- Umat Islam melaksanakan ibadah sunnah puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah 1447 H yang bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026.
- Puasa Arafah dianjurkan bagi umat Islam yang tidak berhaji sebagai amalan untuk menghapus dosa dua tahun berturut-turut.
- Selain berpuasa, umat Islam disarankan memperbanyak doa, zikir, serta bersedekah guna meraih ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.
Untuk yang tidak berhaji, menjalan ibadah puasa Arafah pun menjadi amalan pengganti yang bernilai.
Selain puasa, umat Islam dapat menjalankan berbagai amalan sunnah di Hari Arafah seperti berikut.
1. Memperbanyak Doa, Zikir, dan Kalimat Thayyibah
Rasulullah SAW menyebutkan bahwa sebaik-baik doa adalah doa di hari Arafah. Karena itu, manfaatkan waktu luang di sela-sela aktivitas untuk merutinkan zikir berikut:
- Istighfar: Astaghfirullahal 'adzim (Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung)
- Tasbih: Subhanallah (Maha Suci Allah)
- Takbir: Allahu Akbar (Allah Maha Besar)
- Tahmid: Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah)
- Tahlil: La ilaha illallah (Tiada Tuhan selain Allah)
2. Melafalkan Doa Hari Arafah
Dalam hadits Imam Tirmidzi, ada satu doa yang dianjurkan untuk dibaca berulang-ulang pada hari Arafah:
Laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa 'ala kulli syai-in qadiir.
Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Allah, Zat yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan segala pujian. Di tangan-Nyalah segala kebaikan dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."
3. Bersedekah
Amalan lainnya yang dapat dikerjakan saat Hari Arafah yakni bersedekah untuk membersihkan harta yang dimiliki agar berkah.
Sekecil apa pun sedekah yang dikeluarkan dengan ikhlas, Allah SWT menjanjikan ganjaran pahala yang berlipat ganda.