- Masyarakat kini beralih ke tren kecantikan dari dalam tubuh dengan mengonsumsi kolagen serta nutrisi pendukung kesehatan kulit.
- Dr. Chintya Tedjaatmadja menyatakan antioksidan dari Korean Heartleaf penting untuk melindungi kulit serta memperkuat fungsi skin barrier alami.
- PT Louis Renzo Cosmindo meluncurkan produk WYCE yang menggabungkan kolagen dan kesehatan pencernaan guna mendukung kesehatan kulit menyeluruh.
Suara.com - Tren kecantikan saat ini tidak lagi hanya berfokus pada penggunaan skincare dari luar. Semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa kondisi kulit sangat dipengaruhi oleh kesehatan tubuh secara keseluruhan. Karena itu, pendekatan beauty-from-within atau perawatan kecantikan dari dalam semakin mendapat perhatian, terutama melalui konsumsi kolagen dan nutrisi pendukung kesehatan kulit.
Salah satu faktor utama yang memengaruhi tampilan kulit adalah kolagen. Protein ini berperan menjaga elastisitas, kekenyalan, dan kelembapan kulit. Namun, produksi kolagen dalam tubuh akan terus menurun seiring bertambahnya usia.
Ketika kadar kolagen berkurang, kulit mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan seperti munculnya garis halus, kerutan, kulit kendur, hingga tampak kusam. Paparan polusi, sinar ultraviolet, stres, kurang tidur, dan pola hidup yang kurang sehat juga dapat mempercepat kerusakan kolagen dalam tubuh.
Menurut dr. Chintya Tedjaatmadja, Sp.GK, kulit sehat tidak hanya diukur dari penampilannya yang cerah atau glowing.
"Definisi kulit sehat itu tidak cuma asal glowing dan putih. Kulit harus punya barrier yang sehat dan kuat supaya tidak mudah iritasi. Kedua, harus memiliki kelembapan yang pas, tidak terlalu kering maupun berminyak, sehingga tidak mudah muncul flek, jerawat, maupun kerutan halus," ujarnya saat ditemui di Jakarta Selatan, Sabtu (6/6/2026).
Kolagen Bekerja Bersama Antioksidan
Selain kolagen, tubuh juga membutuhkan asupan antioksidan untuk membantu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
Salah satu bahan yang banyak digunakan dalam industri kecantikan Korea adalah Korean Heartleaf atau Houttuynia Cordata. Tanaman ini dikenal kaya akan senyawa antioksidan seperti flavonoid, polifenol, dan vitamin C.
Menurut dr. Chintya, Korean Heartleaf menjadi salah satu bahan yang menarik karena kandungan antioksidannya yang tinggi.
"Korean Heartleaf sebenarnya adalah salah satu tanaman yang cukup populer di Korea. Tanaman ini dikenal kaya antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Antioksidan sangat berperan penting terhadap kesehatan tubuh karena setiap hari kita terpapar polusi, sinar matahari, dan berbagai faktor lingkungan yang menghasilkan radikal bebas," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa flavonoid membantu melindungi kulit dari radikal bebas, polifenol berperan menjaga kesehatan skin barrier, sementara vitamin C mendukung pembentukan kolagen sekaligus membantu menyamarkan noda hitam dan bekas jerawat.
"Kombinasi kandungan tersebut membantu menjaga kulit tetap sehat, tampak lebih segar, dan bercahaya," katanya.
Pergeseran Cara Pandang terhadap Kecantikan
Kesadaran akan pentingnya kesehatan dari dalam inilah yang melatarbelakangi peluncuran WYCE, sub-brand terbaru dari PT Louis Renzo Cosmindo yang mengusung konsep beauty-from-within.
Founder & CEO PT Louis Renzo Cosmindo, William Krisnadi, mengatakan masyarakat Indonesia kini mulai melihat kesehatan sebagai fondasi utama kecantikan.
"Kami melihat adanya pergeseran kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya kesehatan sebagai fondasi kecantikan. Selama ini pendekatan yang dilakukan cenderung berfokus dari luar, padahal akar dari kulit yang sehat berasal dari dalam tubuh," ujar William.
Menurutnya, kebutuhan akan solusi kecantikan yang praktis namun tetap berbasis sains menjadi alasan perusahaan menghadirkan WYCE ke pasar Indonesia.
"WYCE kami hadirkan sebagai solusi yang lebih relevan, menggabungkan inovasi bahan premium Korea dengan formulasi berbasis sains sehingga memberikan manfaat yang lebih efektif, menyeluruh, dan berkelanjutan," katanya.
William juga menilai konsistensi menjadi faktor penting dalam mendapatkan manfaat dari perawatan kulit berbasis nutrisi.
Menggabungkan Kolagen dan Kesehatan Pencernaan
Selain mengandung 3.000 mg kolagen, produk ini juga diperkaya vitamin C, glutathione, sarang burung walet, serta Korean Heartleaf.
Menariknya, WYCE juga mengusung konsep #GutHealthGoodSkin, yang menyoroti hubungan antara kesehatan pencernaan dan kesehatan kulit atau dikenal sebagai gut-skin axis.
Dalam formulanya terdapat psyllium husk yang membantu melancarkan sistem pencernaan serta inulin sebagai prebiotik untuk mendukung keseimbangan mikrobioma usus.
Konsep ini didasarkan pada berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa kondisi saluran cerna dapat memengaruhi tingkat inflamasi dalam tubuh, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kondisi kulit.
Dengan pendekatan tersebut, perawatan kulit tidak hanya berfokus pada memperbaiki tampilan luar, tetapi juga mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.