Banyak Ibu Mengalaminya, Ini Kisah Bangkit dari Kerontokan Rambut Pascapersalinan

Dinda Rachmawati

Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB
Banyak Ibu Mengalaminya, Ini Kisah Bangkit dari Kerontokan Rambut Pascapersalinan
Ilustrasi rambut rontok (freepik.com/freepik)
baca 10 detik
  • Banyak ibu mengalami kerontokan rambut pascapersalinan akibat penurunan kadar hormon estrogen secara drastis setelah proses melahirkan selesai.
  • Dove meluncurkan kampanye "Flip the Focus" di Jakarta untuk mengubah perspektif negatif mengenai kerontokan menjadi optimisme pertumbuhan rambut.
  • Pameran "Real Growth Gallery" mengajak masyarakat merayakan kemunculan rambut baru sebagai bukti proses pemulihan alami yang sedang berlangsung.

Suara.com - Menjadi seorang ibu adalah pengalaman yang mengubah hidup. Namun di balik kebahagiaan menyambut kehadiran buah hati, banyak perempuan menghadapi perubahan fisik yang kerap luput dibicarakan, salah satunya kerontokan rambut pascamelahirkan.

Tidak sedikit ibu baru yang merasa cemas ketika menemukan rambut dalam jumlah besar di sisir, bantal, atau lantai kamar mandi. Pada beberapa kasus, kerontokan bahkan dapat menyebabkan area rambut menipis hingga muncul pitak atau kebotakan sementara.

Pengalaman tersebut pernah dialami Hanny Soegianto, seorang ibu sekaligus konten kreator asal Bandung. Setelah melahirkan, Hanny mengalami kerontokan rambut yang cukup ekstrem akibat perubahan hormon pascapersalinan. Kondisi itu bahkan menyebabkan munculnya area pitak di kepalanya.

Sebagai seorang konten kreator yang aktif tampil di ruang digital, perubahan tersebut sempat memengaruhi rasa percaya dirinya. Hanny mengaku terjebak dalam lingkaran stres karena terus memikirkan rambut yang rontok, sementara tekanan yang ia rasakan justru memperburuk kondisi yang sedang dialami.

Namun di tengah kekhawatiran itu, Hanny menemukan hal yang mengubah cara pandangnya. Ia mulai menyadari munculnya banyak rambut-rambut baru atau baby hair di area yang sebelumnya mengalami kerontokan.

Banyak Ibu Mengalaminya, Ini Kisah Bangkit dari Kerontokan Rambut Pascapersalinan (Dok. Istimewa)
Banyak Ibu Mengalaminya, Ini Kisah Bangkit dari Kerontokan Rambut Pascapersalinan (Dok. Istimewa)

"Titik balik saya dimulai saat menyadari munculnya banyak baby hair di tengah stres kerontokan yang saya alami. Selama ini saya terlalu fokus pada apa yang rontok, padahal ada pertumbuhan baru yang sedang terjadi," ungkap Hanny.

Bagi Hanny, kemunculan baby hair menjadi simbol bahwa proses pemulihan sedang berlangsung. Pengalaman tersebut membantunya melihat bahwa tidak semua perubahan harus dipandang sebagai kehilangan.

"Menjadi ibu benar-benar tugas mulia. Aku merasa bisa menyayangi orang lain lebih dari diri aku sendiri," ujarnya.

Mengapa Rambut Banyak Rontok Setelah Melahirkan?

baca juga

Kerontokan rambut setelah melahirkan merupakan kondisi yang umum terjadi dan dialami banyak perempuan. Saat hamil, peningkatan hormon estrogen membuat rambut berada lebih lama dalam fase pertumbuhan sehingga terlihat lebih tebal dan sehat.

Setelah persalinan, kadar hormon kembali menurun. Rambut yang sebelumnya "tertahan" dalam fase pertumbuhan kemudian memasuki fase rontok secara bersamaan. Kondisi ini sering membuat ibu merasa kehilangan rambut dalam jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan biasanya.

Meski terlihat mengkhawatirkan, proses tersebut sebenarnya merupakan bagian dari siklus alami pertumbuhan rambut. Folikel rambut tetap aktif dan akan kembali menghasilkan rambut baru yang sering muncul dalam bentuk baby hair.

Inilah yang menjadi dasar kampanye "Flip the Focus" yang diluncurkan Dove Hairfall Control. Kampanye tersebut mengajak masyarakat untuk mengubah fokus dari rasa cemas akibat rambut yang rontok menjadi melihat tanda-tanda pertumbuhan yang sering kali terlewatkan.

Menurut Shakina Dharma, Demand Generation Lead for Premium Hair & Innovation Unilever Indonesia, banyak orang terlalu terpaku pada apa yang hilang sehingga lupa menghargai proses pertumbuhan yang sedang berlangsung.

"Kami percaya bahwa setiap proses sekecil apa pun layak untuk dirayakan. Melalui gerakan Flip the Focus, Dove ingin mengubah rasa khawatir menjadi optimisme dengan membantu masyarakat melihat progres nyata yang sering kali terlewat. Kemunculan baby hair menjadi bukti nyata bahwa di balik setiap tantangan, selalu ada proses yang tetap bertumbuh," kata Shakina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Sampo Rosemary untuk Atasi Kebotakan, Rambut Segar dan Kuat Seharian

5 Sampo Rosemary untuk Atasi Kebotakan, Rambut Segar dan Kuat Seharian

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:34 WIB

3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe

3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:57 WIB

5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak

5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:37 WIB

Terkini

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

News | Senin, 14 September 2026 | 08:59 WIB

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:58 WIB

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

×