-
Masalah bunyi cetak-cetek pompa air pendorong memicu lonjakan tagihan listrik.
-
Mantan teknisi sarankan ganti otomatis pressure switch menjadi flow switch.
-
Pemasangan stop kran dan water mur memudahkan perawatan pompa air pendorong.
Suara.com - Pompa air pendorong atau booster yang berbunyi "cetak-cetek" secara terus-menerus biasanya membuat pemilik bingung.
Selain suaranya yang mengganggu telinga dan bikin susah tidur, pompa air yang bunyi cetak-cetek juga bisa membuat tagihan listrik membengkak dan merusak komponen pompa.
Mantan teknisi pompa air, Eddy Siswanto, membagikan trik jitu untuk mengatasi pompa air Anda agar kembali bekerja secara halus tanpa suara bising tersebut.
Menurut Eddy, masalah ini sering terjadi karena penggunaan pompa sumur dangkal yang dipaksakan menjadi pompa pendorong.
Meskipun harganya lebih murah, otomatis bawaan pompa tersebut sering kali tidak stabil jika hanya digunakan untuk mendorong air dari toren.
"Kelemahan dari si pompa air ini kalau dipakai untuk pendorong, seringkali ini akan bunyi cetak-cetok cetak-cetok," ujar Eddy Siswanto dalam videonya.
Ia menambahkan bahwa mengganti suku cadang otomatis yang lama dengan yang baru pun sering kali tidak membuahkan hasil.
"Sekalipun ini seringkali diganti (otomatisnya), kalau untuk pompa pendorong, itu penyakitnya masih sama, tetap bunyi cetak-cetok," tegasnya.
Solusi utama yang ditawarkan Eddy adalah mengganti otomatis standar yang bekerja berdasarkan tekanan udara (pressure switch) menjadi otomatis jenis Flow Switch.
Otomatis Flow Switch bekerja berdasarkan aliran air. Selama keran dibuka dan air mengalir, pompa akan tetap menyala secara stabil tanpa terputus-putus.
Saat keran ditutup, pompa akan mati dengan sempurna.
"Satu dari sekian banyak solusi, namanya otomatis Flow Switch," kata Eddy sambil menunjukkan komponen berbahan kuningan tersebut.
Tips Pemasangan Agar Lebih Awet dan Praktis
Selain mengganti otomatis, Eddy Siswanto juga memberikan tips tambahan agar instalasi pompa air di rumah lebih rapi dan mudah dirawat:
1. Pasang Stop Kran (Ball Valve)