- Brand lokal ha-yo! menghadirkan pengalaman kuliner frozen yoghurt interaktif dengan konsep self-service bagi konsumen urban dan generasi muda.
- Pengunjung dapat mengkreasikan varian rasa kekinian termasuk tren Dubai Chocolate serta memilih berbagai topping sesuai kapasitas cup.
- Sistem harga fixed price diterapkan berdasarkan ukuran cup untuk memberikan kebebasan konsumen bereksperimen tanpa biaya tambahan tak terduga.
Suara.com - Frozen yoghurt kembali mencuri perhatian sebagai salah satu dessert favorit masyarakat urban. Bukan hanya menawarkan rasa yang segar, dessert berbahan dasar yoghurt ini kini hadir dengan pilihan rasa yang semakin kekinian, mulai dari varian klasik hingga cita rasa yang tengah viral seperti Dubai Chocolate.
Tren tersebut sejalan dengan perubahan gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda, yang kini mencari pengalaman kuliner lebih personal. Bagi mereka, menikmati dessert tak lagi sekadar soal rasa, tetapi juga tentang kebebasan berkreasi, tampilan yang menarik, hingga momen yang bisa dibagikan di media sosial.
Salah satu yang menghadirkan konsep tersebut adalah ha-yo!, frozen yoghurt lokal yang mengusung pengalaman "Create Your Own Cup". Melalui konsep self-service ini, pengunjung bebas menentukan sendiri isi gelas mereka, mulai dari memilih ukuran, menuangkan yoghurt, mengombinasikan rasa, hingga menambahkan topping favorit.
"Kami melihat bahwa konsumen, terutama generasi muda dan keluarga urban, semakin mencari pilihan dessert yang tidak hanya fresh dan menyenangkan, tetapi juga memberikan pengalaman berbeda. Karena itu, ha-yo! menghadirkan konsep Create Your Own Cup agar setiap pengunjung dapat membuat kreasi frozen yoghurt sesuai selera, mulai dari pilihan rasa hingga topping favorit tanpa khawatir harga karena menggunakan sistem fixed price," ujar Carla Ryadi, R&D Chef ha-yo! Frozen Yoghurt.
Yang menjadi daya tarik lainnya adalah pilihan rasa yang mengikuti tren. Selain varian original yang menjadi favorit, tersedia enam pilihan frozen yoghurt, termasuk Feast Tachio, varian musiman (seasonal) yang terinspirasi dari tren Dubai Chocolate. Perpaduan rasa pistachio yang creamy dengan karakter cokelat khas dessert Timur Tengah menghadirkan sensasi baru bagi pencinta makanan manis.
Pengunjung juga bebas mengombinasikan lebih dari satu rasa dalam satu cup sehingga bisa menciptakan perpaduan sesuai selera.
Setelah menentukan rasa, keseruan berlanjut dengan memilih topping. Total tersedia 36 pilihan topping yang dapat dipadukan tanpa biaya tambahan selama masih sesuai kapasitas cup yang dipilih.
Beberapa topping yang paling banyak diburu antara lain kunafa pistachio yang menghadirkan sensasi renyah khas dessert Timur Tengah, mochi yang kenyal, saus Biscoff, aneka saus manis, biskuit, sereal, hingga beragam buah-buahan.
Seluruh pengalaman tersebut dimulai dari memilih ukuran cup. Tersedia tiga pilihan, yaitu Small mulai Rp40.000, Medium mulai Rp60.000, dan Large mulai Rp75.000. Menariknya, harga ditentukan berdasarkan ukuran cup, bukan berat isi, sehingga pengunjung bisa lebih leluasa bereksperimen dengan rasa maupun topping tanpa perlu khawatir biaya bertambah.
Di balik tampilannya yang menggoda, frozen yoghurt juga menjadi pilihan dessert yang relatif lebih ringan. Berbahan dasar susu fermentasi, yoghurt mengandung protein, kalsium, serta kultur aktif atau probiotik yang berperan membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di saluran pencernaan.
Popularitas frozen yoghurt juga sejalan dengan tren kuliner yang berkembang di kalangan Gen Z. Berdasarkan survei Populix yang dikutip Katadata Databoks, sebanyak 69 persen responden Gen Z di Indonesia menyebut makanan sebagai pos pengeluaran terbesar mereka. Sementara laporan Millennials & Gen Z Report: Exploring the Hip F&B Phenomenon menunjukkan bahwa generasi muda kini memilih tempat makan bukan hanya karena cita rasa, tetapi juga pengalaman, suasana, serta keunikan menu yang ditawarkan.
Dengan memadukan pilihan rasa yang mengikuti tren, puluhan topping yang bisa dikreasikan sendiri, dan konsep self-service yang interaktif, frozen yoghurt kini berkembang menjadi lebih dari sekadar hidangan penutup. Ia menjadi bagian dari pengalaman kuliner yang menyenangkan untuk dinikmati bersama teman maupun keluarga.