- Teknologi finansial Mobee memperkenalkan tokenized stocks berbasis blockchain untuk memudahkan akses investasi saham global bagi investor Indonesia.
- Instrumen digital ini memungkinkan pembelian aset secara fraksional sehingga mengatasi hambatan modal awal dan proses transaksi lintas negara.
- Investor tetap harus memahami berbagai risiko terkait pergerakan harga, likuiditas, teknologi, serta perbedaan hak kepemilikan dari saham konvensional.
Suara.com - Memiliki eksposur terhadap saham perusahaan global seperti Apple, Tesla, NVIDIA, atau Microsoft kini menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin memperluas portofolio investasi.
Namun, bagi sebagian investor Indonesia, masuk ke pasar global masih terasa memiliki sejumlah tantangan, mulai dari proses membuka rekening broker luar negeri hingga kebutuhan modal awal.
Perkembangan teknologi finansial kemudian menghadirkan alternatif baru melalui konsep tokenized stocks. Instrumen ini memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga saham atau indeks global dalam bentuk aset digital berbasis blockchain.
Sederhananya, tokenized stocks merupakan aset digital yang nilainya mengikuti pergerakan aset acuan seperti saham perusahaan global atau indeks tertentu. Dengan konsep ini, investor tidak harus membeli satu lembar saham secara penuh, tetapi dapat membeli dalam jumlah pecahan sesuai kemampuan modal.
Head of Business Development Mobee, Hery Hermawan, mengatakan meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap pasar global mendorong kebutuhan akan akses investasi yang lebih sederhana dan fleksibel.
"Minat investor Indonesia terhadap pasar global terus berkembang, tetapi akses ke instrumen internasional masih menghadapi sejumlah hambatan, mulai dari kebutuhan modal awal hingga proses transaksi lintas negara. Melalui tokenized stocks, kami ingin menghadirkan alternatif investasi global yang lebih sederhana dan fleksibel," ujarnya.
Apa Itu Tokenized Stocks?
Berbeda dengan saham konvensional yang tercatat langsung atas nama investor melalui rekening sekuritas, tokenized stocks menggunakan teknologi blockchain untuk merepresentasikan nilai ekonomi dari suatu aset.
Melalui mekanisme tokenisasi, investor dapat memperoleh eksposur terhadap berbagai saham dan indeks global tanpa harus melalui proses investasi saham luar negeri secara konvensional.
Selain saham individu, tokenized stocks juga dapat berbentuk indeks atau ETF yang berisi kumpulan saham. Hal ini memungkinkan investor melakukan diversifikasi tanpa harus membeli banyak aset secara terpisah.
Cocok untuk Investor yang Ingin Diversifikasi Global
Salah satu daya tarik tokenized stocks adalah fleksibilitasnya. Investor dapat membeli aset secara fraksional sehingga tidak harus menyediakan dana besar untuk membeli saham perusahaan global yang memiliki harga tinggi.
Misalnya, investor yang ingin mengikuti pergerakan saham perusahaan teknologi dunia tidak perlu membeli satu lembar saham penuh, tetapi dapat menyesuaikan jumlah investasi dengan kemampuan finansialnya.
Selain itu, akses terhadap aset global dalam satu platform digital juga memberikan pilihan lebih luas bagi investor yang ingin membangun portofolio lintas sektor, mulai dari teknologi, semikonduktor, keuangan, hingga konsumsi.
Tetap Perlu Pahami Risiko
Meski menawarkan kemudahan, tokenized stocks tetap memiliki risiko investasi yang perlu dipahami. Nilai aset digital ini tetap mengikuti pergerakan harga saham atau indeks yang menjadi acuannya, sehingga dapat mengalami kenaikan maupun penurunan.
Investor juga perlu memahami bahwa tokenized stocks memiliki karakteristik berbeda dengan kepemilikan saham secara langsung. Produk ini tidak selalu memberikan hak yang sama seperti saham konvensional, misalnya hak suara dalam rapat pemegang saham.
Risiko lain yang perlu diperhatikan mencakup faktor likuiditas, teknologi blockchain, pihak penerbit aset, serta perkembangan regulasi.

Chief Marketing Officer Mobee, Geoffrey Tjahyadikarta, mengatakan tokenisasi aset menjadi salah satu perkembangan yang mempertemukan dunia investasi tradisional dengan teknologi digital.
"Tokenisasi menjadi salah satu perkembangan penting dalam industri keuangan karena dapat menghubungkan aset tradisional dengan infrastruktur digital. Melalui tokenized stocks, masyarakat dapat memiliki pilihan baru untuk mengakses peluang investasi global," katanya.
Bagian dari Tren Investasi Digital Global
Tokenized stocks merupakan bagian dari perkembangan Real World Assets (RWA), yaitu upaya menghadirkan aset dunia nyata seperti saham, obligasi, atau komoditas dalam bentuk digital berbasis blockchain.
Tren ini menunjukkan semakin dekatnya hubungan antara pasar keuangan tradisional dan teknologi digital. Melalui tokenisasi, proses akses dan transaksi aset berpotensi menjadi lebih fleksibel bagi masyarakat.
Bagi investor pemula, memahami konsep tokenized stocks bisa menjadi langkah awal untuk mengenal lebih jauh berbagai pilihan investasi global. Namun, seperti instrumen investasi lainnya, keputusan berinvestasi tetap perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan, pemahaman produk, serta profil risiko masing-masing.