Dari Resep Keluarga ke Petak Enam, Tuan Wen 1980 Hidupkan Lagi Kue Peranakan Tionghoa

Vania Rossa

Senin, 03 Agustus 2026 | 08:05 WIB
Dari Resep Keluarga ke Petak Enam, Tuan Wen 1980 Hidupkan Lagi Kue Peranakan Tionghoa
Rumah Kue Peranakan Tuan Wen 1980 (dok. Ist)
baca 10 detik
  • Andrye Setiawan mendirikan Rumah Kue Peranakan Tuan Wen 1980 di Glodok Petak Enam Jakarta untuk melestarikan resep keluarga.
  • Gerai tersebut menjual 12 hingga 14 varian kue buatan tangan setiap hari dengan kemasan premium guna menarik minat pembeli.
  • Pengelola berencana memperluas jangkauan bisnis ke kota Bandung Semarang dan Surabaya setelah sukses membuka usaha di Jakarta.

Suara.com - Di tengah ramainya kawasan kuliner Glodok Petak Enam, Jakarta, hadir sebuah destinasi baru bagi pencinta kudapan tradisional. Rumah Kue Peranakan Tuan Wen 1980 membawa misi melestarikan kekayaan kuliner peranakan Tionghoa melalui aneka kue tradisional yang tetap mempertahankan cita rasa autentik, namun dikemas dengan sentuhan modern.

Nama Tuan Wen bukan sekadar identitas merek, melainkan berangkat dari kisah keluarga pendirinya, Andrye Setiawan, yang berasal dari marga Wen.

Sejak kecil, Andrye tumbuh dengan tradisi membuat kue bersama keluarga. Aktivitas sederhana tersebut menjadi momen yang mempererat hubungan antaranggota keluarga sekaligus melahirkan resep-resep turun-temurun yang kini dihadirkan kembali melalui Rumah Kue Peranakan Tuan Wen 1980.

"Bagi kami, kue bukan sekadar hidangan manis, melainkan simbol kehangatan. Melalui Rumah Kue Peranakan Tuan Wen 1980, kami ingin membagikan nilai-nilai kebersamaan, cinta, dan kehangatan keluarga yang diabadikan dalam setiap gigitan kue peranakan kami," ujar Andrye Setiawan.

Mengusung konsep toko kue peranakan Tionghoa pertama di Jakarta, Tuan Wen 1980 tetap mempertahankan resep tradisional, namun mengelolanya dengan standar produksi modern.

Pemilihan bahan baku berkualitas dan proses pembuatan yang terjaga membuat cita rasa setiap produknya tetap konsisten tanpa menghilangkan karakter asli kue-kue peranakan.

Di gerai yang berlokasi di Petak Enam ini, pengunjung dapat menemukan 12 hingga 14 varian kue yang dibuat secara handmade setiap hari untuk menjaga kualitas dan kesegarannya.

Pilihannya pun beragam, mulai dari varian manis seperti mooncake hingga kue gurih dengan isian ayam, telur asin, dan berbagai pilihan lainnya yang akrab di lidah masyarakat Tionghoa maupun penikmat kuliner tradisional.

Tak hanya mengedepankan rasa, Tuan Wen 1980 juga memperhatikan tampilan produknya.

baca juga

Seluruh kue dikemas dalam desain premium sehingga cocok dijadikan buah tangan, hampers, maupun hadiah untuk keluarga, kolega, hingga relasi bisnis.

"Kami juga mengandalkan desain kemasan yang premium, sehingga kue-kue kami cocok untuk buah tangan, hampers, maupun hadiah untuk keluarga, kolega, dan relasi bisnis," kata Andrye.

Menurutnya, minat masyarakat terhadap kue tradisional berkualitas terus meningkat sehingga peluang bisnis di segmen ini masih sangat besar.

Karena itu, setelah hadir di Jakarta, Tuan Wen 1980 menargetkan ekspansi ke sejumlah kota besar di Indonesia seperti Bandung, Semarang, dan Surabaya agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati cita rasa warisan keluarga tersebut.

Kehadiran Rumah Kue Peranakan Tuan Wen 1980 menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat di hati masyarakat.

Dengan memadukan resep turun-temurun, kualitas premium, dan kemasan yang lebih modern, kue-kue peranakan Tionghoa tak hanya menjadi sajian nostalgia, tetapi juga mampu menjangkau generasi muda yang ingin mengenal kekayaan kuliner Indonesia yang berakar dari budaya peranakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Manisnya Kue Pais, Ada Kisah Ketangguhan Masyarakat Adat Tidung yang Ingin Tetap Hidup?

Di Balik Manisnya Kue Pais, Ada Kisah Ketangguhan Masyarakat Adat Tidung yang Ingin Tetap Hidup?

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 14:00 WIB

Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan

Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:54 WIB

5 Trik Jitu Jaga Kue Kering Lebaran Tetap Awet Renyah!

5 Trik Jitu Jaga Kue Kering Lebaran Tetap Awet Renyah!

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:20 WIB

Terkini

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

Bakal Jadi Kapal Induk Pertama RI, Ini Rencana Besar TNI AL Rombak Giuseppe Garibaldi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:27 WIB

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

Bantah 38 Aset Senilai Rp846 M Milik Febrie, Kuasa Hukum: Jangan Cuma Cocoklogi!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:26 WIB

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:20 WIB

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:12 WIB

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 15:10 WIB

×