- Suara bising pada kipas angin yang mengganggu disebabkan oleh beberapa faktor.
- Debu menumpuk, komponen motor kering, dan baut longgar, bisa jadi biang keroknya.
- Memperbaiki kipas secara bisa dilakukan mandiri dengan membersihkan baling-baling, melumasi poros motor atau mengencangkan sekrup yang longgar.
Suara.com - Kipas angin merupakan penyelamat utama untuk mengusir gerah dan panas di dalam rumah secara hemat listrik.
Namun, suara dengung atau derit yang bising dari kipas angin sering kali mengganggu ketenangan, terutama saat kita sedang beristirahat di malam hari.
Banyak orang mengira kipas angin yang berisik menandakan motornya sudah rusak dan harus diganti baru.
Padahal, masalah ini umumnya dipicu oleh hal-hal sepele yang bisa diperbaiki sendiri di rumah tanpa perlu memanggil tukang servis.
Penyebab Kipas Angin Berisik

1. Penumpukan Debu Tebal pada Baling-Baling
Penyebab paling sering yang jarang disadari yakni penumpukan debu dan kotoran pada bilah kipas.
Debu yang menempel tebal akan menambah bobot baling-baling secara tidak merata, sehingga putaran kipas menjadi tidak seimbang dan menimbulkan getaran bising.
2. Poros Motor (As) Kering dan Kurang Pelumas
Saat kipas angin mengeluarkan suara berdecit tajam seperti besi bergesekan, itu tandanya komponen bushing atau bantalan pada poros motor (as) sudah kering.
Gesekan kering ini tidak hanya bising, tetapi juga memicu motor cepat panas dan rawan terbakar.
3. Baut dan Sekrup Pengencang Longgar
Getaran konstan dari putaran motor kipas lambat laun bisa membuat baut-baut pengikat di dalam casing atau pengencang baling-baling menjadi longgar.
Hal inilah yang memicu suara getaran plastik yang sangat mengganggu telinga.
4. Baling-Baling Retak atau Bengkok
Kipas angin yang pernah terjatuh atau terbentur berisiko mengalami keretakan mikro atau bengkok pada bilah baling-balingnya.