Alasan Banyak Orang Mulai Melirik Investasi yang Lebih Aman di Tengah Ketidakpastian

Vania Rossa

Senin, 08 Juni 2026 | 16:55 WIB
Alasan Banyak Orang Mulai Melirik Investasi yang Lebih Aman di Tengah Ketidakpastian
Ilustrasi Deposito, Investasi yang Lebih Aman di Tengah Ketidakpastian. (Unplash)
baca 10 detik
  • Ketidakpastian global membuat banyak investor lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan.
  • Diversifikasi portofolio dengan mengombinasikan instrumen pertumbuhan dan instrumen defensif dinilai penting untuk menjaga keseimbangan risiko dan imbal hasil.
  • Salah satu pilihan yang kembali dilirik adalah deposito karena menawarkan stabilitas, kepastian hasil, dan akses yang semakin mudah melalui platform digital.

Suara.com - Ketidakpastian tampaknya masih menjadi tema besar yang mewarnai kondisi global dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari gejolak geopolitik, perubahan kebijakan suku bunga di berbagai negara, hingga fluktuasi pasar keuangan membuat banyak orang semakin berhati-hati dalam mengelola keuangan mereka.

Di tengah situasi seperti ini, cara pandang terhadap investasi pun mulai berubah. Jika sebelumnya banyak orang fokus mengejar keuntungan tinggi, kini semakin banyak yang mempertimbangkan faktor keamanan, kestabilan, dan kenyamanan dalam berinvestasi.

Perencana keuangan kerap mengingatkan bahwa investasi bukan semata-mata soal mencari return terbesar, tetapi juga soal menjaga kesehatan finansial dalam jangka panjang. Karena itu, membangun portofolio yang seimbang menjadi semakin penting, terutama saat kondisi ekonomi sulit diprediksi.

Tidak Semua Dana Harus Ditempatkan di Instrumen Berisiko Tinggi

Saat berbicara tentang investasi, saham, emas, hingga aset kripto sering menjadi pilihan yang paling banyak dibicarakan.

Saham menawarkan peluang pertumbuhan nilai yang menarik dalam jangka panjang. Namun, pergerakannya sangat dipengaruhi kondisi pasar sehingga nilainya dapat naik turun dalam waktu singkat.

Emas juga masih menjadi instrumen favorit bagi banyak orang karena dianggap mampu menjaga nilai aset saat terjadi ketidakpastian. Meski demikian, harga emas tetap mengalami fluktuasi mengikuti kondisi ekonomi global.

Sementara itu, aset kripto menawarkan potensi keuntungan yang tinggi, tetapi juga dikenal memiliki volatilitas yang ekstrem. Karena itu, instrumen ini biasanya lebih cocok bagi investor yang memahami risiko dan siap menghadapi perubahan harga yang tajam.

Di tengah berbagai pilihan tersebut, sebagian orang mulai mencari instrumen yang lebih stabil untuk melengkapi portofolio mereka.

baca juga

Pentingnya Menjaga Keseimbangan Portofolio

Konsep diversifikasi menjadi salah satu prinsip yang sering disarankan dalam pengelolaan keuangan. Sederhananya, diversifikasi berarti tidak menempatkan seluruh dana pada satu jenis aset.

Dengan memiliki kombinasi instrumen pertumbuhan dan instrumen yang lebih defensif, seseorang dapat mengurangi risiko sekaligus menjaga peluang pertumbuhan aset dalam jangka panjang.

Pendekatan ini juga membantu menciptakan rasa tenang, terutama bagi mereka yang tidak ingin terus-menerus memantau pergerakan pasar setiap hari.

Bagi sebagian orang, memiliki porsi dana pada instrumen yang memberikan hasil lebih stabil menjadi bagian penting dalam strategi keuangan. Dana tersebut bisa digunakan untuk tujuan jangka pendek hingga menengah, seperti dana pendidikan, biaya renovasi rumah, atau persiapan kebutuhan keluarga lainnya.

Instrumen Stabil Kembali Dilirik

Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, instrumen simpanan seperti deposito kembali mendapat perhatian.

Alasannya sederhana: deposito menawarkan tingkat risiko yang relatif rendah serta imbal hasil yang sudah diketahui sejak awal sesuai tenor yang dipilih. Karakteristik ini membuat deposito kerap dipilih oleh masyarakat yang mengutamakan kepastian dan perlindungan modal.

Selain itu, kemajuan layanan digital membuat akses terhadap produk deposito menjadi semakin mudah. Masyarakat kini tidak harus datang langsung ke kantor bank untuk membandingkan berbagai pilihan produk yang tersedia.

Salah satu pilihan yang mulai banyak dilirik adalah deposito Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang menawarkan bunga kompetitif dengan perlindungan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. 

