- Ajaran Islam menganjurkan posisi kloset tidak menghadap atau membelakangi kiblat untuk menjaga adab serta ketenangan batin penghuni.
- Prinsip feng shui menyarankan penempatan toilet jauh dari pusat rumah, dapur, dan pintu utama demi menjaga keseimbangan energi.
- Penataan posisi toilet yang tepat dalam hunian bertujuan meningkatkan kenyamanan, privasi, serta kebersihan bagi seluruh anggota keluarga.
Suara.com - Saat membangun atau merenovasi rumah, banyak orang fokus pada desain ruang tamu, kamar tidur, hingga dapur. Padahal, posisi WC atau toilet juga tak kalah penting untuk diperhatikan.
Dalam Islam, tata letak WC berkaitan dengan adab terhadap kiblat. Sementara dalam feng shui, posisi toilet dipercaya memengaruhi aliran energi (chi) di dalam rumah.
Meski memiliki dasar yang berbeda, keduanya sama-sama mengajarkan agar toilet ditempatkan secara bijak demi menciptakan kenyamanan bagi penghuni rumah.
Posisi WC yang Baik Menurut Islam
Dalam ajaran Islam, terdapat adab ketika buang hajat, termasuk mengenai arah tubuh terhadap kiblat.
Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila kalian mendatangi tempat buang hajat, maka janganlah menghadap kiblat dan jangan pula membelakanginya ketika buang air besar maupun kecil." (HR Muslim).
Hadis tersebut menjadi dasar utama pembahasan mengenai arah WC dalam Islam.
Namun, para ulama memiliki penjelasan yang lebih rinci. Mayoritas ulama membedakan antara tempat terbuka dan toilet permanen yang berada di dalam bangunan.
Imam An-Nawawi dalam kitab Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa larangan menghadap atau membelakangi kiblat berlaku secara tegas di tempat terbuka.
Adapun pada toilet yang berada di dalam bangunan dan memiliki dinding pembatas, terdapat perbedaan pendapat ulama. Sebagian membolehkan, sementara sebagian lain tetap menganjurkan untuk menghindarinya sebagai bentuk kehati-hatian.
Karena itu, apabila sedang membangun rumah dari awal, umat Islam dianjurkan mengatur posisi kloset agar tidak menghadap maupun membelakangi kiblat. Selain mengikuti adab, hal tersebut juga memberikan ketenangan batin bagi pemilik rumah.
Posisi WC Menurut Feng Shui
Dalam feng shui, toilet dianggap sebagai area pembuangan sehingga berkaitan dengan pelepasan energi. Penempatannya dipercaya dapat memengaruhi keseimbangan energi di dalam hunian.
Beberapa prinsip umum feng shui terkait posisi WC antara lain:
1. Hindari Toilet di Tengah Rumah
Bagian tengah rumah dianggap sebagai pusat energi atau "tai chi". Menempatkan toilet di area ini dipercaya dapat mengganggu keseimbangan energi penghuni rumah.
Praktisi feng shui menyarankan toilet ditempatkan di sisi belakang atau area yang tidak menjadi pusat aktivitas keluarga.
2. Jangan Berhadapan Langsung dengan Pintu Utama
Toilet yang terlihat jelas dari pintu masuk rumah dipercaya membuat energi positif yang masuk langsung "terbuang".
Selain alasan feng shui, prinsip ini juga dinilai lebih baik dari sisi privasi dan estetika rumah.
3. Hindari Dekat Dapur
Dapur melambangkan sumber makanan dan kesehatan keluarga. Karena itu, toilet sebaiknya tidak berbatasan langsung dengan area memasak apabila memungkinkan.
4. Tidak Menjadi Pemandangan Pertama Saat Pintu Kamar Mandi Dibuka
Idealnya, kloset tidak langsung terlihat ketika seseorang membuka pintu kamar mandi. Penataan seperti ini dinilai lebih nyaman secara visual sekaligus menjaga aliran energi tetap baik menurut feng shui.
Meski berasal dari latar belakang berbeda, ada beberapa kesamaan prinsip antara Islam dan feng shui terkait posisi WC, yaitu:
- Memperhatikan tata letak toilet agar tidak mengganggu kenyamanan penghuni rumah.
- Menghindari posisi yang dianggap kurang pantas atau mengurangi keselarasan ruang.
- Menjaga kebersihan toilet sebagai bagian penting dari kualitas hidup.
Dalam Islam, kebersihan bahkan menjadi bagian dari iman. Sementara dalam feng shui modern, kamar mandi yang bersih dan terawat dipercaya membantu menjaga kualitas energi dalam rumah.
Pada akhirnya, menentukan posisi WC bukan hanya mengikuti tren desain rumah. Dengan mempertimbangkan ajaran agama sekaligus aspek kenyamanan ruang, penghuni dapat menciptakan hunian yang lebih nyaman, bersih, dan menenangkan untuk seluruh anggota keluarga.