-
Mayoritas ulama mengharamkan hukum puasa di Hari Tasyrik setelah Idul Adha.
-
Jemaah haji tertentu mendapat pengecualian puasa jika tidak mampu berkurban.
-
Umat Muslim dianjurkan memperbanyak zikir dan makan minum sebagai bentuk syukur.
Banyak umat Muslim yang rutin menjalankan puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah).
Karena tanggal 13 Dzulhijjah termasuk dalam Hari Tasyrik, maka Anda dilarang berpuasa di tanggal tersebut.
Solusinya, Anda bisa mengganti puasa hari ke-13 tersebut dengan hari lain di bulan Dzulhijjah agar tetap mendapatkan keutamaan puasa tiga hari dalam sebulan.
Amalan Pengganti yang Dianjurkan
Karena dilarang berpuasa, umat Muslim disarankan untuk memperbanyak amalan lain yang bernilai pahala besar di hari Tasyrik, di antaranya:
- Menyembelih Hewan Kurban: Waktu penyembelihan masih dibuka hingga matahari terbenam pada tanggal 13 Dzulhijjah.
- Memperbanyak Zikir dan Takbir: Mengumandangkan takbir setelah shalat fardu merupakan bentuk syukur kepada Allah SWT.
- Makan dan Minum: Menikmati olahan daging kurban bersama keluarga adalah bagian dari ibadah di hari-hari ini.
- Bersedekah Daging: Berbagi kebahagiaan dengan fakir miskin dan tetangga.
- Berdoa: Memperbanyak doa, khususnya doa "Sapu Jagad" untuk keselamatan dunia dan akhirat.