1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:20 WIB
1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran
Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Militer Amerika Serikat membom kota pelabuhan Bandar Abbas selama enam malam berturut-turut.
  • Blokade maritim di Selat Hormuz menyebabkan arus lalu lintas kapal tanker internasional merosot tajam.
  • Pertahanan udara Kuwait berhasil menghancurkan 32 pesawat tanpa awak kiriman Iran sejak subuh.

Suara.com - Pasukan militer Amerika Serikat kembali melancarkan gelombang serangan udara mematikan ke wilayah Iran demi melumpuhkan kekuatan tempur negara tersebut.

Operasi udara masif yang berlangsung pada Kamis malam ini menandai genapnya enam hari berturut-turut bombardir tanpa henti dari Pentagon.

Tiga ledakan keras mengguncang kawasan barat Bandar Abbas, sebuah kota maritim paling strategis yang mengontrol jalur pelayaran Selat Hormuz.

Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. [Istimewa]
Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. [Istimewa]

Pusat Komando AS (CENTCOM) menyatakan bahwa bombardir jet tempur dimulai tepat pada pukul 21.30 waktu setempat.

Pihak Pentagon menegaskan agresi ini bertujuan untuk semakin menurunkan kemampuan militer Iran.

Hujan bom yang awalnya terkonsentrasi di pesisir selatan kini mulai merangsek dan menyasar titik-titik vital di pedalaman Iran.

Imbas pertempuran ini memicu aksi balasan dari Teheran yang nekat meluncurkan armada pesawat tanpa awak ke sejumlah negara tetangga.

Dikutip dari CNN Internasional, Kementerian Pertahanan Kuwait melaporkan bahwa sistem perisai udara mereka berhasil merontokkan 32 drone agresor sejak subuh.

Runtuhan material drone tersebut merusak area pemukiman warga, meskipun otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa yang jatuh.

baca juga

Blokade total angkatan laut Amerika Serikat kini sepenuhnya mengunci pergerakan kapal di pelabuhan-pelabuhan utama Iran.

Arus lalu lintas tanker di Selat Hormuz merosot tajam ke level terendah dalam waktu 24 jam terakhir.

Gedung Putih langsung menepis kekhawatiran publik internasional mengenai potensi lonjakan harga bahan bakar global akibat konflik maritim ini.

Juru Bicara Kepresidenan AS, Karoline Leavitt, menganggap gejolak ekonomi global saat ini hanyalah gangguan sementara di pasar minyak.

Kementerian Luar Negeri Iran melayangkan protes keras dan menuduh Washington telah melakukan kejahatan perang karena menghancurkan fasilitas publik.

Namun di sisi lain, Teheran tetap membenarkan tindakan mereka yang menyerang kapal dagang komersial dan negara Arab sebagai upaya membela diri.

Presiden AS Donald Trump merespons dengan memperbarui ancaman untuk meratakan jembatan serta pembangkit listrik utama di Iran.

Sebagai penutup, pemerintah Iran memperingatkan bahwa intervensi bersenjata Amerika Serikat di Selat Hormuz adalah garis merah yang tidak bisa dilanggar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:30 WIB

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:21 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×