Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?

Ruth Meliana

Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:12 WIB
Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?
Personel polisi dan TNI memblokade massa aksi menuju Bundaran HI di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (12/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
baca 10 detik
  • Ribuan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di Bundaran HI, Jakarta, pada 12 Juni 2026 terkait kondisi ekonomi nasional.
  • Massa menuntut pemerintah menurunkan harga BBM dan kebutuhan pokok serta menghentikan kebijakan anggaran yang dinilai boros.
  • Aksi tersebut merupakan protes terhadap kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto yang dianggap membebani ekonomi masyarakat menengah bawah.

Suara.com - Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan berbagai kampus lain turun ke jalan di Jakarta pada Jumat, 12 Juni 2026. Mereka menggelar aksi demonstrasi besar-besaran bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut” di kawasan Bundaran Hotel Indonesia atau Bundaran HI.

Aksi ini menjadi salah satu unjuk rasa mahasiswa paling signifikan di awal masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, mencerminkan gelombang ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin membebani rakyat.

Aksi yang dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI ini melibatkan sekitar 1.000 hingga 3.000 peserta. Mahasiswa semula berencana berkumpul langsung di Bundaran HI, simbol pusat Jakarta yang ikonik.

Namun, aparat kepolisian melakukan penyekatan ketat, sehingga massa melakukan long march dan sempat terkonsentrasi di sekitar Dukuh Atas serta akhirnya berorasi di lokasi alternatif.

Latar Belakang dan Alasan Utama Demo

Mahasiswa melakukan long march saat aksi unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (12/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
Mahasiswa melakukan long march saat aksi unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (12/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]

 

Mahasiswa menilai pemerintahan saat ini membawa Indonesia ke arah “bangkrut” melalui serangkaian kebijakan ekonomi yang dianggap boros, tidak tepat sasaran, dan kurang berpihak pada rakyat kecil.

Beberapa pemicu utama aksi ini meliputi:

1. Kenaikan Harga BBM dan Kebutuhan Pokok

Lonjakan harga Pertamax nonsubsidi hingga 32 persen, atau mencapai Rp16.250 per liter menjadi salah satu pemicu utama.


Mahasiswa menuntut penurunan harga BBM dan sembako karena beban ini langsung dirasakan masyarakat menengah ke bawah, di tengah pelemahan nilai Rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS.

baca juga

2. Pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

Kritik tajam dialamatkan pada pemborosan anggaran negara. Mahasiswa menyoroti program-program megah yang dinilai tidak prioritas di tengah kondisi fiskal yang ketat.

3. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih

Dua program unggulan pemerintah ini menjadi sorotan. MBG dikritik pasca-kasus korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN), sementara Koperasi Desa Merah Putih dituding memangkas dana desa dan kurang transparan.

Mahasiswa menuntut penghentian kedua program ini untuk efisiensi anggaran.

4. Militerisme di Ranah Sipil

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Terkini

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:15 WIB

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

×