Kisah Inspiratif Dr. Timothy Astandu, Tuntas Jelajahi 197 Negara Berdaulat di Dunia

Vania Rossa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:53 WIB
Kisah Inspiratif Dr. Timothy Astandu, Tuntas Jelajahi 197 Negara Berdaulat di Dunia
Dr. Timothy Astandu berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Insan Indonesia yang Mengunjungi Negara Berdaulat Terbanyak”. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Dr. Timothy Astandu menerima penghargaan MURI di Jakarta pada Juli 2026 setelah mengunjungi 197 negara berdaulat.
  • Pencapaian tersebut membuktikan bahwa paspor Indonesia tetap dapat digunakan untuk mengunjungi seluruh negara berdaulat di dunia.
  • CEO Populix tersebut berhasil membagi waktu antara perjalanan internasional dan tanggung jawab memimpin perusahaan riset teknologi.

Suara.com - Tidak banyak orang yang bisa mengatakan telah menginjakkan kaki di seluruh negara berdaulat di dunia. Lebih sedikit lagi yang berhasil melakukannya dengan paspor Indonesia.

Prestasi itulah yang diraih Dr. Timothy Astandu. Pada Juli 2026, ia resmi menerima penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai "Insan Indonesia yang Mengunjungi Negara Berdaulat Terbanyak" setelah menuntaskan perjalanan ke 197 negara dan wilayah yang kedaulatannya diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Brasil menjadi negara terakhir yang ia kunjungi pada Mei 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh pendiri MURI, Jaya Suprana, di Gedung Jaya Suprana Institute, Kelapa Gading, Jakarta.

Namun, bagi Timothy, pencapaian itu bukan sekadar soal jumlah negara yang berhasil dikunjungi. Di baliknya ada perjalanan panjang yang dimulai sejak masa kecil, berkat sang ibu yang menanamkan kecintaan pada dunia.

"Secara khusus saya mengajak ibu saya untuk menerima penghargaan dari MURI. Karena beliau-lah yang telah menurunkan hobi menjelajah ini, dimulai dari kunjungan ke negara Jerman saat saya berusia satu tahun," ujar Timothy.

Ibunya sempat mengunjungi 87 negara sebelum akhirnya berhenti karena faktor usia dan kesehatan. Semangat itulah yang kemudian diteruskan Timothy hingga berhasil menuntaskan perjalanan ke seluruh negara berdaulat di dunia.

Mematahkan Anggapan Paspor Indonesia Lemah

Selama ini, paspor Indonesia kerap dianggap memiliki keterbatasan dibandingkan paspor negara maju. Namun, pengalaman Timothy justru menunjukkan sudut pandang berbeda.

Menurut alumnus University of Oxford dan University of Cambridge tersebut, paspor Indonesia memang menghadapi tantangan ketika memasuki sejumlah negara maju. Namun, secara keseluruhan paspor Indonesia tetap dapat digunakan untuk mengunjungi seluruh negara berdaulat.

baca juga

"Pencapaian saya menjadi bukti bahwa paspor Indonesia tidak lemah. Kalau tujuannya adalah ke negara-negara maju memang benar pemegang paspor Indonesia lebih sulit. Tapi paspor Indonesia bisa digunakan untuk mengunjungi semua negara. Itu blessing in disguise. Tidak ada negara yang secara khusus memblokir Indonesia," katanya.

Ia menilai posisi diplomatik Indonesia sebagai negara non-blok menjadi salah satu faktor yang membuat paspor Indonesia diterima di berbagai negara, termasuk wilayah yang selama ini dikenal tertutup bagi banyak warga negara lain.

Menjelajah Sambil Memimpin Perusahaan

Perjalanan ke hampir 200 negara ternyata dilakukan bersamaan dengan tanggung jawabnya sebagai CEO dan Co-founder Populix, perusahaan riset berbasis teknologi yang didirikannya pada 2018.

Baginya, perjalanan bukan alasan untuk meninggalkan pekerjaan. Sebaliknya, ia belajar mengatur waktu seefisien mungkin.

