- Puasa Tarwiyah merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam setiap tanggal 8 Dzulhijjah menjelang Idul Adha.
- Pelaksanaan puasa ini bertujuan meningkatkan ketaqwaan, memohon ampunan, serta meraih keberkahan di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.
- Umat Muslim dapat membaca niat puasa pada malam hari atau siang hari selama belum membatalkan puasa tersebut.
Berikut bacaannya:
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya:
“Aku berniat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah Ta’ala.”
Keutamaan Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah memiliki sejumlah keutamaan yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya adalah karena puasa ini termasuk amalan di 10 hari pertama Dzulhijjah yang sangat dicintai Allah SWT.
Selain itu, puasa Tarwiyah juga menjadi bentuk persiapan spiritual menjelang Hari Raya Idul Adha dan puasa Arafah. Banyak umat Muslim menjalankannya untuk memperbanyak ibadah, memohon ampunan, dan meraih keberkahan di bulan Dzulhijjah.
Kapan Puasa Tarwiyah Dilaksanakan?
Puasa Tarwiyah dilaksanakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah, atau dua hari sebelum Idul Adha. Pada tahun 2026, puasa Tarwiyah jatuh pada 25 Mei 2026.