-
Perbedaan loose powder dan setting powder terletak pada tekstur dan fungsinya.
-
Loose powder efektif menyerap minyak wajah pada area T-zone.
-
Setting powder berfungsi mengunci foundation agar riasan tidak mudah geser.
Suara.com - Bagi para pemula di dunia makeup, melihat banyaknya jenis bedak seringkali membuat bingung.
Dua produk bedak yang paling sering memicu perdebatan adalah loose powder dan setting powder.
Banyak yang mengira keduanya adalah produk yang sama, padahal secara fungsi dan karakteristik, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.
Berikut ini, beberapa perbedaan loose powder dan setting powder.
1. Bentuk dan Tekstur
Perbedaan paling mendasar terletak pada wujudnya. Loose powder atau bedak tabur memiliki tekstur berupa bubuk halus yang sangat ringan, mirip dengan tepung.

Karena partikelnya yang kecil, bedak ini sangat mudah menyatu dengan kulit tanpa memberikan kesan berat.
Sedangkan setting powder merujuk pada fungsinya untuk mengunci riasan.
Di pasaran, setting powder tidak hanya tersedia dalam bentuk tabur (loose), tapi juga ada yang berbentuk padat (pressed powder).
Teksturnya cenderung lebih padat dan berbobot dibandingkan bedak tabur biasa agar lebih mudah dikontrol saat diaplikasikan.
2. Beda Fungsi
Jika Anda memiliki masalah wajah mengilap di tengah hari, loose powder adalah sahabat Anda.
Fungsi utamanya adalah menyerap kelebihan minyak dan menjaga wajah tetap matte.
Di sisi lain, setting powder dirancang khusus untuk mengunci foundation dan concealer.
Tujuannya agar makeup tidak geser, tidak menempel di masker, atau luntur saat terkena keringat.
3. Teknik Penggunaan
Guna penggunaan sehari-hari atau sekadar touch up agar wajah segar kembali, loose powder jauh lebih fleksibel. Anda cukup menyapukannya ke area T-zone (dahi, hidung, dagu).
Namun, untuk hasil yang lebih profesional, setting powder sering digunakan dalam teknik baking.