- PT Pertamina menaikkan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter di seluruh wilayah Indonesia mulai 10 Juni 2026.
- Kenaikan harga dipicu lonjakan minyak mentah dunia, pelemahan nilai tukar Rupiah, serta tingginya biaya distribusi dan pengolahan.
- Harga Pertalite tetap stabil di Rp10.000 per liter guna menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi inflasi.
Suara.com - PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Berikut update harga Pertamax dan Pertalite hari ini Kamis, 11 Juni 2026.
Sebelumnya, harga Pertamax naik signifikan menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter mulai Rabu, 10 Juni 2026. Kenaikan ini mencapai sekitar 32 persen dan langsung berlaku di seluruh wilayah Indonesia pada pukul 00.00 WIB.
Sementara itu, harga Pertalite tetap stabil di Rp10.000 per liter. BBM bersubsidi ini tidak mengalami perubahan harga, sesuai komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.
Harga Pertamax Green 95 (RON 95) juga ikut naik menjadi Rp17.000 per liter, sedangkan Pertamax Turbo (RON 98) dan Dex Series relatif stabil. Harga di atas masih berlaku hingga hari ini, 11 Juni 2026.
Alasan Kenaikan Harga Pertamax
![Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/10/13632-kenaikan-harga-bbm-ilustrasi-harga-bbm-ilustrasi-spbu.jpg)
Penyesuaian harga Pertamax mengikuti formula penetapan harga BBM nonsubsidi yang ditetapkan pemerintah. Beberapa faktor utama yang memengaruhi adalah:
- Lonjakan harga minyak mentah dunia akibat ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah.
- Melemahnya nilai tukar Rupiah yang sempat mendekati Rp18.000 per dolar AS.
- Biaya distribusi dan pengolahan yang semakin tinggi.
Kenaikan ini merupakan yang pertama sejak akhir Februari 2026. Pertamina menyatakan penyesuaian harga dilakukan secara berkala untuk menjaga keberlanjutan pasokan dan operasional kilang.
Dampak terhadap Masyarakat
![Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/10/64413-kenaikan-harga-bbm-ilustrasi-harga-bbm-ilustrasi-spbu.jpg)
Kenaikan harga Pertamax yang cukup tajam ini langsung dirasakan oleh pemilik kendaraan roda empat yang biasa menggunakan BBM nonsubsidi.
Banyak pengemudi di Jakarta dan kota-kota besar memilih beralih ke Pertalite untuk menghemat pengeluaran. Akibatnya, antrean di SPBU yang menjual Pertalite terlihat lebih panjang sejak kemarin.
Meski Pertalite tetap Rp10.000, kekhawatiran akan kelangkaan dan antrean panjang muncul.
Pemerintah dan Pertamina menjamin pasokan Pertalite aman, namun masyarakat diimbau untuk bijak menggunakan BBM bersubsidi sesuai kuota yang ditentukan.
Saran untuk Konsumen
![Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/10/49072-kenaikan-harga-bbm-ilustrasi-harga-bbm-ilustrasi-spbu.jpg)
1. Cek aplikasi MyPertamina sebelum mengisi bahan bakar untuk mengetahui harga terkini dan lokasi SPBU terdekat.
2. Gunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan agar mesin tetap optimal dan hemat.