-
Memakai sepatu kekecilan memicu masalah kesehatan kronis hingga infeksi serius
-
Risiko utama meliputi cantengan, ibu jari bengkok, hingga kelainan bentuk jari.
-
Ada sederet tips yang bisa dilakukan untuk mendapatkan ukuran sepatu paling akurat.
Suara.com - Kabar meninggalnya MRS, seorang siswa Kelas XI SMA di Samarinda, Kalimantan Timur viral di media sosial baru-baru ini. Bukan tanpa sebab, siswa tersebut sempat mengeluh sepatu kekecilan sebelum berpulang.
Sebelum meninggal, siswa sempat mengirimkan foto kakinya dalam keadaan bengkak kepada guru. Diduga, ia mengalami infeksi karena sepatunya yang sering dipakai sebenarnya tidak sesuai ukuran. Sementara dirinya dikabarkan hidup dari keluarga kurang mampu, sehingga orang tua tak sanggup membelikan sepatu baru.
Berbicara soal sepatu, sering kali orang tergoda dengan sepatu karena desainnya dan diskon besar yang ditawarkan. Bahkan sampai melupakan ukuran karena terlanjur tergiur barang bermerek.
Padahal, memaksakan kaki masuk ke dalam sepatu kekecilan bukan hanya soal rasa sakit sesaat, tapi bisa memicu masalah kesehatan kronis yang mengganggu mobilitas.
Bahaya di Balik Sepatu yang Terlalu Sempit
Mengutip dari American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS), menggunakan alas kaki yang tidak pas merupakan penyebab utama nyeri kaki dan kelainan bentuk jari.
Berikut adalah beberapa dampak buruk yang mengintai jika memakai sepatu kekecilan:
- Bunions (Ibu Jari Bengkok): Tekanan terus-menerus pada sendi pangkal ibu jari dapat menyebabkan benjolan tulang yang menyakitkan dan mengubah struktur kaki secara permanen.
- Hammertoe: Kondisi di mana jari kaki (biasanya jari kedua atau ketiga) menekuk ke bawah seperti cakar karena ruang di dalam sepatu terlalu sempit.
- Cantengan (Ingrown Toenails): Sepatu yang menekan jari kaki memaksa pinggiran kuku tumbuh ke dalam kulit. Jika dibiarkan, ini bisa memicu infeksi serius.
- Kapalan dan Lecet: Gesekan konstan antara kulit dan material sepatu yang sempit akan merusak jaringan kulit, menimbulkan luka, hingga penebalan kulit yang tidak estetis.
Semakin lama membiarkan kaki memakai sepatu kekecilan, semakin besar pula potensi sakit. Karena itu, perlu bijak dalam memiliki sepatu sesuai ukuran kaki.
Tips Memilih Ukuran Sepatu yang Tepat
Agar tetap tampil modis tanpa mengorbankan kesehatan, simak panduan dalam memilih ukuran sepatu berikut ini:
- Kenyamanan di atas tren: Daripada FOMO dengan tren yang ada, prioritaskan kenyamanan kaki saat memilih sepatu.
- Belanja di sore hari: Kaki manusia cenderung membesar di sore atau malam hari setelah beraktivitas seharian. Ini adalah waktu terbaik untuk mendapatkan ukuran paling akurat.
- Gunakan aturan ibu jari: Pastikan ada jarak sekitar 1 hingga 1,5 cm antara ujung jari terpanjang Anda dengan ujung depan sepatu.