80 Persen Orang Indonesia Pilih Emas Saat Kondisi Tak Menentu, Tapi Literasinya Masih Jadi Tantangan

Vania Rossa

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:23 WIB
80 Persen Orang Indonesia Pilih Emas Saat Kondisi Tak Menentu, Tapi Literasinya Masih Jadi Tantangan
ilustrasi emas (freepik/rawpixel.com)
baca 10 detik
  • Survei Populix Januari 2026 mencatat 80 persen responden Indonesia memilih emas sebagai aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi.
  • Public Gold Indonesia merayakan satu dekade dengan fokus utama memberikan edukasi investasi emas bagi perencanaan keuangan jangka panjang.
  • Perusahaan menargetkan sepuluh juta pelanggan pada 2030 serta telah mendapatkan sertifikasi SNI untuk menjamin kualitas produk logam mulia.

Suara.com - Ketika ketidakpastian ekonomi global terus membayangi, mulai dari tensi geopolitik, fluktuasi harga minyak, hingga arah suku bunga yang sulit diprediksi, masyarakat Indonesia tampaknya semakin melirik emas sebagai tempat berlindung yang dianggap aman.

Temuan Survei Populix edisi Januari 2026 menunjukkan bahwa 80 persen responden memilih emas sebagai aset safe haven, menjadikannya instrumen investasi yang paling dipercaya di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian. Angka ini menunjukkan bahwa emas masih memiliki daya tarik kuat sebagai penyimpan nilai kekayaan dibandingkan berbagai instrumen lainnya.

Namun, tingginya kepercayaan terhadap emas belum sepenuhnya diikuti oleh pemahaman yang memadai mengenai fungsi emas dalam perencanaan keuangan jangka panjang.

Banyak masyarakat yang masih memandang emas sebatas perhiasan atau instrumen simpanan tradisional. Padahal, secara historis emas dikenal sebagai aset yang relatif mampu menjaga nilai kekayaan saat terjadi inflasi maupun pelemahan mata uang.

Melihat kondisi tersebut, Public Gold Indonesia menempatkan edukasi sebagai salah satu fokus utama selama satu dekade kehadirannya di Tanah Air.

Founder dan Executive Chairman Public Gold Group, Dato' Seri Louis Ng, mengatakan perusahaan tidak hanya berperan sebagai penyedia logam mulia, tetapi juga berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kepemilikan emas fisik sebagai bagian dari strategi keuangan jangka panjang.

“Dengan visi menyediakan akses mudah, aman, dan terjangkau terhadap kepemilikan emas fisik berkualitas tinggi, Public Gold Indonesia ingin pula memberikan makna bagi masyarakat luas tentang pentingnya emas sebagai strategi investasi jangka panjang dan safe-haven asset,” kata Louis Ng dalam perayaan satu dekade Public Gold Indonesia di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Perayaan satu dekade Public Gold Indonesia di Jakarta, Sabtu (6/6/2026). (dok. Ist)
Perayaan satu dekade Public Gold Indonesia di Jakarta, Sabtu (6/6/2026). (dok. Ist)

Bukan Sekadar Beli Emas

Jika sebelumnya emas kerap dianggap sebagai instrumen investasi yang identik dengan generasi orang tua, kini persepsi tersebut mulai berubah. Generasi Z dan milenial semakin banyak yang menjadikan emas sebagai salah satu pilihan untuk melindungi aset di tengah ketidakpastian ekonomi.

baca juga

Head of Operations Public Gold Indonesia, Febrina Amalia, menilai perubahan pola pikir ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan literasi keuangan di Indonesia.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mulai memahami bahwa investasi tidak selalu identik dengan mencari keuntungan tinggi dalam waktu singkat, tetapi juga tentang menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Selama 10 tahun beroperasi di Indonesia, Public Gold mencatat telah melayani sekitar 50 ribu pelanggan dan didukung ribuan Public Gold Business Owner (PGBO) yang turut menyebarkan edukasi mengenai emas melalui berbagai kegiatan di sejumlah daerah.

Perusahaan bahkan menargetkan dapat menjangkau 10 juta pelanggan pada 2030 sebagai bagian dari upaya memperluas ekosistem edukasi emas di Indonesia.

Target tersebut didukung oleh tren meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas, terutama saat kondisi ekonomi global belum menunjukkan stabilitas penuh.

Selain memperluas literasi, Public Gold juga baru memperoleh sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produknya. Sertifikasi ini menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap standar kualitas produk yang ditawarkan kepada konsumen.

Bagi Public Gold, edukasi tetap menjadi fondasi utama. Sebab, kepemilikan emas dinilai tidak hanya berkaitan dengan investasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan finansial keluarga yang dapat diwariskan lintas generasi.

Di tengah semakin banyaknya pilihan instrumen investasi, tren yang ditunjukkan survei Populix mengingatkan bahwa masyarakat masih menaruh kepercayaan besar pada emas. Tantangan berikutnya adalah memastikan kepercayaan tersebut diiringi pemahaman yang cukup, sehingga keputusan investasi yang diambil tidak hanya berdasarkan tren, tetapi juga pengetahuan yang matang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:42 WIB

Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Jadi Rp 2,77 Juta/Gram, Tahan untuk Beli?

Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Jadi Rp 2,77 Juta/Gram, Tahan untuk Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:57 WIB

Harga Emas Turun Berjamaah di Hari Jumat, Boleh Serok Sekarang?

Harga Emas Turun Berjamaah di Hari Jumat, Boleh Serok Sekarang?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:35 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×