- Masyarakat modern kini memandang rumah sebagai ruang pemulihan energi guna menyeimbangkan ritme kehidupan urban yang sangat cepat.
- CEO Simplus, Jack, menekankan bahwa kemewahan era modern adalah kemampuan mengendalikan waktu melalui peralatan rumah tangga yang praktis.
- Dalam rangka hari jadi kelima, Simplus meluncurkan kampanye Live Young with Simplus untuk merayakan gaya hidup estetis masyarakat.
Suara.com - Di tengah ritme kehidupan yang serba cepat, rumah kini memiliki makna yang lebih dalam bagi masyarakat modern. Bagi banyak generasi muda perkotaan, rumah bukan lagi sekadar tempat untuk beristirahat setelah seharian beraktivitas, melainkan sebuah recharge space atau ruang pemulihan untuk mengembalikan energi fisik dan mental.
Budaya hustle yang lekat dengan kehidupan urban membuat banyak orang mendambakan tempat yang mampu memberikan rasa tenang dan nyaman. Tak heran, berbagai rutinitas domestik yang dulu dianggap sebagai pekerjaan rumah tangga biasa kini berubah menjadi ritual personal yang menyenangkan.
Salah satu contohnya terlihat di area dapur. Menyiapkan secangkir kopi atau membuat sarapan sederhana sebelum memulai hari kini menjadi bagian dari morning ritual yang membantu membangun suasana hati yang positif.
Bahkan, memasak mulai dipandang sebagai bentuk cooking therapy, cara sederhana untuk mengalihkan pikiran dari kepenatan pekerjaan dan menikmati momen bersama diri sendiri.
Transformasi serupa juga terjadi di berbagai sudut rumah lainnya. Momen me-time, membaca buku di ruang keluarga, hingga mengadakan home gathering bersama teman dan keluarga semakin mengedepankan kenyamanan ruang, sirkulasi udara yang baik, dan suasana yang mendukung ketenangan.
Tak hanya itu, ritual self-care juga menjadi bagian penting dari gaya hidup modern. Kemudahan menjalani aktivitas sehari-hari di rumah kini dipandang sebagai investasi bagi mereka yang menghargai produktivitas sekaligus keseimbangan hidup.
CEO Simplus, Jack, melihat perubahan ini sebagai bentuk evolusi gaya hidup masyarakat masa kini.
“Selama lima tahun ini, Simplus telah menjadi saksi dari banyak momen berharga dalam keseharian. Kami percaya bahwa standar hidup yang berkualitas dan estetis harus dapat diakses oleh semua orang tanpa terkecuali. Melalui solusi yang tepat guna, praktis dan terjangkau, urusan domestik dapat berjalan dengan minim usaha bahkan terasa menyenangkan,” ujarnya.
Menurutnya, kemewahan baru di era modern bukan lagi soal kepemilikan barang semata, melainkan kemampuan untuk mengendalikan waktu dan menikmati hidup dengan lebih seimbang.
“Ketika masyarakat modern berhasil mendapatkan kembali kontrol penuh atas ruang dan waktu mereka, itulah kemewahan baru untuk menikmati hidup yang seimbang,” tambah Jack.
Pandangan tersebut sejalan dengan perjalanan Simplus yang tahun ini merayakan anniversary kelima sekaligus mencatat pencapaian melayani lebih dari 18 juta keluarga di berbagai wilayah.
Menandai momen tersebut, Simplus meluncurkan kampanye “Live Young with Simplus”, sebuah ajakan untuk menjalani hidup yang lebih praktis, estetis, dan penuh energi positif.
“Generasi muda saat ini tidak sekadar mencari fungsi, melainkan nilai estetik dan kemudahan yang selaras dengan ritme hidup mereka yang dinamis. Melalui momentum anniversary kelima ini, kami ingin merayakan esensi ‘Live Young, Live Beautiful’ bersama masyarakat Indonesia,” kata Jack.
Melalui berbagai aktivitas inspiratif sepanjang Juli 2026, kampanye tersebut mengajak masyarakat untuk kembali menghargai momen-momen sederhana di rumah.
Sebab pada akhirnya, rumah bukan hanya tempat untuk pulang, tetapi ruang terbaik untuk memulihkan diri, menemukan ketenangan, dan mengisi ulang energi sebelum kembali menjalani hari.