Link Nonton Film Pesta Babi Gratis, Tinggal Isi Google Form Ini

Ruth Meliana

Selasa, 19 Mei 2026 | 11:59 WIB
Link Nonton Film Pesta Babi Gratis, Tinggal Isi Google Form Ini
film Pesta Babi (YouTube/Indonesia Baru)
baca 10 detik
  • Film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale mengangkat isu deforestasi di wilayah Papua Selatan.
  • Karya ini menyoroti dampak proyek pembangunan strategis nasional terhadap tanah leluhur serta hak masyarakat adat setempat.
  • Masyarakat dapat menyelenggarakan nonton bareng resmi dengan mendaftarkan lokasi dan data melalui formulir daring yang disediakan.

Suara.com - Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita sedang menjadi perbincangan hangat di Indonesia. Disutradarai oleh Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale, film ini mengangkat isu krusial tentang deforestasi besar-besaran di Papua Selatan, khususnya di wilayah Merauke, Boven Digoel, dan Mappi.

Melalui lensa dokumenter investigatif, film Pesta Babi merekam perjuangan masyarakat adat suku Marind, Awyu, Yei, dan Muyu yang tanah leluhur mereka terancam oleh ekspansi perkebunan industri, proyek food estate, serta pembangunan bioetanol dan biodiesel.

Banyak orang penasaran ingin menonton film ini karena kontroversinya. Beberapa pemutaran bahkan sempat dibubarkan oleh aparat di berbagai daerah.

Namun, pihak produser seperti Ekspedisi Indonesia Baru, Watchdoc, Jubi Media, dan mitra lainnya menyediakan akses legal untuk nonton bareng (nobar) secara gratis. Berikut link nonton film Pesta Babi secara gratis.

Link Nonton Film Pesta Babi Resmi

Link Google Form Resmi: (https://bit.ly/musimnobar_pestababi)

Mengapa Harus Isi Google Form?

Produser tidak merilis film ini secara bebas di platform streaming umum untuk menjaga kualitas diskusi dan menghindari pembajakan.

Melalui sistem pendaftaran nobar, mereka bisa memantau penyebaran film sekaligus memastikan pemutaran dilakukan dengan tanggung jawab. Prosesnya simpel:

baca juga

1. Kunjungi link bit.ly/musimnobar_pestababi

2. Isi data lengkap: nama penanggung jawab/host, jumlah peserta (minimal 10 orang), lokasi pemutaran (bisa rumah, kampus, atau ruang komunitas), tanggal dan jam acara, serta akun media sosial untuk publikasi.

3. Tunggu konfirmasi. Setelah disetujui, Anda akan mendapatkan link nonton resmi yang bisa digunakan untuk acara nobar.

Syarat utama nobar biasanya mencakup publikasi acara di media sosial agar lebih banyak orang tahu dan diskusi bisa menyebar luas. Ini bukan sekadar nonton film, tapi juga bagian dari gerakan kesadaran lingkungan dan hak masyarakat adat.

Isu yang Diangkat dalam Film

Pesta Babi bukan film biasa. Judulnya merujuk pada tradisi pesta babi masyarakat Papua yang sarat makna sosial dan budaya.

Dalam konteks film, “pesta babi” menjadi metafor untuk bagaimana tanah dan hutan dirampas atas nama pembangunan, sementara masyarakat adat yang bergantung pada alam justru menjadi korban.

Film ini menyoroti bagaimana proyek strategis nasional (PSN) yang diklaim untuk ketahanan pangan dan transisi energi malah menyebabkan deforestasi massal, pencemaran sungai, hilangnya sumber pangan tradisional, serta keterlibatan militer dalam pengamanan proyek.

Melalui testimoni warga lokal, penonton diajak melihat sisi lain dari narasi pembangunan yang sering didengungkan pemerintah. Banyak komunitas menolak karena merasa tanah adat mereka dirampas tanpa consent yang memadai.

Dampak dan Respons Publik

Sejak tayang perdana, film Pesta Babi memicu diskusi sengit. Banyak kalangan aktivis, mahasiswa, dan komunitas lingkungan menggelar nobar secara mandiri.

Film ini dianggap penting karena membuka mata publik tentang konflik agraria di Papua yang selama ini kurang terekspos di media mainstream.

Peringatan Penting: Hanya gunakan link resmi bit.ly/musimnobar_pestababi. Hindari link-link liar di internet yang mengklaim menyediakan full movie, karena berpotensi membahayakan perangkat atau melanggar hak cipta. Pihak produser juga telah mewanti-wanti soal tautan palsu yang beredar.

Pada intinya, film Pesta Babi adalah panggilan untuk refleksi kolektif tentang model pembangunan yang adil dan berkelanjutan. Di tengah gencarnya narasi kemajuan, film ini mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan hak asasi manusia dan kelestarian alam.

Segera isi Google Form di bit.ly/musimnobar_pestababi, ajak teman-teman, dan gelar nobar di komunitas Anda. Satu klik form bisa membuka wawasan baru tentang Papua dan masa depan lingkungan Indonesia. Bagikan pengalaman nobar Anda di media sosial agar semakin banyak orang tergerak untuk tahu kebenaran di balik hutan Papua yang terus menyusut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Pembuat Film Pesta Babi? Ini Profil Dua Sutradara di Baliknya

Siapa Pembuat Film Pesta Babi? Ini Profil Dua Sutradara di Baliknya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 11:23 WIB

Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya

Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 10:47 WIB

Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya

Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×