Produk simpanan ini semakin diperhatikan karena menawarkan tingkat bunga yang kompetitif, mencapai sekitar 6% per tahun. Tingkat keamanannya pun tetap terjaga karena didukung perlindungan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.  

Dengan tingkat inflasi nasional yang relatif terkendali, instrumen dengan return stabil seperti deposito BPR dinilai dapat membantu menjaga daya beli dana masyarakat sekaligus memberikan kepastian imbal hasil sesuai tenor yang dipilih.

Memiliki pilihan tenor yang fleksibel mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan atau lebih, instrumen ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dana terencana maupun pengelolaan kas jangka pendek hingga menengah. 

Kemudahan Akses lewat Kanal Digital

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses keuangan yang praktis, produk deposito BPR kini juga dapat dijangkau melalui kanal digital. Salah satunya melalui platform seperti Komunal yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai pilihan BPR di Indonesia.  

R. Anggoro Putro Wibowo, Senior Marketing Manager DepositoBPR by Komunal, menilai bahwa masyarakat kini semakin mempertimbangkan instrumen yang tidak hanya aman, tetapi juga mudah diakses secara digital.  

“Kami melihat semakin banyak masyarakat yang ingin menempatkan dana pada instrumen yang stabil dengan proses yang praktis dan transparan. Akses digital membuat masyarakat dapat membandingkan pilihan deposito sesuai kebutuhan finansial mereka dengan lebih mudah,” ujar Anggoro.

Dengan kebutuhan investor terhadap instrumen yang aman, terukur, dan mudah diakses, deposito BPR diperkirakan akan tetap relevan sebagai salah satu pilihan dalam strategi keuangan modern di tengah ketidakpastian pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas PASTI Bongkar Investasi Ilegal Koperasi BLN, Tawarkan Bunga 4,17% per Bulan

Satgas PASTI Bongkar Investasi Ilegal Koperasi BLN, Tawarkan Bunga 4,17% per Bulan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:49 WIB

Bank Jakarta Pasang Target Jadi Financial Operating System, Bidik UMKM hingga Pembiayaan Rumah

Bank Jakarta Pasang Target Jadi Financial Operating System, Bidik UMKM hingga Pembiayaan Rumah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:06 WIB

80 Persen Orang Indonesia Pilih Emas Saat Kondisi Tak Menentu, Tapi Literasinya Masih Jadi Tantangan

80 Persen Orang Indonesia Pilih Emas Saat Kondisi Tak Menentu, Tapi Literasinya Masih Jadi Tantangan

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:23 WIB

Terkini

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:50 WIB

Jajan di Event Bergengsi Tak Harus Mahal, UMKM Piala Presiden 2026 Bikin Kantong Aman

Jajan di Event Bergengsi Tak Harus Mahal, UMKM Piala Presiden 2026 Bikin Kantong Aman

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:42 WIB

Review Drama The Scarecrow, Teka-Teki Pembunuhan Berantai Tiga Dekade

Review Drama The Scarecrow, Teka-Teki Pembunuhan Berantai Tiga Dekade

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:40 WIB

Bukan Sekadar Proker, Ini 8 Soft Skill Berharga yang Diam-Diam Terasah Saat KKN

Bukan Sekadar Proker, Ini 8 Soft Skill Berharga yang Diam-Diam Terasah Saat KKN

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:36 WIB

BK DPRD Masih Periksa 2 Kader Golkar Riau Terkait Kerusuhan di Gedung Dewan

BK DPRD Masih Periksa 2 Kader Golkar Riau Terkait Kerusuhan di Gedung Dewan

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:26 WIB

Cak Imin Rayu Parpol Ubah 108 Undang-undang Demi Prabowonomics

Cak Imin Rayu Parpol Ubah 108 Undang-undang Demi Prabowonomics

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:24 WIB

Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Air? Kenali Ciri Khas dan Kepribadiannya

Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Air? Kenali Ciri Khas dan Kepribadiannya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:23 WIB

Menertawakan Diri Sendiri: Katarsis Emosi ala Warganet Melihat Konten Kemewahan Absurd Indra Perdana

Menertawakan Diri Sendiri: Katarsis Emosi ala Warganet Melihat Konten Kemewahan Absurd Indra Perdana

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:22 WIB

Kembali Dibintangi Chris Hemsworth, Syuting Film Extraction 3 Resmi Dimulai

Kembali Dibintangi Chris Hemsworth, Syuting Film Extraction 3 Resmi Dimulai

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:20 WIB

Keputusan John Herdman Tak Panggil Ricky Kambuaya di Piala AFF 2026 Dipertanyakan

Keputusan John Herdman Tak Panggil Ricky Kambuaya di Piala AFF 2026 Dipertanyakan

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:19 WIB

×