- Bentuk kaki memengaruhi kenyamanan saat memakai sepatu lari.
- Kenali tipe lengkungan, lebar kaki, dan bentuk jari sebelum membeli.
- Simak cara sederhana mengetahui bentuk kaki agar tidak salah pilih sepatu.
Suara.com - Bentuk kaki berperan penting dalam kenyamanan dan stabilitas saat berlari. Itulah sebabnya, dalam memilih sepatu lari tidak hanya perlu memperhatikan desain dan ukuran sepatu.
Mengenali bentuk kaki sebelum membeli sepatu lari bisa membantu menemukan model yang paling sesuai. Ini membuat sepatu terasa lebih nyaman dipakai lari.
Menyadur dari American Podiatric Medical Association (APMA) dan Mayo Clinic, bentuk lengkungan telapak kaki, lebar kaki, serta bentuk jari merupakan beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan saat memilih sepatu lari.
Berikut cara mengetahui bentuk kaki sebelum membeli sepatu lari.

1. Lakukan tes jejak kaki (wet test)
Salah satu cara paling mudah mengetahui bentuk kaki adalah melakukan wet test atau tes jejak kaki.
Caranya cukup sederhana. Basahi telapak kaki dengan air, lalu injakkan pada selembar kertas tebal, kardus, atau permukaan yang bisa meninggalkan bekas.
Dari hasil jejak tersebut, bentuk lengkungan telapak kaki dapat terlihat sehingga memudahkan menentukan tipe kaki.
2. Kenali jenis lengkungan telapak kaki
Hasil wet test umumnya akan menunjukkan salah satu dari tiga tipe lengkungan kaki berikut.
Lengkungan normal (Neutral Arch)
Jika bagian tengah jejak kaki terlihat sekitar setengahnya, kemungkinan memiliki lengkungan normal.
Tipe kaki ini umumnya mampu mendistribusikan beban tubuh dengan baik sehingga cocok menggunakan berbagai jenis sepatu lari, terutama tipe netral.
Kaki datar (Flat Feet atau Low Arch)
Apabila jejak kaki hampir penuh tanpa lekukan yang jelas di bagian tengah, kemungkinan memiliki kaki datar.
Kondisi ini biasanya membuat telapak kaki lebih mudah bergulir ke arah dalam (overpronation). Sepatu lari dengan fitur stabilitas sering dipilih untuk membantu menopang kaki.
Lengkungan tinggi (High Arch)
Jika hanya terlihat bagian tumit dan telapak depan dengan sedikit jejak di bagian tengah, berarti memiliki lengkungan tinggi.
Lengkungan tinggi membuat kaki menyerap benturan lebih sedikit sehingga sepatu dengan bantalan (cushioning) yang empuk umumnya terasa lebih nyaman.
3. Perhatikan lebar kaki
Selain lengkungan, lebar kaki juga perlu diperiksa.
Jika kaki terasa sempit saat memakai sepatu ukuran yang sesuai, kemungkinan membutuhkan sepatu versi wide atau memiliki toe box yang lebih lega.
Sebaliknya, kaki yang lebih ramping biasanya lebih nyaman menggunakan sepatu dengan bentuk yang pas agar kaki tidak mudah bergeser saat berlari.
4. Amati bentuk jari kaki
Bentuk jari kaki turut memengaruhi kenyamanan saat memakai sepatu.
Sebagian orang memiliki ibu jari paling panjang (tipe Egyptian), sementara yang lain memiliki jari kedua lebih panjang (Greek) atau panjang jari yang hampir sama (Roman).
Apa pun bentuknya, pilih sepatu dengan ruang jari (toe box) yang cukup agar jari dapat bergerak bebas dan tidak saling berhimpitan saat berlari.
5. Ukur kaki pada sore atau malam hari
Ukuran kaki bisa sedikit membesar setelah digunakan beraktivitas seharian.
Waktu terbaik untuk mengukur atau mencoba sepatu adalah sore atau malam hari. Cara ini membantu mendapatkan ukuran yang lebih akurat dibanding mengukurnya pada pagi hari.
6. Periksa pola aus pada sepatu lama
Sepatu lari yang sudah sering dipakai juga bisa memberikan petunjuk mengenai bentuk dan cara kerja kaki.
Jika bagian dalam sol lebih cepat aus, kaki kemungkinan cenderung bergulir ke dalam. Sebaliknya, bila bagian luar lebih cepat aus, kaki mungkin lebih banyak bertumpu di sisi luar saat berlari.
Informasi ini dapat menjadi pertimbangan saat memilih sepatu berikutnya.
7. Lakukan gait analysis bila diperlukan
Jika sering mengalami nyeri kaki, lutut, atau cedera saat berlari, tidak ada salahnya melakukan gait analysis di toko sepatu lari atau klinik olahraga.
Pemeriksaan ini menganalisis cara kaki bergerak saat berjalan maupun berlari sehingga pemilihan sepatu dapat disesuaikan dengan pola langkah, bukan hanya bentuk telapak kaki.