Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:39 WIB
Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak
cara mengetahui weton dari tanggal lahir dan tahun (dibuat menggunakan AI)
baca 10 detik
  • Masyarakat Indonesia masih menggunakan kalender Jawa untuk menentukan weton berdasarkan tanggal, bulan, serta tahun kelahiran seseorang.
  • Weton dapat diketahui melalui kalender fisik atau aplikasi digital dengan menggabungkan hari lahir dan pasaran Jawa.
  • Tradisi primbon Jawa menggunakan perhitungan jumlah neptu untuk memberikan gambaran mengenai karakter dan watak setiap individu.

Suara.com - Masih banyak masyarakat yang mencari cara mengetahui weton dari tanggal lahir dan tahun karena berkaitan dengan tradisi Jawa yang diwariskan secara turun-temurun.

Weton kerap digunakan dalam berbagai perhitungan adat, mulai dari menentukan hari baik hingga mencocokkan pasangan menurut primbon Jawa.

Meski berasal dari budaya tradisional, informasi mengenai weton masih cukup populer dan sering dicari di internet hingga saat ini.

Lalu, bagaimana cara mengetahui weton berdasarkan tanggal lahir dan apakah cukup menggunakan tahun kelahiran saja?

Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir

Cara paling mudah mengetahui weton adalah dengan mencocokkan tanggal lahir pada kalender Jawa.

Saat ini, kalender Jawa dapat ditemukan dalam bentuk cetak maupun digital sehingga proses pencarian weton menjadi lebih praktis dibandingkan sebelumnya.

Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:

  1. Siapkan tanggal lahir lengkap, meliputi tanggal, bulan, dan tahun kelahiran.
  2. Buka kalender Jawa yang memuat informasi hari pasaran.
  3. Cari tanggal lahir yang ingin diketahui wetonnya.
  4. Perhatikan hari dan pasaran yang tercantum pada tanggal tersebut.
  5. Gabungan keduanya merupakan weton kelahiran.

Sebagai contoh, seseorang yang lahir pada hari Selasa dengan pasaran Legi memiliki weton Selasa Legi. Sementara orang yang lahir pada hari Jumat dengan pasaran Kliwon memiliki weton Jumat Kliwon.

Selain menggunakan kalender Jawa, saat ini tersedia berbagai situs dan aplikasi yang dapat membantu menghitung weton secara otomatis hanya dengan memasukkan tanggal lahir.

baca juga

Cara Mengetahui Watak Berdasarkan Weton

Dalam tradisi primbon Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk mengetahui hari kelahiran seseorang, tetapi juga dipercaya dapat memberikan gambaran mengenai karakter atau watak yang dimiliki.

Untuk mengetahui watak berdasarkan weton, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menghitung jumlah neptu. Neptu diperoleh dari penjumlahan nilai hari lahir (dino) dan nilai pasaran Jawa.

Berikut nilai masing-masing hari dalam kalender Jawa:

  • Minggu: 5
  • Senin: 4
  • Selasa: 3
  • Rabu: 7
  • Kamis: 8
  • Jumat: 6
  • Sabtu: 9

Sementara nilai pasaran Jawa adalah sebagai berikut:

  • Legi: 5
  • Pahing: 9
  • Pon: 7
  • Wage: 4
  • Kliwon: 8

Sebagai contoh, seseorang yang lahir pada Kamis Legi memiliki neptu sebesar 13. Nilai tersebut diperoleh dari penjumlahan Kamis yang bernilai 8 dan Legi yang bernilai 5.

Arti Watak Berdasarkan Jumlah Neptu Weton

Neptu 7: Pendita Kang Lelaku

Pemilik neptu 7 dipercaya memiliki jiwa petualang dan menyukai pengalaman baru. Mereka umumnya tidak betah berada dalam satu kondisi yang monoton dalam waktu lama.

Namun, dalam beberapa situasi, mereka juga dikenal kurang bersemangat ketika menghadapi pekerjaan yang tidak sesuai minatnya.

