- Total aset LHKPN dan koleksi kendaraan Silmy Karim mencapai ratusan miliar.
- Deretan mobil mewah dan motor antik mengisi koleksi kendaraan Silmy Karim.
- Kasus suap izin tinggal menyeret nama pemilik koleksi kendaraan Silmy Karim.
Ia memegang kas dan setara kas sebesar Rp31 miliar. Belum lagi harta bergerak lainnya senilai Rp11,3 miliar dan surat berharga sebesar Rp8,6 miliar.
Buntut OTT Izin Tinggal WNA
Kasus yang menyeret Silmy Karim ini bermula dari pengembangan OTT di Jakarta Barat.
KPK menduga ada praktik lancung dalam pengurusan dokumen izin tinggal (KITAS/KITAP) bagi warga asing di Indonesia.
Penyidik KPK sebelumnya telah bergerak ke sejumlah wilayah seperti Bali dan Jawa Barat untuk mengumpulkan bukti-bukti.
KPK sempat meminta Silmy untuk kooperatif hingga akhirnya sang Wamen mendatangi Gedung Merah Putih secara langsung.