Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya

Ruth Meliana

Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:35 WIB
Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya
Ilustrasi Lambang Pancasila (Freepik)
baca 10 detik
  • BPUPKI dibentuk Jepang pada 29 April 1945 untuk merumuskan dasar negara.
  • Ir. Soekarno memperkenalkan istilah Pancasila dalam pidatonya pada 1 Juni 1945.
  • Tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keppres Nomor 24 Tahun 2016.

Suara.com - Pancasila sebagai dasar negara Indonesia lahir pada tanggal 1 Juni 1945. Tanggal ini menjadi puncak dari proses panjang perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan di tengah pendudukan Jepang pada akhir Perang Dunia II.

Hari tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila berdasarkan Keppres Nomor 24 Tahun 2016. Lantas, seperti apa sejarah Hari Lahir Pancasila 1 Juni?

Latar Belakang Pembentukan BPUPKI

Pada awal 1945, Jepang mulai merasakan tekanan berat dari pasukan Sekutu di Pasifik. Untuk mendapatkan dukungan rakyat Indonesia, Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan.

Pada 1 Maret 1945, Panglima Tentara Jepang di Jawa, Letnan Jenderal Kumakichi Harada, mengumumkan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Chosakai.

BPUPKI resmi dibentuk pada 29 April 1945 dan mulai bersidang pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945 di gedung Chuo Sangi In, sekarang Gedung Pancasila, di Jalan Pejambon, Jakarta.

BPUPKI diketuai oleh Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat dengan anggota sebanyak 67 orang, termasuk tokoh-tokoh nasionalis seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Muhammad Yamin, Soepomo, dan lainnya.

Tugas utama BPUPKI adalah menyelidiki dan merumuskan dasar negara serta bentuk pemerintahan bagi Indonesia merdeka.

Sidang BPUPKI dan Lahirnya Pancasila

baca juga

Sidang pertama BPUPKI berlangsung selama empat hari. Pada 29 Mei 1945, Muhammad Yamin menyampaikan usulan lima dasar negara.

Kemudian Soepomo pada 31 Mei 1945 juga mengemukakan gagasannya. Namun, puncak sidang terjadi pada 1 Juni 1945, ketika Ir. Soekarno mendapat giliran berpidato.

Dalam pidato yang bersejarah berjudul "Lahirnya Pancasila", Soekarno mengusulkan lima prinsip dasar negara yang ia namakan Pancasila.

Nama Pancasila sendiri dipilih dari bahasa Sanskerta, di mana panca berarti lima, dan sila berarti prinsip atau dasar. Kelima sila tersebut adalah:

1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
3. Mufakat atau Demokrasi
4. Kesejahteraan Sosial
5. Ketuhanan Yang Maha Esa

Pidato ini disampaikan secara lisan tanpa teks tertulis sebelumnya dan diterima secara aklamasi oleh peserta sidang.

Soekarno menekankan bahwa Pancasila harus menjadi dasar filsafat negara yang mencerminkan jiwa bangsa Indonesia yang beragam.

Mengapa Tepat 1 Juni?

Tanggal 1 Juni menjadi penting karena pada hari itulah konsep Pancasila pertama kali diperkenalkan secara resmi dan utuh oleh Soekarno.

Sebelumnya, ada berbagai usulan dari tokoh lain, tetapi pidato Soekarno menyatukan dan memberi nama pada rumusan tersebut.

Proses ini kemudian dilanjutkan oleh Panitia Sembilan yang menghasilkan Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945, di mana sila pertama diubah menjadi "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" (kemudian disempurnakan lagi).

Pada 18 Agustus 1945, Pancasila resmi disahkan dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai dasar negara. Meski demikian, 1 Juni tetap diakui sebagai hari lahirnya karena merupakan momen gagasan awal yang paling mendasar.

Relevansi Pancasila Hari Ini

Pancasila lahir dari kebutuhan untuk menyatukan bangsa yang majemuk. Di tengah ancaman perpecahan akibat perbedaan suku, agama, ras, dan golongan, Pancasila menawarkan jalan tengah yang inklusif.

Nilai-nilai Pancasila tetap relevan untuk menjawab tantangan kontemporer seperti radikalisme, intoleransi, dan globalisasi.

Sebagai penutup, Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 1945 bukan hanya catatan sejarah, melainkan fondasi yang menjaga keutuhan NKRI. Memahami sejarahnya berarti memahami mengapa kita harus terus menjaga dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 2 Tanggal Merah di Bulan Juni 2026, Ini Daftarnya Sesuai SKB 3 Menteri

Ada 2 Tanggal Merah di Bulan Juni 2026, Ini Daftarnya Sesuai SKB 3 Menteri

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:21 WIB

Apakah Tanggal 1 Juni 2026 Libur? Ini Penjelasan Hari Lahir Pancasila dan Sejarahnya

Apakah Tanggal 1 Juni 2026 Libur? Ini Penjelasan Hari Lahir Pancasila dan Sejarahnya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:50 WIB

1 Juni Hari Apa? Cek Status Libur Nasional Menurut SKB 3 Menteri 2026

1 Juni Hari Apa? Cek Status Libur Nasional Menurut SKB 3 Menteri 2026

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 11:35 WIB

Terkini

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×