Berapa Lama Pemadaman Listrik PLN yang Normal?

Ruth Meliana

Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:10 WIB
Berapa Lama Pemadaman Listrik PLN yang Normal?
ilustrasi PLN (dok. PLN)
baca 10 detik
  • PLN membagi pemadaman menjadi kategori terencana untuk perawatan dan tidak terencana akibat gangguan teknis atau cuaca buruk.
  • Durasi pemulihan listrik bergantung pada skala kerusakan, mulai dari hitungan menit hingga maksimal delapan jam untuk gangguan besar.
  • Pelanggan berhak menerima kompensasi tagihan listrik jika durasi pemadaman melampaui standar mutu pelayanan yang telah ditetapkan pihak PLN.

Suara.com - Pemadaman listrik merupakan salah satu keluhan paling umum yang dialami masyarakat Indonesia sebagai pelanggan PT PLN (Persero). Pertanyaan “Berapa lama sebenarnya pemadaman listrik yang normal?” sering muncul, terutama ketika lampu tiba-tiba padam tanpa pemberitahuan atau pemadaman berlangsung berjam-jam.

Jawabannya tidak tunggal, karena tergantung jenis pemadaman, penyebabnya, serta lokasi kejadian.

Secara umum, pemadaman singkat seperti beberapa menit hingga 1-2 jam, dianggap normal untuk gangguan kecil. Sementara pemadaman terencana atau tak terencana yang lebih lama biasanya diupayakan tidak melebihi beberapa jam.

Jenis Pemadaman Listrik PLN

PLN membagi pemadaman menjadi dua kategori utama:

1. Pemadaman Terencana

Dilakukan untuk pemeliharaan, perbaikan, atau peningkatan jaringan listrik. Pemadaman ini biasanya diumumkan sebelumnya melalui media sosial, aplikasi PLN Mobile, atau pengumuman resmi.

Durasi normal untuk pemadaman terencana relatif singkat, yaitu beberapa jam (umumnya 2-6 jam). Tujuannya adalah mencegah gangguan yang lebih besar di kemudian hari.

2. Pemadaman Tak Terencana

Terjadi karena gangguan mendadak seperti cuaca ekstrem (hujan deras, petir, angin kencang), pohon tumbang, kerusakan teknis, overload, atau gangguan pada transmisi.

baca juga

Durasi pemulihan bervariasi: dari hitungan menit hingga beberapa jam, bahkan dalam kasus parah bisa mencapai 6-8 jam atau lebih.

Standar Keandalan PLN: SAIDI dan SAIFI

Untuk mengukur kualitas layanan, PLN menggunakan indikator SAIDI (System Average Interruption Duration Index) dan SAIFI (System Average Interruption Frequency Index).

  • SAIDI mengukur rata-rata lama gangguan per pelanggan per tahun (dalam jam).
  • SAIFI mengukur rata-rata frekuensi gangguan per pelanggan per tahun.

Menurut Standar PLN (SPLN 68-2:1986), target SAIDI adalah maksimal 21,09 jam/pelanggan/tahun dan SAIFI 3,2 kali/pelanggan/tahun. Standar internasional IEEE lebih ketat (SAIDI sekitar 2,3 jam/tahun).

Di Indonesia, capaian nasional terus membaik. Pada 2020, SAIDI mencapai 12,72 jam/pelanggan/tahun, lebih baik dari target 15 jam.

Artinya, secara rata-rata tahunan, pemadaman yang “normal” secara kumulatif tidak boleh terlalu sering dan lama. Namun, untuk satu kejadian, tidak ada batas mutlak yang disebut “normal” karena bergantung skala gangguan.

Faktor yang Mempengaruhi Durasi Pemadaman

  1. Gangguan kecil (misalnya sekring putus atau pohon menyentuh kabel): Biasanya diatasi dalam 15-60 menit.
  2. Gangguan sedang (kerusakan trafo atau saluran distribusi): Bisa 1-4 jam.
  3. Gangguan besar (blackout transmisi seperti kasus 2019 di Jawa atau 2026 di Sumatera): Pemulihan bisa 3-8 jam atau lebih, dilakukan secara bertahap.
  4. Faktor eksternal: Cuaca buruk, bencana alam, atau masalah pasokan bahan bakar pembangkit dapat memperpanjang durasi hingga berhari-hari di daerah terpencil.

Di wilayah perkotaan seperti Jakarta, pemulihan biasanya lebih cepat dibanding daerah pedesaan karena infrastruktur yang lebih baik dan cadangan daya yang lebih memadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi

Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:15 WIB

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:10 WIB

Terkini

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:29 WIB

×