- Peringatan Hari Kebangkitan Nasional setiap 20 Mei dilaksanakan melalui upacara bendera.
- Susunan acara upacara mencakup pengibaran bendera, pembacaan teks proklamasi, hingga penyampaian amanat mengenai sejarah serta makna nasionalisme bangsa.
- Rangkaian upacara yang berlangsung selama 30 hingga 45 menit ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air masyarakat.
Suara.com - Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap 20 Mei merupakan momen penting untuk membangkitkan semangat nasionalisme.
Meskipun bukan hari libur, upacara tetap digelar secara khidmat di sekolah hingga kantor-kantor pemerintahan.
Berikut adalah contoh susunan acara upacara Harkitnas yang standar, tertib, dan sesuai pedoman umum penyelenggaraan upacara bendera di Indonesia.
Susunan Acara Upacara Hari Kebangkitan Nasional
1. Persiapan
Peserta upacara sudah berkumpul di lapangan minimal 10 menit sebelum acara dimulai. Semua peserta mengenakan pakaian seragam lengkap yang sudah ditentukan.
2. Masuknya pemimpin upacara dan pembina upacara
Komandan atau pemimpin upacara memberi komando, kemudian pembina upacara (biasanya kepala sekolah, kepala dinas, atau pimpinan instansi) masuk ke lapangan.
3. Komandan atau pemimpin upacara memimpin untuk memberikan penghormatan kepada pembina upacara.
4. Laporan pemimpin upacara
5. Pembina menyatakan upacara siap dilaksanakan.
6. Pengibaran Bendera Merah Putih
Pengibaran bendera Merah Putih diiringi dengan menyanyikan lagu kebangsaaan Indonesia Raya oleh petugas.
7. Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara.
8. Pembacaan teks Pancasila yang diikuti peserta upacara
9. Pembacaan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
10. Amanat Pembina Upacara
Pembina upacara menyampaikan amanat singkat tentang makna Harkitnas dan harapan bagi kemajuan bangsa.
Pembina upacara juga dapat membacakan sejarah singkat Hari Kebangkitan Nasional (Budi Utomo 1908).
11. Pembacaan doa
Pembacaan doa sesuai agama yang dianut mayoritas peserta atau doa lintas agama.
12. Penutupan Upacara
Pemimpin upacara melapor kepada pembina bahwa upacara telah selesai dilaksanakan.
Setelah itu, pemimpin dan peserta melakukan penghormatan kepada pembina upacara.
13. Pembina upacara meninggalkan tempat upacara, kemudian komandan atau pemimpin upacara membubarkan barisan.
Upacara ini biasanya berlangsung 30–45 menit. Seluruh rangkaian bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat Kebangkitan Nasional.