"Saya harus pintar membagi waktu. Saya harus memutar otak agar perjalanan saya efisien. Mulai dari mencuri waktu di akhir pekan atau libur panjang, hingga terbang di Jumat malam dan pulang kembali di Minggu sore agar langsung dapat bekerja di Senin pagi," ujarnya.

Disiplin mengatur waktu menjadi kunci agar dua peran tersebut tetap berjalan beriringan.

Dari Percakapan Sederhana Lahir Ide Besar

Bagi Timothy, perjalanan tidak pernah sekadar mengejar destinasi.

Di setiap negara yang dikunjungi, ia memilih berbincang dengan masyarakat lokal dari berbagai latar belakang. Dari percakapan-percakapan sederhana itu, ia menemukan banyak perspektif yang sering kali berbeda dengan stereotip yang selama ini berkembang.

Pengalaman tersebut kemudian menginspirasinya mendirikan Populix, perusahaan riset yang berupaya menghadirkan suara masyarakat secara lebih akurat melalui pendekatan berbasis data.

Nama Populix sendiri berasal dari bahasa Latin vox populi, yang berarti "suara rakyat". Filosofi tersebut menjadi dasar perusahaan dalam menyediakan layanan riset pasar, riset kebijakan publik, platform survei mandiri PopSurvey, hingga AskLumia, platform riset berbasis kecerdasan buatan (AI). Saat ini Populix didukung lebih dari 1,3 juta responden di Indonesia dan Asia Tenggara.

Petualangan Belum Berakhir

Meski telah menuntaskan perjalanan ke seluruh negara berdaulat, Timothy belum ingin berhenti menjelajah.

Target berikutnya adalah mengunjungi seluruh provinsi di Indonesia, termasuk enam provinsi yang masih belum sempat ia datangi setelah pemekaran wilayah di Papua. Ia juga ingin menjadi orang Indonesia pertama yang pernah terbang menggunakan 200 maskapai penerbangan berbeda di dunia.

Saat ini, target tersebut tinggal selangkah lagi. Timothy hanya perlu mencoba sekitar delapan maskapai tambahan dan berharap seluruh misinya dapat rampung sebelum akhir tahun.

Baginya, menjelajah bukan sekadar berpindah tempat, melainkan cara untuk memahami manusia, memperluas perspektif, dan membawa pulang pelajaran yang bisa diterapkan dalam kehidupan maupun dunia kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Realme P4x Pecahkan Rekor MURI Main Game MOBA 10 Jam Nonstop

Realme P4x Pecahkan Rekor MURI Main Game MOBA 10 Jam Nonstop

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:38 WIB

Profil Dr. Timothy Astandu, Orang Indonesia Pertama yang Menjelajahi 197 Negara

Profil Dr. Timothy Astandu, Orang Indonesia Pertama yang Menjelajahi 197 Negara

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:06 WIB

PSSI Cetak Rekor MURI, Gelar Kursus untuk 3.000 Pelatih Sepak Bola dan Futsal

PSSI Cetak Rekor MURI, Gelar Kursus untuk 3.000 Pelatih Sepak Bola dan Futsal

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:26 WIB

Terkini

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 09:17 WIB

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 09:16 WIB

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 09:14 WIB

5 Warna Base Ombre untuk Bibir Hitam dan Kulit Gelap agar Hasilnya Cantik

5 Warna Base Ombre untuk Bibir Hitam dan Kulit Gelap agar Hasilnya Cantik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:10 WIB

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:07 WIB

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:03 WIB

Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu

Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:00 WIB

Ditopang Tambahan Pasokan Oman, Harga Minyak Mentah Dunia Turun Perdagangan Kamis

Ditopang Tambahan Pasokan Oman, Harga Minyak Mentah Dunia Turun Perdagangan Kamis

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:59 WIB

Rekomendasi Saham dan Analisis Teknikal IHSG Hari Ini di Tengah Gejolak Global

Rekomendasi Saham dan Analisis Teknikal IHSG Hari Ini di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:57 WIB

Kredibilitas Fiskal Bertumpu pada Kebijakan, Bukan Bongkar-Pasang Figur Menkeu

Kredibilitas Fiskal Bertumpu pada Kebijakan, Bukan Bongkar-Pasang Figur Menkeu

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:56 WIB

×