- Petugas BPS mendatangi rumah warga untuk pendataan Sensus Ekonomi 2026.
- Sensus Ekonomi 2026 kini menyasar pelaku usaha digital dan influencer.
- Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026 meliputi data aset hingga pendapatan tahunan.
Suara.com - Netizen di media sosial ramai membahas mengenai Sensus Ekonomi 2026. Lantas, apa saja daftar pertanyaan Sensus Ekonomi 2026? Apa saja saja yang harus dipersiapkan?
Mengutip laman resmi Badan Pusat Statistik, program 'Mencatat Ekonomi Indonesia' terbagi menjadi dua tahap yaitu pengisian kuesioner SE2026 online 1 Mei hingga 31 Juli 2026 serta pendataann lapangan (Door to Door) 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
"Bagi semua usaha/perusahaan yang belum memperoleh WhatsApp (WA)/email untuk pengisian secara mandiri, maka pendataan akan dilakukan secara langsung oleh petugas SE2026. Pada periode ini juga dilakukan pendataan ke setiap keluarga untuk mendapatkan data usaha yang berada di rumah tangga dan sekaligus memutakhirkan data ekonomi keluarga," bunyi keterangan di laman resmi BPS.
Nantinya, terdapat petugas BPS yang mendatangi rumah warga untuk melakukan pendataan.
Pelaku usaha akan ditanya menggunakan metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI).
Petugas yang melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 dilengkapi dengan tanda pengenal, rompi, dan surat tugas dari Badan Pusat Statistik.

Sektor ekonomi kreatif, influencer, hingga afiliator kini masuk dalam radar pendataan BPS untuk menangkap realitas ekonomi modern.
Secara nasional, lebih dari 251 ribu petugas dikerahkan untuk melakukan pendataan lapangan.
Berbeda dengan satu dekade lalu, SE 2026 kini mencakup sektor pertanian, kehutanan, perikanan, hingga pelaku ekonomi digital yang sering kali tidak memiliki kantor fisik.
Pemerintah akan melakukan pemeriksaan langsung dari rumah ke rumah demi mendata seluruh pelaku usaha digital, termasuk bisnis yang tidak memiliki papan nama atau aktivitas fisik yang terlihat dari luar.
Langkah ini juga melibatkan kerja sama dengan asosiasi dan platform digital.
Mengutip kanal YouTube BPS, terdapat beberapa kategori utama yang akan dilakukan pendataan terkait Sensus Ekonomi 2026.
Deretan kategori mencakup Keterangan Usaha/Perusahaan, Kegiatan dan Produk Utama, Ketenagakerjaan, Struktur Finansial, dan Karakteristik Operasional.
Keterangan Usaha/Perusahaan meliputi data mengenai nama usaha, alamat, status badan hukum, dan tahun mulai beroperasi.
Detail pertanyaan setiap status badan hukum mempunyai perbedaan sehingga pelaku usaha diharapkan dapat mengikuti instruksi dari petugas BPS.
Akun @unegrakyatindo dan @satriaamp telah membagikan sebagian daftar pertanyaan petugas sensus yang mendatangi setiap rumah. Berikut sebagian pertanyaan pada Sensus Ekonomi 2026:
Nama Kepala Keluarga :
No HP atau WhatsApp :
Alamat :
Nomor KK :
Jumlah Penghuni Rumah :
Nama Anggota Keluarga, Hubungan dengan Kepala Keluarga dan Pekerjaan :
Nama | Pekerjaan | Gaji | Ijazah | Rekening | Status Tinggal
Jenis Usaha yang dimiliki
Tahun Mulai Usaha :
NIB :
Biaya Produksi/Pembelian :
Pembeli WNA :
Upah Pegawai per bulan :
Pendapatan per tahun :
DATA TOKO
Alamat/Lokasi :
Luas Tempat :
Biaya Produksi per tahun :
Biaya Non Operasional :
Jenis Barang dagangan utama/jumlah dan jenis ikan/jumlah dan jenis ternak :
Pendapatan per tahun :
ASET DAN KONDISI RUMAH TANGGA
Usaha lain yang dimiliki :
Biaya produksi usaha lain :
Nilai aset tanah dan bangunan :
Nilai aset selain tanah & bangunan :
Rumah lain yang dimiliki :
Harga sewa rumah per bulan :
Luas bangunan tempat tinggal :
Luas yang digunakan usaha :
Sumber air minum :
ID PLN :
Daya :
Biaya listrik/bulan :
Biaya wifi/paket data/bulan :
Biaya makan per hari :
Pengeluaran rutin/bulan :
Pengeluaran tahunan :
Jumlah tabung gas 3kg :
Jumlah tabung gas 5,5kg :
Kulkas :
AC :
Komputer/Laptop :
Jumlah Motor :
Harga Beli Motor :
Jumlah Mobil :
Harga Beli Mobil :
Kepemilikan Emas (gram) :
Riwayat Penyakit Keluarga :
Disabilitas Keluarga :