- Purging terjadi saat kulit beradaptasi, mempercepat regenerasi sel akibat bahan aktif skincare.
- Ditandai kemerahan, jerawat, dan kulit mengelupas, biasanya muncul beberapa minggu pemakaian.
- Berbeda dengan breakout, purging sembuh lebih cepat jika penggunaan tetap dilanjutkan.
Suara.com - Purging merupakan salah satu istilah yang sering muncul di kalangan pencinta skincare. Banyak orang panik ketika wajah mereka tiba-tiba dipenuhi jerawat setelah memakai produk baru.
Padahal, ini bisa jadi purging, bukan berarti produknya jelek. Purging adalah proses saat kulit melakukan penyesuaian dan mempercepat siklus pergantian sel akibat bahan aktif skincare.
Bahan seperti retinoid (retinol, tretinoin), AHA (glycolic acid), BHA (salicylic acid), dan benzoyl peroxide merangsang sel kulit mati untuk terangkat lebih cepat.
Akibatnya, komedo yang tersembunyi di dalam pori-pori naik ke permukaan secara bersamaan. Proses ini biasanya terjadi di minggu ke-2 hingga ke-6 pemakaian produk.
Ciri-ciri Purging
Mengutip situs Kementerian Kesehatan, berikut ini ciri-ciri purging yang sering dialami.
1. Kemerahan
Umumnya, kulit akan mengalami kemerahan karena memakai skincare mengandung retinoid, Vitamin A, Vitamin C, AHA BHA, salicylic acid, glycolic acid, dan bahan aktif lainnya.
Kemerahan ini menjadi efek yang lumrah terjadi karena tidak semua kulit langsung bisa melakukan penyesuaikan terhadap bahan aktif.
2. Jerawat
Selain kemerahan, jerawat juga menjadi ciri yang sering terjadi ketika kulit mengalami purging.
Namun, kamu tidak perlu panik karena jerawat tidak akan bertahan lama pada kulit yang mengalami purging.
3. Kulit Mengelupas
Saat pertama kali mencoba produk skincare berbahan aktif dan kulit mengalami pengelupasan, hal tersebut bisa menjadi salah satu tanda purging.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, purging adalah proses di mana kulit mengganti sel-sel kulit mati dan rusak dengan sel-sel kulit baru yang lebih sehat.