Beli Sepatu Lari Apakah Harus Up Size? Ketahui Cara Menentukan Ukuran yang Tepat

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:49 WIB
Beli Sepatu Lari Apakah Harus Up Size? Ketahui Cara Menentukan Ukuran yang Tepat
Ilustrasi sepatu lari. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Pelari disarankan memilih ukuran sepatu 0,5 hingga 1 nomor lebih besar guna mencegah cedera kaki saat berolahraga.
  • Pembengkakan kaki, pelebaran jari, serta penggunaan kaus kaki tebal menjadi alasan utama perlunya ruang ekstra dalam sepatu.
  • Penerapan aturan satu jempol dapat memastikan jarak aman antara ujung jari dan bagian depan sepatu saat digunakan.

Suara.com - Menentukan ukuran sepatu lari yang tepat sering kali membingungkan bagi para pelari pemula.

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah apakah kita harus memilih ukuran yang lebih besar (up size) dari ukuran sepatu harian.

Jawabannya singkatnya: Ya, sangat disarankan. Mengapa demikian? Menggunakan ukuran yang pas-pasan saat berlari justru bisa mengundang cedera.

Berikut adalah 6 alasan mengapa kamu harus up size saat membeli sepatu lari.

1. Kaki Mengalami Pembengkakan (Swelling)

Saat berlari, aliran darah ke kaki meningkat dan suhu tubuh naik. Hal ini menyebabkan kaki mengalami pembengkakan alami.

Jika kamu menggunakan sepatu dengan ukuran yang "pas," saat kaki memuai di kilometer ke-5 atau ke-10, sepatu akan terasa sangat sempit dan menyiksa.

2. Menghindari "Runner’s Toe" (Kuku Hitam)

Pernah melihat kuku pelari yang menghitam atau bahkan copot? Itu biasanya terjadi karena ujung jari kaki terus-menerus menabrak bagian depan sepatu (toe box).

baca juga

Dengan menambah ukuran sekitar 0,5 hingga 1 nomor, kamu memberikan ruang aman agar jari kaki tidak "tersiksa" selama benturan saat berlari.

3. Jari Kaki Perlu Ruang untuk Melebar (Toe Splay)

Saat kaki menapak ke tanah, berat badan membuat telapak kaki dan jari-jari kaki melebar secara alami untuk menjaga keseimbangan.

Ruang ekstra di bagian depan sepatu memungkinkan jari-jari kaki bergerak bebas, yang membantu stabilitas dan mencegah kram.

4. Mengakomodasi Ketebalan Kaus Kaki Lari

Kaus kaki khusus lari biasanya memiliki bantalan (padding) yang lebih tebal di bagian tumit dan jari dibandingkan kaus kaki biasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Memilih Sepatu Lari yang Tepat Menurut Atlet Agus Prayogo, Jangan Asal Mahal

5 Cara Memilih Sepatu Lari yang Tepat Menurut Atlet Agus Prayogo, Jangan Asal Mahal

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:33 WIB

Apa Saja Fitur Penting yang Harus Ada di Sepatu Lari? Ini 7 yang Perlu Diperhatikan

Apa Saja Fitur Penting yang Harus Ada di Sepatu Lari? Ini 7 yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:41 WIB

4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original

4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:44 WIB

Terkini

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

×