Tak Sekadar Bawa Tumbler, Riset Ungkap Aksi Iklim Paling Berdampak: Apa Saja?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 28 Mei 2026 | 13:10 WIB
Tak Sekadar Bawa Tumbler, Riset Ungkap Aksi Iklim Paling Berdampak: Apa Saja?
Tangan menopang globe mini dengan latar belakang hijau (Pexels/Puwadon Sang-ngern)

Suara.com - Di tengah meningkatnya dampak krisis iklim, aksi individu kerap dipandang sebatas perubahan gaya hidup pribadi, seperti mengurangi penggunaan plastik, membawa tumbler, atau memilih produk ramah lingkungan. Di sisi lain, tidak sedikit pula yang menilai tanggung jawab utama sepenuhnya berada di tangan korporasi dan pemerintah.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa aksi iklim tidak cukup hanya berhenti pada pola konsumsi individu maupun menyalahkan pihak tertentu. Laporan yang dipublikasikan Phys.org menyebut tindakan paling berdampak justru lahir ketika individu mampu mendorong perubahan di tingkat sistem sosial yang lebih luas.

Penelitian tersebut mengembangkan kerangka kerja untuk mengidentifikasi tindakan iklim yang paling efektif melalui tiga pertanyaan dasar, yakni peran apa yang dimiliki seseorang, tindakan apa dalam peran tersebut yang paling berpengaruh terhadap iklim, serta hambatan apa yang membuat tindakan itu sulit dilakukan.

Berdasarkan penelitian sebelumnya, terdapat lima peran utama yang dinilai memiliki potensi mendorong perubahan sistemik, yaitu sebagai warga negara, profesional, investor, konsumen, dan panutan sosial.

Sebagai warga negara, individu dapat menggunakan hak pilih untuk mendukung kebijakan iklim yang lebih kuat. Sementara sebagai investor, seseorang dapat mendorong divestasi dari industri bahan bakar fosil atau memilih investasi yang lebih berkelanjutan.

Penelitian tersebut juga menyoroti bahwa aksi iklim tidak terbatas pada aktivitas konsumsi pribadi. Dalam lingkup komunitas, misalnya, warga dapat mengorganisasi kampanye infrastruktur rendah karbon atau menyuarakan perlindungan bagi kelompok rentan terhadap dampak iklim.

Di sektor formal, pengaruh individu juga dapat muncul melalui kebijakan internal institusi. Contohnya, petugas pengadaan di rumah sakit dapat memilih penyedia energi terbarukan atau mengalihkan katering ke menu berbasis nabati yang memiliki emisi lebih rendah.

Menurut penelitian itu, tindakan individu di posisi strategis dapat menciptakan efek pengganda yang lebih luas. Integrasi isu iklim ke dalam kurikulum sekolah, misalnya, dinilai mampu memperluas diskusi soal krisis iklim hingga ke lingkungan keluarga dan komunitas siswa.

Meski demikian, penelitian tersebut menekankan bahwa kemampuan setiap orang untuk terlibat dalam aksi iklim tidak berada dalam posisi yang setara. Faktor sosial dan ekonomi memengaruhi akses seseorang terhadap pilihan berkelanjutan, termasuk dalam investasi, konsumsi, maupun partisipasi gerakan sosial.

Data dari Inggris menunjukkan sepertiga populasi bertanggung jawab atas lebih dari 80 persen total penerbangan, sementara setengah populasi lainnya bahkan tidak pernah menggunakan pesawat sama sekali.

Karena itu, penelitian tersebut menyebut kelompok dengan akses, sumber daya, dan kebebasan bertindak yang lebih besar juga memiliki tanggung jawab lebih besar untuk mengurangi emisi pribadi sekaligus mendorong perubahan kebijakan di sektor yang berdampak terhadap iklim.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bencana Bukan Sekadar Takdir: Bagaimana Pemuka Agama Lintas Iman Menafsir Ulang 'Dosa Ekologis'?

Bencana Bukan Sekadar Takdir: Bagaimana Pemuka Agama Lintas Iman Menafsir Ulang 'Dosa Ekologis'?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:09 WIB

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:30 WIB

Di Tengah Laju Pembangunan Bali, Inisiatif 1.000 Pohon Ini Jadi Alternatif Jaga Ruang bagi Alam

Di Tengah Laju Pembangunan Bali, Inisiatif 1.000 Pohon Ini Jadi Alternatif Jaga Ruang bagi Alam

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:15 WIB

Terkini

5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian

5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:29 WIB

Listrik Rumah Cuma 450 Watt? Ini 3 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung Panasonic, Dijamin Anti Jeglek

Listrik Rumah Cuma 450 Watt? Ini 3 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung Panasonic, Dijamin Anti Jeglek

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:25 WIB

8 Minuman Penurun Kolesterol, Cocok Dikonsumsi Setelah Makan Daging Kurban

8 Minuman Penurun Kolesterol, Cocok Dikonsumsi Setelah Makan Daging Kurban

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:18 WIB

31 Ucapan Hari Raya Waisak yang Singkat, Penuh Makna, dan Menyentuh Hati

31 Ucapan Hari Raya Waisak yang Singkat, Penuh Makna, dan Menyentuh Hati

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:15 WIB

Out of the Boox, Gudang Buku 2026 Hadir Kembali di 12 Kota!

Out of the Boox, Gudang Buku 2026 Hadir Kembali di 12 Kota!

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:12 WIB

Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda

Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:05 WIB

Apa Saja yang Dilakukan saat Hari Raya Waisak? Mengenal Hari Tri Suci Umat Buddha

Apa Saja yang Dilakukan saat Hari Raya Waisak? Mengenal Hari Tri Suci Umat Buddha

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:25 WIB

Di Tengah Tren Kerja Remote, Komunitas WFC Journal Jadi Ruang Baru untuk Merasa Tidak Sendirian

Di Tengah Tren Kerja Remote, Komunitas WFC Journal Jadi Ruang Baru untuk Merasa Tidak Sendirian

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:15 WIB

5 Amalan dan Bacaan Doa di Hari Tasyrik yang Dianjurkan setelah Iduladha

5 Amalan dan Bacaan Doa di Hari Tasyrik yang Dianjurkan setelah Iduladha

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:47 WIB

Puasa Setelah Idul Adha Kapan Lagi? Ini Alasan Kenapa Kita Dilarang Berpuasa

Puasa Setelah Idul Adha Kapan Lagi? Ini Alasan Kenapa Kita Dilarang Berpuasa

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:45 WIB