6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah

Nur Khotimah | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2026 | 09:15 WIB
6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah
Ilustrasi Hantavirus. (Gemini AI)
  • Wabah Hantavirus dilaporkan terjadi di kapal pesiar MV Hondius dan menewaskan tiga penumpang.
  • Kasus ini memicu kekhawatiran karena Hantavirus tergolong penyakit menular langka.
  • Publik mulai mencari fakta penting, termasuk cara penularan dan risikonya menurut WHO.

Suara.com - Dunia tengah dihebohkan dengan kabar wabah Hantavirus yang terjadi di kapal pesiar mewah MV Hondius.

Insiden ini dilaporkan telah menelan korban jiwa, dengan tiga penumpang meninggal dunia setelah terjangkit virus tersebut.

Kabar ini langsung memicu kekhawatiran publik karena Hantavirus tergolong sebagai penyakit menular yang cukup langka.

Banyak orang mulai mencari tahu lebih dalam mengenai virus yang satu ini dan bagaimana cara penularannya. Seperti apa faktanya?

Fakta Penting tentang Hantavirus

Ilustrasi Hantavirus. (Gemini AI)
Ilustrasi Hantavirus. (Gemini AI)

Berikut ini enam fakta penting tentang Hantavirus yang dirangkum dari laman resmi World Health Organization (WHO), who.int:

1. Hantavirus Berasal dari Hewan Pengerat dan Bisa Menular ke Manusia

Hantavirus merupakan virus zoonosis yang secara alami hidup pada hewan pengerat seperti tikus, tanpa menimbulkan gejala pada inangnya.

Namun, virus ini bisa menular ke manusia dan menyebabkan penyakit serius dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Pada manusia, infeksi Hantavirus dapat berujung pada kondisi berbahaya bahkan kematian. Tingkat keparahannya tergantung pada jenis virus dan wilayah geografis tempat infeksi terjadi.

2. Penularan Terjadi dari Paparan Kotoran Hewan Pengerat

Penularan Hantavirus ke manusia umumnya terjadi melalui kontak dengan urin, kotoran, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi.

Risiko meningkat saat seseorang berada di lingkungan yang terkontaminasi, seperti ruang tertutup atau area dengan infestasi tikus.

Meski jarang, penularan juga bisa terjadi melalui gigitan hewan pengerat. Kasus penularan antar manusia sangat terbatas dan hanya pernah dikaitkan dengan jenis virus tertentu dalam kondisi kontak dekat yang intens.

3. Menyebabkan Dua Sindrom Berbahaya di Dunia

Di benua Amerika, Hantavirus dikenal menyebabkan sindrom kardiopulmoner (HCPS) yang menyerang paru-paru dan jantung secara cepat. Kondisi ini dapat berkembang drastis dan berpotensi fatal jika tidak ditangani segera.

Sementara itu, di Eropa dan Asia, virus ini menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS).

Penyakit ini lebih banyak menyerang ginjal dan pembuluh darah, dengan gejala yang juga dapat berkembang menjadi serius.

4. Gejalanya Awalnya Mirip Penyakit Umum

Gejala awal infeksi Hantavirus biasanya muncul dalam 1 hingga 8 minggu setelah paparan. Tanda-tandanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, serta gangguan pencernaan seperti mual dan muntah.

Namun pada tahap lanjut, kondisi bisa memburuk dengan cepat. Penderita dapat mengalami sesak napas, penumpukan cairan di paru-paru, hingga gangguan ginjal dan tekanan darah yang berbahaya.

5. Angka Kematian Tinggi Meski Kasusnya Relatif Jarang

Secara global, infeksi hantavirus tergolong jarang, dengan estimasi puluhan ribu kasus setiap tahun. Meski begitu, penyakit ini memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi, terutama di wilayah Amerika.

Pada beberapa kasus, angka kematian bisa mencapai 20 hingga 50 persen. Hal ini menjadikan hantavirus sebagai penyakit yang tetap menjadi perhatian serius dalam kesehatan masyarakat.

6. Belum Ada Obat Khusus, Pencegahan Jadi Kunci

Hingga saat ini, belum tersedia pengobatan antivirus spesifik maupun vaksin untuk hantavirus.

Penanganan medis lebih berfokus pada perawatan suportif untuk mengatasi gejala dan mencegah komplikasi serius.

Karena itu, pencegahan menjadi langkah paling penting dengan menghindari kontak dengan hewan pengerat.

Menjaga kebersihan lingkungan, menyimpan makanan dengan aman, dan menerapkan praktik sanitasi yang baik dapat membantu menekan risiko penularan.

Cara Mencegah Paparan Hantavirus

Pencegahan Hantavirus berfokus pada upaya mengurangi kontak langsung antara manusia dan hewan pengerat yang menjadi sumber penularan.

dengan langkah sederhana namun konsisten, risiko paparan virus ini bisa ditekan secara signifikan. Masih melansir WHO, berikut beberapa cara mencegah paparan Hantavirus:

1. Jaga Kebersihan Lingkungan

Pastikan rumah dan tempat kerja tetap bersih agar tidak menjadi sarang tikus. Lingkungan bersih membuat hewan pengerat enggan datang.

2. Tutup Celah Masuk Tikus

Periksa dan tutup lubang atau celah di rumah yang bisa menjadi jalan masuk tikus. Cara ini membantu mencegah kontak langsung dengan sumber virus.

3. Simpan Makanan dengan Rapat

Gunakan wadah tertutup untuk menyimpan makanan agar tidak terkontaminasi. Ini juga mencegah tikus datang mencari makan.

4. Bersihkan Area dengan Cara Aman

Gunakan metode pembersihan yang aman saat membersihkan area kotor. Hindari kontak langsung tanpa perlindungan.

5. Jangan Menyapu Kotoran Tikus Kering

Hindari menyapu atau menyedot kotoran tikus dalam kondisi kering. Partikel berbahaya bisa beterbangan dan terhirup.

6. Basahi Sebelum Dibersihkan

Semprot atau basahi area kotor sebelum dibersihkan. Cara ini mencegah partikel menyebar ke udara.

7. Rajin Cuci Tangan

Cuci tangan setelah beraktivitas, terutama setelah membersihkan area berisiko. Kebiasaan ini membantu mencegah infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:59 WIB

Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian

Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:35 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus

Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:26 WIB

Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya

Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:35 WIB

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31 WIB

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik yang Cocok Dipakai Kerja dan Aktivitas Harian, Cek di Sini!

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik yang Cocok Dipakai Kerja dan Aktivitas Harian, Cek di Sini!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:53 WIB

Urutan Skincare Pakai Toner yang Benar Menurut Dokter, Sesuaikan Jenisnya!

Urutan Skincare Pakai Toner yang Benar Menurut Dokter, Sesuaikan Jenisnya!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:41 WIB

5 Rekomendasi Daily Cream Viva Cosmetics, Murah tapi Efektif untuk Rawat Kulit

5 Rekomendasi Daily Cream Viva Cosmetics, Murah tapi Efektif untuk Rawat Kulit

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:12 WIB

5 Toner yang Mencerahkan Wajah di Guardian dengan Kandungan Aktif Terbaik

5 Toner yang Mencerahkan Wajah di Guardian dengan Kandungan Aktif Terbaik

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Harga Setara Motor, Sepeda Listrik Ini Punya Jarak Tempuh 96,5 Km

Harga Setara Motor, Sepeda Listrik Ini Punya Jarak Tempuh 96,5 Km

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB