Bekasi bukanlah sekadar kesalahan teknis lapangan semata.

Kritik Keras Sistem Keselamatan

Menurut Firnando, jatuhnya korban jiwa dan luka-luka membawa duka yang sangat mendalam. Ia pun langsung menyoroti lemahnya sistem sensor dan operasional kereta api.

Firnando menemukan fakta bahwa sistem KRL gagal mendeteksi kereta yang sedang berhenti di depannya. Hal ini dinilainya sebagai aspek paling krusial yang harus segera dievaluasi.

"Insiden ini merupakan indikasi kuat adanya kegagalan sistemik dalam manajemen operasional yang seharusnya mampu mencegah tabrakan antar kereta di jalur yang sama," kata Firnando pada, Selasa (28/4/2026).

Politisi asal daerah pemilihan Jawa Tengah I ini menegaskan bahwa keselamatan tidak boleh sebatas formalitas administratif. Keselamatan harus terintegrasi penuh mulai dari pengaturan sinyal hingga pengendalian lalu lintas.

Desak Manajemen Puncak Bertanggung Jawab

baca juga

Dalam perspektif tata kelola BUMN, Firnando menyebut kesalahan fatal ini tidak bisa dibebankan pada pekerja lapangan. Harus ada pertanggungjawaban nyata dari level pimpinan atas.

"Ada pertanyaan mendasar mengenai efektivitas pengawasan, kesiapan sistem keselamatan, serta standar operasional yang diterapkan. Ini adalah tanggung jawab manajemen puncak, kami mendesak dirut KAI untuk mengundurkan diri," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mendorong Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk bertindak transparan. Audit menyeluruh pada teknologi deteksi dan komunikasi stasiun dinilai sangat mendesak.

"Dengan meningkatnya volume penumpang dan frekuensi perjalanan kereta, kebutuhan akan sistem yang lebih canggih, responsif, dan berlapis menjadi tidak terelakkan," tuturnya memberi penekanan.

"Keselamatan publik adalah prioritas utama. Tidak boleh ada kompromi dalam hal ini,” pungkasnya.

Siapa Sebenarnya Firnando Ganinduto?

Siapa Firnando Ganinduto? Anggota DPR yang Berani Desak Dirut KAI Mundur Buntut Tabrakan KRL (Instargam)
Siapa Firnando Ganinduto? Anggota DPR yang Berani Desak Dirut KAI Mundur Buntut Tabrakan KRL (Instargam)

Keberanian Firnando mengkritik pimpinan KAI tentu didukung oleh pengalaman panjangnya. Ia sama sekali bukan sosok baru di dunia tata kelola profesional.

Pria ini merupakan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar periode 2024–2029. Di parlemen, ia membidangi urusan BUMN, perdagangan, serta investasi.

Sebelum terjun ke Senayan, Firnando memiliki rekam jejak mentereng di berbagai perusahaan raksasa. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden di PT CFLD Indonesia dari tahun 2016 hingga 2024.

Kariernya juga bersinar terang di sektor tambang energi dan perbankan berskala internasional. Ia sempat mengisi posisi manajerial di PT Sorikmas Mining, Indika Energy, hingga DBS Bank.

Lulusan Kampus Amerika yang Terjun ke Politik

Pola pikir kritis Firnando dalam menyoroti manajemen tidak lepas dari latar belakang pendidikannya. Ia menghabiskan sebagian besar masa studinya di Amerika Serikat.

Setelah lulus dari SMP Al Azhar Pejaten pada 1994, ia melanjutkan pendidikan ke Wesly College. Firnando kemudian berhasil meraih gelar Diploma di Valley Forge.

Puncak pendidikan akademisnya diselesaikan di Berkley College. Ia sukses meraih gelar sarjana strata satu di bidang Bisnis Internasional pada tahun 2006.

Kini, sebagai legislator, ia meneruskan tradisi keterlibatan keluarganya dalam kancah politik nasional. Gebrakannya menuntut reformasi di tubuh KAI membuktikan keseriusannya sebagai wakil rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat

Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 13:23 WIB

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:13 WIB

Terkini

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:11 WIB

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

×