- DompetX menyediakan layanan payment gateway untuk mempermudah sistem pembayaran bagi pelaku UMKM melalui satu dasbor terpusat.
- Platform ini menawarkan integrasi berbagai metode pembayaran digital yang dilengkapi sistem keamanan berlapis untuk menjamin transaksi aman.
- Layanan ini membantu efisiensi operasional bisnis dengan skema biaya transparan serta menjamin tingkat uptime mencapai 99,95 persen.
Suara.com - Transformasi digital kini bukan lagi pilihan bagi pelaku usaha, termasuk UMKM. Namun, di balik meningkatnya transaksi digital, masih banyak pemilik usaha yang menghadapi kendala dalam mengelola sistem pembayaran, mulai dari proses integrasi yang rumit hingga pencatatan transaksi yang memakan waktu.
Melihat kebutuhan tersebut, DompetX menghadirkan layanan payment gateway yang dirancang agar mudah digunakan oleh berbagai skala bisnis, terutama UMKM yang ingin mengembangkan usahanya tanpa terbebani persoalan teknis.
Melalui satu platform, pelaku usaha dapat menerima berbagai metode pembayaran seperti QRIS, Virtual Account, e-wallet, payment link, hingga invoice digital. Seluruh transaksi juga dapat dipantau secara real-time melalui satu dashboard sehingga proses pencatatan dan rekonsiliasi menjadi lebih sederhana.
Perwakilan manajemen DompetX mengatakan banyak pemilik UMKM dan startup masih menghabiskan waktu untuk mengurus administrasi pembayaran dibanding mengembangkan bisnis.
"Kami melihat sendiri para founder startup dan pemilik UMKM yang kehabisan waktu mengurus teknis pembayaran ketimbang fokus pada pengembangan produk. Melalui dashboard yang terpusat dan real-time, pengguna bisa memantau saldo, menganalisis riwayat transaksi, hingga melakukan settlement dengan lebih mudah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).
Selain kemudahan penggunaan, DompetX juga mengedepankan keandalan sistem. Platform ini mengklaim memiliki tingkat uptime hingga 99,95 persen sehingga dapat meminimalkan gangguan yang berpotensi menghambat aktivitas bisnis.
Bagi UMKM yang telah memiliki aplikasi atau toko online, tersedia pula fitur callback dan webhook untuk mempermudah integrasi sistem pembayaran secara otomatis.
Dari sisi biaya, DompetX menerapkan skema Merchant Discount Rate (MDR) yang transparan. Langkah ini diharapkan membantu pelaku usaha menjaga efisiensi biaya operasional tanpa mengurangi kualitas layanan pembayaran digital.
Keamanan transaksi juga menjadi perhatian utama. DompetX menerapkan perlindungan berlapis melalui enkripsi data, pengamanan API, serta pemantauan aktivitas transaksi secara berkelanjutan. Platform ini juga menegaskan tidak akan memberikan layanan kepada merchant yang terbukti melakukan aktivitas ilegal seperti judi online, phishing, pencucian uang, maupun penjualan barang bajakan.
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola, DompetX saat ini juga tengah menjalani proses pemenuhan perizinan sesuai regulasi Bank Indonesia.
Ke depan, perusahaan menargetkan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha sepanjang 2026 sekaligus mengembangkan fitur baru, termasuk layanan pembayaran lintas negara untuk mendukung ekspansi bisnis digital Indonesia.