6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah

Nur Khotimah

Rabu, 06 Mei 2026 | 09:15 WIB
6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah
Ilustrasi Hantavirus. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Wabah Hantavirus dilaporkan terjadi di kapal pesiar MV Hondius dan menewaskan tiga penumpang.
  • Kasus ini memicu kekhawatiran karena Hantavirus tergolong penyakit menular langka.
  • Publik mulai mencari fakta penting, termasuk cara penularan dan risikonya menurut WHO.

Sementara itu, di Eropa dan Asia, virus ini menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS).

Penyakit ini lebih banyak menyerang ginjal dan pembuluh darah, dengan gejala yang juga dapat berkembang menjadi serius.

4. Gejalanya Awalnya Mirip Penyakit Umum

Gejala awal infeksi Hantavirus biasanya muncul dalam 1 hingga 8 minggu setelah paparan. Tanda-tandanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, serta gangguan pencernaan seperti mual dan muntah.

Namun pada tahap lanjut, kondisi bisa memburuk dengan cepat. Penderita dapat mengalami sesak napas, penumpukan cairan di paru-paru, hingga gangguan ginjal dan tekanan darah yang berbahaya.

5. Angka Kematian Tinggi Meski Kasusnya Relatif Jarang

Secara global, infeksi hantavirus tergolong jarang, dengan estimasi puluhan ribu kasus setiap tahun. Meski begitu, penyakit ini memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi, terutama di wilayah Amerika.

Pada beberapa kasus, angka kematian bisa mencapai 20 hingga 50 persen. Hal ini menjadikan hantavirus sebagai penyakit yang tetap menjadi perhatian serius dalam kesehatan masyarakat.

6. Belum Ada Obat Khusus, Pencegahan Jadi Kunci

baca juga

Hingga saat ini, belum tersedia pengobatan antivirus spesifik maupun vaksin untuk hantavirus.

Penanganan medis lebih berfokus pada perawatan suportif untuk mengatasi gejala dan mencegah komplikasi serius.

Karena itu, pencegahan menjadi langkah paling penting dengan menghindari kontak dengan hewan pengerat.

Menjaga kebersihan lingkungan, menyimpan makanan dengan aman, dan menerapkan praktik sanitasi yang baik dapat membantu menekan risiko penularan.

Cara Mencegah Paparan Hantavirus

Pencegahan Hantavirus berfokus pada upaya mengurangi kontak langsung antara manusia dan hewan pengerat yang menjadi sumber penularan.

dengan langkah sederhana namun konsisten, risiko paparan virus ini bisa ditekan secara signifikan. Masih melansir WHO, berikut beberapa cara mencegah paparan Hantavirus:

1. Jaga Kebersihan Lingkungan

Pastikan rumah dan tempat kerja tetap bersih agar tidak menjadi sarang tikus. Lingkungan bersih membuat hewan pengerat enggan datang.

2. Tutup Celah Masuk Tikus

Periksa dan tutup lubang atau celah di rumah yang bisa menjadi jalan masuk tikus. Cara ini membantu mencegah kontak langsung dengan sumber virus.

3. Simpan Makanan dengan Rapat

Gunakan wadah tertutup untuk menyimpan makanan agar tidak terkontaminasi. Ini juga mencegah tikus datang mencari makan.

4. Bersihkan Area dengan Cara Aman

Gunakan metode pembersihan yang aman saat membersihkan area kotor. Hindari kontak langsung tanpa perlindungan.

5. Jangan Menyapu Kotoran Tikus Kering

Hindari menyapu atau menyedot kotoran tikus dalam kondisi kering. Partikel berbahaya bisa beterbangan dan terhirup.

6. Basahi Sebelum Dibersihkan

Semprot atau basahi area kotor sebelum dibersihkan. Cara ini mencegah partikel menyebar ke udara.

7. Rajin Cuci Tangan

Cuci tangan setelah beraktivitas, terutama setelah membersihkan area berisiko. Kebiasaan ini membantu mencegah infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:59 WIB

Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian

Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:35 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×