Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Farah Nabilla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:27 WIB
Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?
ilustrasi kupu-kupu (pixabay)
baca 10 detik
  • Serangga bersayap yang masuk rumah pada malam hari sebenarnya merupakan ngengat yang tertarik oleh cahaya buatan.
  • Masyarakat mempercayai kemunculan serangga tersebut sebagai pertanda kedatangan tamu, meskipun tidak memiliki bukti ilmiah.
  • Penelitian ilmiah membuktikan perilaku terbang serangga dipengaruhi oleh respons alami terhadap lingkungan dan pencahayaan lampu rumah.

Suara.com - Arti kupu-kupu masuk rumah di malam hari kerap dikaitkan dengan berbagai mitos dan kepercayaan masyarakat.

Sebagian orang menganggap kemunculan kupu-kupu di dalam rumah sebagai pertanda akan datangnya tamu, kabar tertentu, bahkan perubahan dalam kehidupan.

Namun, benarkah kupu-kupu masuk rumah pada malam hari memiliki makna khusus? Jika dilihat dari sudut pandang ilmiah, ada penjelasan yang jauh lebih sederhana.

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari Menurut Sains

Sebelum membahas mitos, penting untuk memahami bahwa serangga yang terlihat seperti kupu-kupu pada malam hari bisa jadi sebenarnya adalah ngengat.

Kupu-kupu dan ngengat sama-sama termasuk dalam ordo Lepidoptera, tetapi banyak spesies ngengat memiliki aktivitas pada malam hari. Karena itu, serangga bersayap yang datang ke rumah setelah matahari terbenam kemungkinan besar merupakan ngengat, terutama jika tertarik pada sumber cahaya.

Penelitian yang diterbitkan dalam Nature Communications pada 2024 menjelaskan bahwa serangga malam dapat berkumpul di sekitar lampu buatan.

Penelitian tersebut menggunakan kamera berkecepatan tinggi untuk mengamati perilaku serangga dan menemukan bahwa respons mereka terhadap cahaya lebih kompleks daripada sekadar "tertarik" menuju lampu.

Dengan demikian, arti kupu-kupu masuk rumah di malam hari secara ilmiah tidak menunjukkan pertanda baik atau buruk tertentu. Kemunculannya lebih mungkin berkaitan dengan perilaku alami serangga terhadap lingkungan sekitar.

Ilustrasi kupu-kupu (pexels/rafael-quaty)
Ilustrasi kupu-kupu (pexels/rafael-quaty)

1. Bisa Jadi Karena Tertarik Cahaya Rumah

baca juga

Salah satu alasan paling masuk akal mengapa serangga malam masuk rumah adalah keberadaan cahaya.

Lampu teras, lampu ruang tamu, atau cahaya yang keluar melalui jendela dapat menjadi sumber rangsangan bagi serangga nokturnal. Penelitian mengenai respons ngengat terhadap cahaya juga menunjukkan bahwa cahaya buatan pada malam hari dapat memengaruhi aktivitas dan perilaku serangga tersebut.

Jadi, jika serangga bersayap tiba-tiba masuk ketika pintu atau jendela terbuka, kemungkinan besar cahaya dari dalam rumah menjadi salah satu faktor yang membuatnya mendekat.

2. Tidak Otomatis Menjadi Pertanda Akan Ada Tamu

Dalam sejumlah kepercayaan masyarakat, kupu-kupu yang masuk rumah sering dikaitkan dengan kedatangan seseorang.

Akan tetapi, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kemunculan kupu-kupu atau ngengat di dalam rumah dapat memprediksi kedatangan tamu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mimpi Sakit Pertanda Apa? Ternyata Tak Selalu Buruk, Ini Arti Tersembunyinya

Mimpi Sakit Pertanda Apa? Ternyata Tak Selalu Buruk, Ini Arti Tersembunyinya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:58 WIB

Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh

Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 10:07 WIB

Kebanyakan Polusi, Kupu-Kupu jadi Ogah Tinggal! Refleksi Rusaknya Alam Kita

Kebanyakan Polusi, Kupu-Kupu jadi Ogah Tinggal! Refleksi Rusaknya Alam Kita

Your Say | Senin, 06 April 2026 | 09:55 WIB

Kupu-Kupu yang Lupa Daratan

Kupu-Kupu yang Lupa Daratan

Your Say | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:50 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×