Neptu 8: Lakune Geni

Orang dengan neptu 8 sering digambarkan sebagai pribadi yang menyimpan perasaan sendiri. Mereka cenderung tidak mudah mengungkapkan apa yang dirasakan.

Emosi yang dipendam terlalu lama terkadang dapat muncul secara tiba-tiba ketika batas kesabaran telah terlewati.

Neptu 9: Lakune Angin

Neptu 9 sering dikaitkan dengan pribadi yang mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan. Di sisi lain, mereka juga disebut mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain sehingga terkadang kesulitan mempertahankan pendirian.

Neptu 10: Pendita Mbangun Tek

Pemilik neptu 10 dipercaya memiliki kemampuan memberikan arahan dan nasihat kepada orang lain. Mereka senang berbagi pengalaman serta pandangan hidup.

Namun, karakter ini terkadang membuat mereka kurang terbuka terhadap masukan yang ditujukan kepada dirinya sendiri.

Neptu 11: Lakune Setan

Dalam primbon Jawa, neptu 11 menggambarkan pribadi yang mudah berubah pikiran dan kurang konsisten dalam mengambil keputusan. Karena sifat tersebut, mereka dianjurkan untuk lebih berhati-hati sebelum menentukan pilihan penting.

Neptu 12: Lakune Kembang

Neptu 12 identik dengan sosok yang menyukai kedamaian dan menghindari konflik. Mereka dikenal mudah bergaul, menghargai orang lain, serta sering mengutamakan keharmonisan dalam hubungan sosial.

Neptu 13: Lakune Lintang

Pemilik neptu 13 dipercaya memiliki daya tarik alami yang membuatnya mudah dikenal atau disukai banyak orang. Karisma yang dimiliki sering kali menjadi nilai lebih dalam kehidupan sosial maupun pekerjaan.

Neptu 14: Lakune Mbulan

Neptu 14 melambangkan sosok yang mampu memberikan ketenangan dan inspirasi bagi lingkungan sekitarnya. Mereka kerap dijadikan tempat meminta saran karena dianggap bijaksana dan dapat dipercaya.

Neptu 15: Lakune Geni

Orang dengan neptu 15 sering digambarkan memiliki emosi yang kuat dan tegas dalam menyampaikan pendapat. Jika tidak mampu mengendalikan perasaan, karakter tersebut terkadang dapat memicu konflik dengan orang lain.

Neptu 16: Lakune Bumi

Neptu 16 identik dengan sifat mengayomi, sabar, dan bertanggung jawab. Karakter ini sering dianggap cocok memimpin karena mampu menjaga hubungan baik dengan banyak orang.

Neptu 17: Lakune Gunung

Pemilik neptu 17 dipercaya memiliki pembawaan tenang dan tidak mudah terpancing emosi. Mereka lebih suka bertindak setelah mempertimbangkan segala sesuatu secara matang.

Neptu 18: Lakune Paripurna

Dalam primbon Jawa, neptu 18 menggambarkan sosok yang memiliki ambisi dan keinginan kuat untuk mencapai tujuan. Karakter tersebut membuat mereka berusaha keras mewujudkan apa yang diinginkan, meskipun terkadang terlihat dominan dalam mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Arti Mimpi Kecebur Sungai atau Got? Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa

Apa Arti Mimpi Kecebur Sungai atau Got? Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:05 WIB

Ramai Dibahas gegara Ahmad Dhani, Apakah Jumat Kliwon Weton yang Bagus?

Ramai Dibahas gegara Ahmad Dhani, Apakah Jumat Kliwon Weton yang Bagus?

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2026 | 12:34 WIB

Apakah Pertanda Buruk? Simak Arti Mimpi Dikejar Anjing Lengkap  Menurut Primbon Jawa

Apakah Pertanda Buruk? Simak Arti Mimpi Dikejar Anjing Lengkap Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 19:55 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×