Benarkah Makan Seblak Bisa Menyebabkan Kista Ovarium? Simak Faktanya

Chyntia Sami Bhayangkara, Dita Alvinasari

Jum'at, 29 Mei 2026 | 09:37 WIB
Benarkah Makan Seblak Bisa Menyebabkan Kista Ovarium? Simak Faktanya
Seblak Sibocah Kencur (Dok. Pribadi/Feri Setyawan)
baca 10 detik
  • Seblak sering dikaitkan dengan risiko kista ovarium.
  • Faktanya, penyebab utama kista lebih berkaitan dengan hormon dan gaya hidup.
  • Pola makan sehat dan olahraga rutin penting untuk menjaga kesehatan reproduksi.

Suara.com - Seblak dikenal sebagai makanan pedas yang punya banyak penggemar, terutama di kalangan anak muda.

Di balik popularitasnya, muncul anggapan bahwa terlalu sering makan seblak bisa memicu kista ovarium.

Tidak sedikit yang kemudian mulai khawatir, apalagi jika sering mengonsumsi makanan pedas dan instan hampir setiap hari.

Diketahui, hubungan antara seblak dan kista ovarium tidak sesederhana itu.

Menyadur informasi dari website Klinik Utama CITO pada Jumat, 29 Mei 2026, kista lebih berkaitan dengan kondisi hormon, metabolisme tubuh, serta pola hidup secara keseluruhan dibanding satu jenis makanan tertentu.

Operasi telerobotic pertama kepada pasien kista di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). (Suara.com/Lilis Varwati)
Operasi telerobotic pertama kepada pasien kista di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). (Suara.com/Lilis Varwati)

Mengenal Kista Ovarium

Kista ovarium merupakan kantong berisi cairan yang muncul di bagian ovarium atau indung telur.

Sebagian besar kasus bersifat jinak dan bahkan dapat mengecil atau hilang tanpa tindakan medis khusus.

World Health Organization (WHO) tahun 2022 menjelaskan bahwa gangguan kesehatan reproduksi perempuan sering dipengaruhi oleh ketidakseimbangan hormon dan masalah metabolik.

Sementara itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) tahun 2023 menyebut obesitas dan resistensi insulin juga memiliki hubungan dengan kondisi seperti PCOS yang dapat meningkatkan risiko munculnya kista.

baca juga

Apakah Seblak Jadi Penyebab Kista?

Sampai saat ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa makan seblak secara langsung dapat menyebabkan kista ovarium. Konsumsi sesekali umumnya tidak menjadi masalah.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah kandungan dalam seblak yang identik dengan makanan ultra-proses.

Pasalnya, seblak biasanya memakai mie instan, kerupuk, sosis, bakso olahan, serta bumbu tinggi garam dan penyedap.

Selain itu, proses memasaknya juga sering menggunakan minyak dalam jumlah cukup banyak.

Jika dikonsumsi terus-menerus tanpa pola makan seimbang, kondisi ini dapat memicu kenaikan berat badan dan gangguan metabolisme.

WHO tahun 2023 menyebut pola makan tinggi lemak jenuh, gula, dan natrium dapat meningkatkan risiko obesitas.

Dari sinilah gangguan hormon bisa mulai muncul dan berpengaruh pada kesehatan reproduksi.

Kaitan Obesitas dengan Kista Ovarium

Berat badan berlebih ternyata memiliki hubungan dengan keseimbangan hormon tubuh.

Obesitas dapat memengaruhi produksi hormon estrogen dan insulin yang berperan penting dalam siklus menstruasi.

Saat hormon tidak stabil, risiko gangguan reproduksi termasuk pembentukan kista ovarium bisa meningkat.

WHO tahun 2022 juga menjelaskan bahwa obesitas dapat memicu inflamasi kronis yang berdampak pada sistem reproduksi perempuan.

Oleh sebab itu, kekhawatiran soal seblak sebenarnya lebih berkaitan dengan pola konsumsi berlebihan dan gaya hidup kurang sehat.

Fakta yang Perlu Dipahami

Ada beberapa hal penting yang sering tidak disadari mengenai kista ovarium, antara lain sebagai berikut.

  1. Kista lebih sering dipicu faktor hormonal dibanding satu makanan tertentu.
  2. Makanan ultra-proses dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh jika dikonsumsi berlebihan.
  3. Kurangnya aktivitas fisik bisa memperparah resistensi insulin.
  4. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi masalah reproduksi lebih cepat.

WHO merekomendasikan aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu untuk membantu menjaga metabolisme tubuh tetap stabil.

