Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Vania Rossa

Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
Ilustrasi belanja online (Gemini AI)
baca 10 detik
  • SiCepat meluncurkan layanan B2B SiCepat Logistik di Puninar, Jakarta, pada Senin, 28 Juli 2026.
  • Layanan baru ini mengintegrasikan distribusi produk dari produsen hingga pelanggan menggunakan satu sistem terpusat.
  • Perusahaan menyediakan beragam solusi transportasi, pergudangan, dan pengiriman antar-pulau untuk mendukung kebutuhan bisnis.

Suara.com - Belanja melalui e-commerce, live shopping, media sosial, hingga website brand kini menjadi bagian dari keseharian banyak orang. Hanya dengan beberapa kali klik, konsumen dapat memilih produk, melakukan pembayaran, lalu menunggu pesanan tiba di rumah.

Kemudahan tersebut membuat proses belanja terasa sederhana. Namun, di balik sebuah paket yang sampai ke tangan pelanggan, terdapat perjalanan panjang yang melibatkan produsen, gudang, distributor, hingga layanan pengiriman.

Sebelum sebuah produk tiba di rumah, barang perlu dipindahkan dari lokasi produksi, disimpan dan dikelola di gudang, didistribusikan ke berbagai wilayah, lalu dikirim melalui jaringan pengantaran hingga mencapai pelanggan akhir.

Agar seluruh proses berjalan lancar, bisnis membutuhkan sistem logistik yang mampu menghubungkan berbagai tahapan distribusi.

Kebutuhan inilah yang mendorong SiCepat meluncurkan SiCepat Logistik, layanan logistik business-to-business (B2B) yang didukung jaringan operasional SiCepat Ekspres.

Peluncuran SiCepat Logistik diumumkan dalam konferensi pers di Puninar, Jakarta, Senin (28/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, SiCepat turut menampilkan salah satu armada SiCepat Logistik sebagai gambaran kapabilitas operasional layanan baru tersebut.

SiCepat meluncurkan layanan B2B SiCepat Logistik di Puninar, Jakarta. (Dok. Ist)
SiCepat meluncurkan layanan B2B SiCepat Logistik di Puninar, Jakarta. (Dok. Ist)

Ketika Perjalanan Produk Tak Hanya Dimulai dari Pengiriman Paket

Bagi konsumen, proses pengiriman mungkin dimulai ketika muncul notifikasi bahwa pesanan telah dikirim. Padahal, perjalanan sebuah produk telah berlangsung jauh sebelum paket masuk ke proses pengantaran terakhir.

Produk dapat berasal dari pabrik atau produsen, kemudian dikirim ke gudang untuk disimpan dan dikelola. Setelah itu, barang didistribusikan ke berbagai lokasi, seperti pusat distribusi, toko, atau gudang lain sebelum akhirnya masuk ke jaringan pengiriman menuju pelanggan.

baca juga

Proses tersebut semakin kompleks ketika sebuah perusahaan menggunakan banyak mitra logistik dengan sistem dan standar layanan yang berbeda.

SiCepat Logistik dirancang untuk mengintegrasikan berbagai kebutuhan tersebut dalam satu sistem. Konsep yang diusung adalah One Partner, One System, One Accountability, atau satu mitra, satu sistem, dan satu bentuk akuntabilitas.

CEO SiCepat Ekspres Barry Lim mengatakan, kehadiran layanan ini bukan hanya menawarkan beragam pilihan logistik, tetapi juga menghubungkan layanan tersebut melalui sistem yang terintegrasi.

“Yang membedakan SiCepat Logistik bukan sekadar ragam layanan yang kami tawarkan, tapi bagaimana seluruh layanan itu berjalan dalam satu sistem yang sama. Customer kami tidak perlu lagi mengelola banyak vendor dengan standar dan visibilitas yang berbeda-beda—cukup satu mitra, satu sistem, satu akuntabilitas, dari gudang hingga ke tangan pelanggan akhir,” ujar Barry.

Menghubungkan Perjalanan Produk dari Gudang hingga Pelanggan

Dalam ekosistem SiCepat Group, SiCepat Logistik berperan dalam proses first mile hingga middle mile.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Siapkan Skema Top Up Anggaran Buat Pemda yang Kesulitan Bayar Gaji Pegawai

Mendagri Siapkan Skema Top Up Anggaran Buat Pemda yang Kesulitan Bayar Gaji Pegawai

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:23 WIB

Belanja Pegawai Sulit, Mendagri Desak Purbaya Segera Cairkan Anggaran DBH ke Pemda

Belanja Pegawai Sulit, Mendagri Desak Purbaya Segera Cairkan Anggaran DBH ke Pemda

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04 WIB

Bisnis Logistik Dikuasai Asing, Prabowo Ingin BUMN Ambil Alih

Bisnis Logistik Dikuasai Asing, Prabowo Ingin BUMN Ambil Alih

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 18:45 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×