Silsilah Keluarga Dino Patti Djalal, Bukan Keturunan Sembarangan

Ruth Meliana

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:15 WIB
Silsilah Keluarga Dino Patti Djalal, Bukan Keturunan Sembarangan
Dino Patti Djalal (dok. Universitas Katolik Parahyangan)
baca 10 detik
  • Dino Patti Djalal lahir di Belgrade pada 10 September 1965.
  • Sosoknya berasal dari keluarga diplomat berpengaruh asal Sumatera Barat.
  • Ayahnya, Hasjim Djalal, merupakan pakar hukum laut internasional.

Suara.com - Dino Patti Djalal dikenal sebagai salah satu diplomat Indonesia paling berpengaruh di era modern. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (2010-2013), Wakil Menteri Luar Negeri, juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) ini sering tampil sebagai pemikir kebijakan luar negeri yang artikulatif.

Di balik pribadinya yang gemilang, ternyata silsilah keluarga Dino Patti Djalal juga tak kalah mentereng. Ia berasal dari keluarga yang kaya akan tradisi intelektual, perjuangan, dan pengabdian kepada negara. Dino lahir dan dibesarkan dalam keluarga yang telah lama berkecimpung di dunia diplomasi.

Silsilah Keluarga Dino Patti Djalal

Potret Dino Patti Djalal. (Instagram)
Potret Dino Patti Djalal. (Instagram)

Dino Patti Djalal lahir pada 10 September 1965 di Belgrade, Yugoslavia, atau kini Serbia. Kelahirannya di luar negeri bukan kebetulan, melainkan bagian dari kehidupan seorang anak diplomat.

Ayahnya, Prof. Dr. Hasjim Djalal (1934-2025), adalah salah satu tokoh diplomat senior Indonesia yang paling dihormati, terutama sebagai pakar hukum laut internasional.

Hasjim Djalal menjabat sebagai Duta Besar untuk PBB, Kanada, dan Jerman, serta menjadi figur kunci dalam perjuangan Indonesia memperjuangkan konsep archipelagic state yang diakui dunia melalui UNCLOS 1982.

Hasjim Djalal lahir pada 25 Februari 1934 di Ampek Angkek, Agam, Sumatera Barat. Ia berasal dari keluarga sederhana di ranah Minangkabau.

Ayahnya, H. Djalaludin (Inyiak Djala), adalah seorang ulama yang mendirikan sekolah agama Ma’hadul Islami di Ampang Gadang. Keluarga ini berasal dari suku Simabur di pihak ayah dan suku Jambak di pihak ibu (Hj. Salamah).

Tradisi Minangkabau yang kuat dengan semangat merantau, adat matrilineal, dan penghargaan tinggi terhadap ilmu pengetahuan menjadi fondasi utama karakter keluarga ini.

baca juga

Dari akar Minangkabau yang penuh perjuangan, Hasjim Djalal berhasil menembus jenjang pendidikan tinggi meski kondisi ekonomi keluarga saat itu terbatas. Ia lulus dari Akademi Dinas Luar Negeri dan melanjutkan studi di University of Virginia, Amerika Serikat, di mana ia menjadi mahasiswa Indonesia pertama di sana.

Kariernya cemerlang, mulai dari diplomat muda hingga menjadi pemimpin delegasi Indonesia dalam berbagai perundingan internasional. Kontribusinya terhadap hukum laut membuat namanya dikenal di forum-forum global.

Hasjim juga menulis buku-buku penting seperti Indonesian Struggle for the Law of the Sea. Hasjim Djalal wafat pada 12 Januari 2025 di Jakarta dan dimakamkan di TMP Kalibata dengan upacara militer.

Sementara Ibu Dino, Jurni (atau Zurni Kalim), berasal dari Solok, Sumatera Barat. Sebagai pendamping seorang diplomat, ia mendukung suaminya selama penugasan di berbagai negara, termasuk Yugoslavia tempat Dino lahir.

Kehidupan keluarga Dino kecil penuh dengan perpindahan: dari Jakarta, Yugoslavia, Guinea, Singapura, Washington DC, hingga Kanada. Pengalaman ini membentuk wawasan global Dino sejak dini.

Dino adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Kakaknya Budi Irawan dan adiknya Dini Sari. Warisan ayahnya yang kuat di bidang diplomasi jelas terlihat pada perjalanan karier Dino.

Setelah lulus dari Universitas Carleton (BA) dan Simon Fraser University (MA) di Kanada, serta meraih PhD dari London School of Economics, Dino bergabung dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia tahun 1987.

Ia pernah bertugas di London, Dili, Washington DC, dan naik pangkat dengan cepat berkat kemampuan intelektual dan komunikasinya.

Tidak berhenti pada karier diplomatik, Dino juga aktif sebagai penulis buku laris, aktivis pemuda, dan pendiri FPCI yang mendorong partisipasi publik dalam politik luar negeri.

Rekam jejak keluarga Dino Patti Djalal menjadi bukti pentingnya akar budaya dan pendidikan. Dari seorang ulama desa di Ampek Angkek yang mendidik anaknya dengan nilai agama dan ilmu, lahir seorang diplomat ulung Hasjim Djalal.

Kemudian, dari Hasjim, lahir Dino Patti Djalal yang melanjutkan tradisi pengabdian pada bangsa di panggung internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duel Rekam Jejak Teddy Indra Wijaya vs Dino Patti Djalal, Prajurit Kopassus Lawan Diplomat LSE

Duel Rekam Jejak Teddy Indra Wijaya vs Dino Patti Djalal, Prajurit Kopassus Lawan Diplomat LSE

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:44 WIB

Bak Bumi dan Langit, Kekayaan Seskab Teddy vs Dino Patti Djalal Jomplang Banget

Bak Bumi dan Langit, Kekayaan Seskab Teddy vs Dino Patti Djalal Jomplang Banget

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:45 WIB

Adu LHKPN Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dino Patti Djalal, Siapa yang Lebih Kaya?

Adu LHKPN Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dino Patti Djalal, Siapa yang Lebih Kaya?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB

Terkini

Defisit APBN Tembus Rp235,6 Triliun hingga Juli 2026, Purbaya: Masih Terkendali

Defisit APBN Tembus Rp235,6 Triliun hingga Juli 2026, Purbaya: Masih Terkendali

Video | Senin, 14 September 2026 | 13:36 WIB

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Bola | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

News | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027

Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Daftar Harga HP vivo Terbaru September 2026, Lengkap dengan iQOO

Daftar Harga HP vivo Terbaru September 2026, Lengkap dengan iQOO

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 13:29 WIB

Harga Pangan Melonjak, BPS Kirim Peringatan: Perlu Dapat Perhatian!

Harga Pangan Melonjak, BPS Kirim Peringatan: Perlu Dapat Perhatian!

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:27 WIB

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

News | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental

5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

Belanja Pakai QRIS BRImo Bisa Dapat Sembako Gratis, Begini Caranya

Belanja Pakai QRIS BRImo Bisa Dapat Sembako Gratis, Begini Caranya

Bri | Senin, 14 September 2026 | 13:23 WIB

×