Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 10 Agustus 2026 | 11:55 WIB
Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?
Ilustrasi sekelompok orang sedang selfie (dok. Pexels/George Pak)

Suara.com - Upaya menghadapi perubahan iklim tidak cukup hanya mengandalkan teknologi dan kebijakan. Perilaku orang-orang di sekitar seseorang juga dapat memengaruhi keputusan mereka untuk mengambil tindakan terkait perubahan iklim, menurut sebuah penelitian terbaru.

Studi yang diterbitkan di jurnal Nature Climate Change tersebut mengkaji bagaimana social influence atau pengaruh sosial dapat digunakan untuk mendorong keterlibatan dan aksi iklim.

Peneliti dari Center for Climate Change and Social Transformations (CAST) dan School of Psychology Cardiff University, Dr Briony Latter, mengatakan berbagai kelompok masyarakat dapat berperan sebagai pihak yang memengaruhi perilaku terkait iklim.

Mereka antara lain selebritas, atlet, tenaga kesehatan, pemuka agama, politisi, pemilik usaha, keluarga, teman hingga tetangga.

“Kami ingin mengumpulkan bukti tentang pengaruh yang dimiliki berbagai kelompok orang dan berbagai cara mereka dapat memainkan peran penting dalam keterlibatan dan tindakan terkait perubahan iklim,” kata Latter, dikutip dari Phys.org, Rabu (5/8).

Para peneliti menggunakan empat kerangka untuk melihat bagaimana pengaruh sosial bekerja dalam mendorong aksi iklim.

Pertama adalah pembawa pesan (the messenger). Pesan dinilai lebih mudah diterima ketika disampaikan oleh orang yang dipercaya, memiliki kredibilitas, atau dianggap dekat dengan penerima pesan.

Kedua adalah audiens (the audience). Peneliti menilai respons seseorang terhadap pesan iklim dapat berbeda berdasarkan usia, pendapatan, nilai, identitas dan keyakinan.

Karena itu, pesan yang sama tidak selalu efektif untuk setiap kelompok.

baca juga

Audiens juga tidak dipandang sebagai penerima informasi secara pasif. Mereka dapat merespons melalui percakapan, pertanyaan dan diskusi.

Ketiga adalah cara pengaruh bekerja (the mode of influence). Pengaruh sosial dapat muncul melalui percakapan sehari-hari, media massa, media sosial, kebijakan, maupun ketika seseorang melihat perilaku orang lain sebagai contoh.

Dalam konteks ini, norma sosial menjadi salah satu faktor penting. Seseorang cenderung mengikuti perilaku yang dianggap lazim atau diterima oleh lingkungan sekitarnya.

Keempat adalah ranah perilaku (the behavioral domain), yaitu perilaku yang hendak diubah, seperti pilihan transportasi, pola makan, penggunaan energi, partisipasi sipil dan perilaku di tempat kerja.

Menurut penelitian tersebut, perilaku yang mudah diamati orang lain atau memiliki makna sosial cenderung lebih dipengaruhi oleh lingkungan sekitar.

Pilihan ramah lingkungan perlu menjadi kebiasaan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai

Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Tak Masuk Skuat Oxford, Marselino Ferdinan Berada di Sevilla, Gabung Klub Apa?

Tak Masuk Skuat Oxford, Marselino Ferdinan Berada di Sevilla, Gabung Klub Apa?

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Gagal Total di Piala AFF 2026, John Herdman Bidik FIFA ASEAN Cup 2026

Gagal Total di Piala AFF 2026, John Herdman Bidik FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Beli Barang Murah di Online Shop: Solusi Hemat atau Malah Bikin Boncos?

Beli Barang Murah di Online Shop: Solusi Hemat atau Malah Bikin Boncos?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Buntut Promosi Vape Libatkan Anak, YouTuber Bigmo Diperiksa Polda Metro Jaya Siang Ini

Buntut Promosi Vape Libatkan Anak, YouTuber Bigmo Diperiksa Polda Metro Jaya Siang Ini

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:58 WIB

Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?

Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?

Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Dari Hutan hingga Laut, Masyarakat Adat Knasaimos Petakan Wilayah Kelola: Mengapa Ini Penting?

Dari Hutan hingga Laut, Masyarakat Adat Knasaimos Petakan Wilayah Kelola: Mengapa Ini Penting?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju

Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri

Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri

Lampung | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina

Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:51 WIB

×