Harga Plastik Melonjak! Ini 5 Alternatif Wadah Daging Kurban yang Ramah Lingkungan

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:35 WIB
Harga Plastik Melonjak! Ini 5 Alternatif Wadah Daging Kurban yang Ramah Lingkungan
pembagian daging kurban (ist)
baca 10 detik
  • Masyarakat mulai beralih menggunakan wadah ramah lingkungan untuk pembagian daging kurban guna mengurangi limbah plastik sekali pakai.
  • Pilihan wadah alami tersebut meliputi besek bambu, daun jati, daun kelapa, bongsang, serta rantang makanan yang tahan lama.
  • Penggunaan alternatif ini dilakukan masyarakat di berbagai daerah pada Iduladha 2024 sebagai solusi ekonomis dan menjaga lingkungan.

Suara.com - Wadah daging kurban ramah lingkungan mulai banyak dicari masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha.

Selain membantu mengurangi sampah plastik, penggunaan wadah alami juga dinilai lebih hemat di tengah kenaikan harga plastik akibat naiknya harga minyak dunia imbas ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat.

Kenaikan harga plastik membuat sebagian masyarakat mulai mencari alternatif pembungkus daging yang lebih ekonomis dan dapat digunakan ulang.

Momentum Iduladha pun menjadi kesempatan penting untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam pembagian daging kurban.

Warga menimbang daging kurban untuk dibagikan secara 'door to door' atau dari rumah ke rumah di kawasan Jati Padang Utara, Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (20/7/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Warga menimbang daging kurban untuk dibagikan secara 'door to door' atau dari rumah ke rumah di kawasan Jati Padang Utara, Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (20/7/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Wadah Daging Kurban Ramah Lingkungan

Berikut beberapa pilihan wadah daging kurban ramah lingkungan yang dapat digunakan sebagai pengganti plastik sekali pakai saat Iduladha.

1. Besek Bambu

Besek Bambu merupakan wadah tradisional yang terbuat dari anyaman bambu. Wadah ini sejak lama digunakan masyarakat Indonesia untuk membungkus makanan maupun hantaran kepada tetangga dan keluarga.

Besek bambu dapat menjadi alternatif pembungkus daging kurban yang lebih ramah lingkungan dibanding kantong plastik.

Selain kuat menampung daging, besek juga bisa digunakan kembali oleh penerima sebagai tempat penyimpanan bumbu dapur atau kebutuhan rumah tangga lainnya.

Karena terbuat dari bahan alami, besek bambu lebih mudah terurai apabila dibuang ke lingkungan. Penggunaan besek juga membantu mendukung perajin bambu lokal di berbagai daerah.

baca juga

Selain fungsional, tampilan besek bambu juga terlihat lebih tradisional dan estetik. Tidak sedikit panitia kurban yang kini kembali menggunakan besek untuk mengurangi limbah plastik saat Iduladha.

2. Daun Jati

Daun Jati menjadi salah satu pilihan pembungkus alami yang cukup populer untuk daging kurban. Daun ini memiliki tekstur lebar dan kuat sehingga tidak mudah sobek saat digunakan membungkus daging.

Selain ramah lingkungan, penggunaan daun jati juga dipercaya mampu memberikan aroma khas pada daging. Beberapa masyarakat bahkan meyakini daun jati dapat membantu membuat daging lebih empuk.

Dalam jurnal ilmiah dari Universitas Syiah Kuala disebutkan bahwa daun jati memiliki kandungan antimikroba yang membantu menjaga ketahanan daging pada suhu ruang. Karena itu, daun jati dinilai cukup efektif digunakan sebagai pembungkus alami.

Penggunaan daun jati untuk membungkus daging kurban juga telah diterapkan masyarakat Ciamis pada Iduladha 2024. Tradisi tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi sampah plastik sekaligus memanfaatkan sumber daya alam sekitar.

3. Daun Kelapa

Daun Kelapa juga menjadi alternatif wadah alami untuk distribusi daging kurban. Di sejumlah daerah, daun kelapa dianyam membentuk wadah menyerupai besek tradisional.

Masyarakat Kulon Progo diketahui telah menggunakan daun kelapa sebagai pembungkus daging kurban sejak beberapa tahun terakhir. Inisiatif tersebut dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat Iduladha.

Daun kelapa biasanya dipadukan dengan daun jati sebagai alas pembungkus. Selain murah dan mudah ditemukan, bahan alami ini juga lebih cepat terurai dibanding plastik.

Proses pembuatannya sering dilakukan secara gotong royong oleh warga sekitar. Tradisi tersebut sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Kurban.

4. Bongsang

Bongsang merupakan kemasan tradisional berbahan anyaman bambu yang dahulu cukup populer di masyarakat Betawi. Pada era 1980 hingga 1990-an, bongsang banyak digunakan sebagai pembungkus buah maupun makanan.

Kini, bongsang mulai kembali digunakan sebagai wadah distribusi daging kurban ramah lingkungan. Daging biasanya dibungkus terlebih dahulu menggunakan daun jati atau daun pisang sebelum dimasukkan ke dalam bongsang.

Penggunaan bongsang telah dilakukan sejumlah masyarakat di Jakarta Selatan untuk mengurangi limbah plastik saat pembagian daging kurban. Selain ramah lingkungan, kemasan ini juga terlihat unik dan tradisional.

Karena berbahan alami, bongsang lebih mudah terurai dan tidak mencemari lingkungan dalam jangka panjang. Penggunaan kembali kemasan tradisional ini juga membantu melestarikan budaya lokal.

5. Rantang Makanan

Rantang Makanan menjadi pilihan wadah yang dapat digunakan berulang kali. Rantang biasanya terbuat dari stainless steel atau plastik tebal sehingga lebih tahan lama untuk kebutuhan rumah tangga.

Penggunaan rantang dinilai efektif mengurangi sampah plastik sekali pakai saat Iduladha. Penerima daging kurban bahkan dapat membawa wadah sendiri dari rumah sehingga distribusi menjadi lebih hemat dan ramah lingkungan.

Selain praktis, rantang juga lebih aman untuk menyimpan makanan karena dapat ditutup rapat. Wadah ini memudahkan masyarakat membawa daging tanpa khawatir tumpah atau tercecer.

Budaya membawa wadah sendiri juga mendorong gaya hidup reuse atau penggunaan ulang barang yang masih layak pakai. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi volume sampah rumah tangga secara signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Memilih Hewan Kurban dan Daging Kurban yang Layak Dikonsumsi Saat Idul Adha

5 Cara Memilih Hewan Kurban dan Daging Kurban yang Layak Dikonsumsi Saat Idul Adha

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:10 WIB

Berapa Kilogram Daging Kurban Ideal Per Orang? Ini Penjelasannya

Berapa Kilogram Daging Kurban Ideal Per Orang? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:45 WIB

Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima

Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×