Cara Menurunkan Risiko Terjadinya Kista Ovarium

1. Rutin Bergerak dan Berolahraga

Tubuh yang aktif membantu menjaga keseimbangan metabolisme dan hormon. Aktivitas fisik juga berperan dalam meningkatkan sensitivitas insulin sekaligus mengurangi risiko peradangan kronis.

Olahraga tidak harus berat. Jalan santai, bersepeda, yoga, atau senam ringan bisa dilakukan secara rutin agar kondisi tubuh tetap prima.

Kebiasaan aktif bergerak secara konsisten membantu menjaga kesehatan reproduksi dalam jangka panjang.

2. Menjaga Berat Badan Tetap Stabil

Kelebihan berat badan dapat memengaruhi produksi hormon estrogen dan insulin dalam tubuh. Kondisi ini berpotensi mengganggu siklus menstruasi dan meningkatkan risiko gangguan ovarium.

Menjaga berat badan ideal bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten. Kombinasi antara makanan bergizi dan olahraga teratur membantu tubuh bekerja lebih optimal.

3. Memperhatikan Pola Konsumsi Harian

Pola makan sehat berpengaruh besar terhadap keseimbangan hormon. Asupan sehari-hari sebaiknya lebih banyak mengandung sayur, buah, protein bernutrisi, dan karbohidrat kompleks.

Sebaliknya, konsumsi makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan garam perlu dibatasi agar metabolisme tubuh tetap terjaga.

WHO tahun 2023 juga menganjurkan konsumsi buah dan sayur minimal 400 gram setiap hari untuk membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

4. Rutin Memeriksakan Kondisi Kesehatan

Pemeriksaan kesehatan secara berkala membantu mengetahui kondisi ovarium lebih dini. Beberapa pemeriksaan seperti USG dan evaluasi hormon dapat mendeteksi gangguan reproduksi sebelum berkembang lebih serius.

CDC tahun 2023 juga menyoroti pentingnya pemantauan kondisi seperti PCOS yang berkaitan dengan pembentukan kista ovarium.

Deteksi dini membuat penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Seblak Bukan Penyebab Langsung Kista

Seblak belum terbukti secara langsung menyebabkan kista ovarium. Namun, jika dikonsumsi berlebihan dan disertai pola hidup kurang sehat, risiko obesitas dan gangguan hormon bisa meningkat.

Oleh karena itu, menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan memperhatikan kesehatan tubuh secara keseluruhan jauh lebih penting dibanding sekadar menghindari satu jenis makanan tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seblak: Jajanan Indonesia yang Mendapatkan Popularitas di Thailand

Seblak: Jajanan Indonesia yang Mendapatkan Popularitas di Thailand

Lifestyle | Kamis, 25 September 2025 | 20:14 WIB

Kenapa Disebut Seblak? Begini Asal-usul Kuliner Sunda yang Lagi Viral di Thailand

Kenapa Disebut Seblak? Begini Asal-usul Kuliner Sunda yang Lagi Viral di Thailand

Lifestyle | Selasa, 23 September 2025 | 13:56 WIB

Keajaiban Air Zamzam Dialami Donita, Kista Berukuran Besar di Tubuhnya Hilang

Keajaiban Air Zamzam Dialami Donita, Kista Berukuran Besar di Tubuhnya Hilang

Entertainment | Selasa, 23 September 2025 | 12:11 WIB

Cerita Donita Divonis Idap Kista Besar Jelang Berangkat Umrah

Cerita Donita Divonis Idap Kista Besar Jelang Berangkat Umrah

Entertainment | Selasa, 23 September 2025 | 12:02 WIB

Terkini

Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?

Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:25 WIB

Cara Bersihkan Kerak Kompor Susah Hilang, Auto Kinclong Seperti Baru

Cara Bersihkan Kerak Kompor Susah Hilang, Auto Kinclong Seperti Baru

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:24 WIB

Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang

Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:23 WIB

KAI dan INKA Rawat 7 Trainset KRL iE305

KAI dan INKA Rawat 7 Trainset KRL iE305

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:23 WIB

Iming-imingi Korban Jajan di Minimarket, Kakek Cabul di Jakarta Timur Babak Belur Dihajar Massa

Iming-imingi Korban Jajan di Minimarket, Kakek Cabul di Jakarta Timur Babak Belur Dihajar Massa

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:21 WIB

Bulog Jamin Mutu Bantuan Pangan, Perkuat Pengawasan Pengolahan Beras di Cirebon

Bulog Jamin Mutu Bantuan Pangan, Perkuat Pengawasan Pengolahan Beras di Cirebon

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:19 WIB

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

×