- Memasuki Agustus 2026, banyak umat Islam mencari jadwal puasa sunah untuk mempersiapkan ibadah sepanjang bulan.
- Puasa sunah seperti Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan puasa pada hari-hari tertentu memiliki waktu pelaksanaan yang berbeda sehingga perlu diketahui dengan tepat.
- Berikut jadwal lengkap puasa sunah Agustus 2026 beserta bacaan niatnya berdasarkan kalender Islam 1448 Hijriah.
Suara.com - Memasuki akhir Juli, banyak umat Islam mulai mencari informasi mengenai jadwal puasa sunah Agustus 2026 yang dapat diamalkan sepanjang bulan.
Mengetahui tanggal pelaksanaannya sejak awal dapat membantu dalam menyusun ibadah dan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Dalam Islam, terdapat beberapa puasa sunah yang dianjurkan karena memiliki keutamaan tersendiri, seperti puasa Senin Kamis, Ayyamul Bidh, maupun puasa-puasa sunah lainnya yang bertepatan dengan hari tertentu.
Setiap jenis puasa memiliki waktu pelaksanaan yang berbeda sehingga penting untuk mengetahui jadwalnya secara tepat.
Selain tanggal pelaksanaan, banyak orang juga mencari bacaan niat puasa sunah agar ibadah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan.
Lantas, kapan saja jadwal puasa sunah pada Agustus 2026? Berikut daftar jadwal beserta bacaan niatnya, melansir dari laman Rumah Zakat, Majelis Ulama Indonesia, dan kalender Islam 1448 Hijriah.
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026
Bulan Agustus 2026 menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah melalui berbagai puasa sunah yang dianjurkan.
Selain puasa Senin dan Kamis, terdapat pula puasa Ayyamul Bidh yang memiliki keutamaan tersendiri dan dapat diamalkan setiap pertengahan bulan Hijriah.
Puasa sunah tidak bersifat wajib, tetapi memiliki banyak keutamaan, seperti menjadi pelengkap kekurangan ibadah wajib dan menjadi salah satu amalan yang dicintai Allah SWT.
Karena itu, banyak umat Islam yang berusaha mengamalkannya secara rutin sesuai kemampuan masing-masing.
Sepanjang Agustus 2026, terdapat beberapa jadwal puasa sunah yang dapat dikerjakan, mulai dari puasa Senin-Kamis hingga puasa Ayyamul Bidh. Berikut jadwal puasa sunah Agustus 2026 yang dapat dijadikan panduan.
Jadwal Puasa Sunah Senin-Kamis di Bulan Agustus 2026
- Senin, 3 Agustus 2026 — Puasa Senin
- Kamis, 6 Agustus 2026 — Puasa Kamis
- Senin, 10 Agustus 2026 — Puasa Senin
- Kamis, 13 Agustus 2026 — Puasa Kamis
- Senin, 17 Agustus 2026 — Puasa Senin
- Kamis, 20 Agustus 2026 — Puasa Kamis
- Senin, 24 Agustus 2026 — Puasa Senin
- Kamis, 27 Agustus 2026 — Puasa Kamis
- Senin, 31 Agustus 2026 — Puasa Senin
Jadwal Puasa Ayyumul Bidh di Bulan Agustus 2026
- Rabu, 26 Agustus 2026 — Puasa Ayyamul Bidh (13 Rabiul Awal 1448 H)
- Kamis, 27 Agustus 2026 — Puasa Ayyamul Bidh (14 Rabiul Awal 1448 H)
- Jumat, 28 Agustus 2026 — Puasa Ayyamul Bidh (15 Rabiul Awal 1448 H)
Bacaan Niat Puasa Senin Kamis dan Ayyamul Bidh
Sebelum menjalankan puasa sunah, umat Islam dianjurkan untuk melafalkan niat sebagai bentuk kesungguhan hati dalam beribadah kepada Allah SWT.
Niat puasa sunah dapat dilakukan pada malam hari hingga sebelum terbit fajar, sementara menurut sebagian ulama, puasa sunah juga tetap sah apabila niat dilakukan pada pagi hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Agar lebih mudah diamalkan, berikut bacaan niat puasa Senin, Kamis, dan Ayyamul Bidh lengkap dalam tulisan Arab, latin, serta artinya.
Niat Puasa Senin
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْاِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
"Aku berniat puasa sunah hari Senin karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa Kamis
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيْسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma yaumal khamiisi sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
"Aku berniat puasa sunah hari Kamis karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ayyaamil biidhi sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya:
"Aku berniat puasa sunah Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala."
Keutamaan Puasa Senin Kamis dan Ayyamul Bidh
Puasa Senin Kamis dan Ayyamul Bidh merupakan dua amalan sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Meski hukumnya tidak wajib, kedua puasa ini memiliki banyak keutamaan yang dijelaskan dalam hadis-hadis sahih sehingga banyak umat Islam berusaha mengamalkannya secara rutin.
Selain menjadi bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, puasa sunah juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas amal dan melatih kesabaran.
Dirangkum dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), mui.or.id, berikut beberapa keutamaan puasa Senin Kamis dan Ayyamul Bidh yang dapat menjadi motivasi untuk mengamalkannya secara istiqamah.
Keutamaan Puasa Senin Kamis
1. Amal diangkat kepada Allah dalam keadaan berpuasa
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa amalan manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis. Karena itu, beliau menyukai jika amalnya diangkat saat sedang menjalankan puasa.
2. Mengikuti sunah Rasulullah SAW
Puasa Senin dan Kamis merupakan amalan yang rutin dikerjakan Rasulullah SAW. Mengamalkannya menjadi salah satu bentuk meneladani kebiasaan dan sunah beliau.
3. Menjadi waktu dibukanya pintu surga dan turunnya ampunan
Dalam hadis riwayat Muslim dijelaskan bahwa pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis, serta Allah mengampuni dosa hamba-Nya yang tidak menyekutukan-Nya, kecuali mereka yang masih bermusuhan dengan saudaranya.
4. Hari istimewa dalam kehidupan Rasulullah SAW
Hari Senin memiliki keutamaan tersendiri karena merupakan hari kelahiran Rasulullah SAW dan hari pertama kali beliau menerima wahyu. Hal ini menjadi salah satu alasan beliau memperbanyak ibadah puasa pada hari tersebut.
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
1. Pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya berpuasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Dalam hadis disebutkan bahwa puasa Ayyamul Bidh bernilai seperti berpuasa sepanjang tahun karena setiap satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.
2. Menjadi amalan sunah yang dianjurkan secara rutin setiap bulan
Puasa Ayyamul Bidh termasuk ibadah sunah yang dianjurkan untuk dilakukan secara konsisten setiap bulan Hijriah. Amalan ini menjadi salah satu bentuk ibadah yang dapat menjaga kontinuitas kedekatan seorang Muslim dengan Allah SWT.
3. Melatih kedisiplinan dan meningkatkan ketakwaan
Dengan menjalankan puasa Ayyamul Bidh secara rutin, seorang Muslim dapat melatih kesabaran, pengendalian diri, serta membiasakan diri memperbanyak amal saleh di luar puasa wajib. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari tujuan ibadah puasa dalam Islam.