- Serangga bersayap yang masuk rumah pada malam hari sebenarnya merupakan ngengat yang tertarik oleh cahaya buatan.
- Masyarakat mempercayai kemunculan serangga tersebut sebagai pertanda kedatangan tamu, meskipun tidak memiliki bukti ilmiah.
- Penelitian ilmiah membuktikan perilaku terbang serangga dipengaruhi oleh respons alami terhadap lingkungan dan pencahayaan lampu rumah.
Suara.com - Arti kupu-kupu masuk rumah di malam hari kerap dikaitkan dengan berbagai mitos dan kepercayaan masyarakat.
Sebagian orang menganggap kemunculan kupu-kupu di dalam rumah sebagai pertanda akan datangnya tamu, kabar tertentu, bahkan perubahan dalam kehidupan.
Namun, benarkah kupu-kupu masuk rumah pada malam hari memiliki makna khusus? Jika dilihat dari sudut pandang ilmiah, ada penjelasan yang jauh lebih sederhana.
Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari Menurut Sains
Sebelum membahas mitos, penting untuk memahami bahwa serangga yang terlihat seperti kupu-kupu pada malam hari bisa jadi sebenarnya adalah ngengat.
Kupu-kupu dan ngengat sama-sama termasuk dalam ordo Lepidoptera, tetapi banyak spesies ngengat memiliki aktivitas pada malam hari. Karena itu, serangga bersayap yang datang ke rumah setelah matahari terbenam kemungkinan besar merupakan ngengat, terutama jika tertarik pada sumber cahaya.
Penelitian yang diterbitkan dalam Nature Communications pada 2024 menjelaskan bahwa serangga malam dapat berkumpul di sekitar lampu buatan.
Penelitian tersebut menggunakan kamera berkecepatan tinggi untuk mengamati perilaku serangga dan menemukan bahwa respons mereka terhadap cahaya lebih kompleks daripada sekadar "tertarik" menuju lampu.
Dengan demikian, arti kupu-kupu masuk rumah di malam hari secara ilmiah tidak menunjukkan pertanda baik atau buruk tertentu. Kemunculannya lebih mungkin berkaitan dengan perilaku alami serangga terhadap lingkungan sekitar.

1. Bisa Jadi Karena Tertarik Cahaya Rumah
Salah satu alasan paling masuk akal mengapa serangga malam masuk rumah adalah keberadaan cahaya.
Lampu teras, lampu ruang tamu, atau cahaya yang keluar melalui jendela dapat menjadi sumber rangsangan bagi serangga nokturnal. Penelitian mengenai respons ngengat terhadap cahaya juga menunjukkan bahwa cahaya buatan pada malam hari dapat memengaruhi aktivitas dan perilaku serangga tersebut.
Jadi, jika serangga bersayap tiba-tiba masuk ketika pintu atau jendela terbuka, kemungkinan besar cahaya dari dalam rumah menjadi salah satu faktor yang membuatnya mendekat.
2. Tidak Otomatis Menjadi Pertanda Akan Ada Tamu
Dalam sejumlah kepercayaan masyarakat, kupu-kupu yang masuk rumah sering dikaitkan dengan kedatangan seseorang.
Akan tetapi, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kemunculan kupu-kupu atau ngengat di dalam rumah dapat memprediksi kedatangan tamu.
Kepercayaan tersebut lebih tepat ditempatkan sebagai bagian dari folklor atau tradisi masyarakat, bukan sebagai kesimpulan ilmiah.
Karena itu, jika kupu-kupu masuk rumah pada malam hari, sebaiknya jangan langsung menganggapnya sebagai pertanda tertentu.
3. Bisa Menjadi Tanda Lingkungan Sekitar Mendukung Kehadiran Serangga
Kehadiran serangga malam di sekitar rumah juga dapat dipengaruhi kondisi lingkungan.
Area yang memiliki vegetasi, pepohonan, tanaman berbunga, atau sumber makanan bagi serangga dapat menjadi habitat yang mendukung keberadaan Lepidoptera.
Penelitian tentang pencahayaan buatan pada malam hari bahkan menunjukkan bahwa polusi cahaya dapat memengaruhi serangga malam dan ekosistem secara lebih luas.
Studi yang diterbitkan di Nature Sustainability mencatat adanya kaitan antara gaya hidup nokturnal, ketertarikan terhadap cahaya buatan, dan penurunan populasi sejumlah spesies ngengat.
Artinya, kemunculan ngengat di sekitar rumah tidak selalu sesuatu yang perlu ditakuti.
4. Mengapa Serangga Malam Sering Mengitari Lampu?
Fenomena serangga yang berputar-putar di sekitar lampu sudah lama diamati. Bahkan, terdapat ungkapan populer dalam bahasa Inggris, "like a moth to a flame".
Namun, penelitian terbaru menawarkan penjelasan yang lebih kompleks.
Studi Fabian dan kolega yang diterbitkan di Nature Communications pada 2024 menemukan bahwa serangga terbang di sekitar sumber cahaya dapat mengubah orientasi tubuhnya sehingga bagian punggungnya tetap mengarah ke cahaya. Kondisi ini dapat mengganggu arah terbang dan membuat serangga seolah-olah terus berputar di sekitar lampu.
Jadi, serangga yang masuk ke rumah pada malam hari kemungkinan sedang merespons kondisi pencahayaan, bukan sedang membawa pesan atau pertanda tertentu.
5. Apa Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah Menurut Mitos?
Di luar penjelasan ilmiah, masyarakat di berbagai daerah memiliki kepercayaan masing-masing mengenai kupu-kupu yang masuk rumah.
Ada yang menganggap kupu-kupu sebagai simbol kedatangan tamu. Sebagian kepercayaan lain menghubungkannya dengan kabar atau perubahan tertentu.
Namun, makna tersebut tidak bersifat universal. Artinya, tidak ada satu tafsir yang dapat dianggap sebagai arti resmi kupu-kupu masuk rumah pada malam hari.
Kepercayaan mengenai pertanda kupu-kupu sebaiknya dipahami sebagai bagian dari budaya dan tradisi masyarakat, sementara penjelasan mengenai perilaku hewan perlu didasarkan pada kajian biologi dan entomologi.
6. Benarkah Kupu-Kupu Malam Membawa Pertanda Buruk?
Tidak ada dasar ilmiah yang menyatakan bahwa kupu-kupu atau ngengat yang masuk rumah pada malam hari merupakan pertanda kematian, kesialan, atau kejadian buruk.
Justru, penelitian menunjukkan bahwa cahaya buatan dapat memengaruhi perilaku serangga malam. Karena itu, kemunculan serangga di sekitar lampu rumah merupakan fenomena yang dapat dijelaskan secara biologis.
Masyarakat tidak perlu panik ketika menemukan serangga tersebut di dalam rumah.
7. Apa yang Sebaiknya Dilakukan Jika Kupu-Kupu Masuk Rumah Malam Hari?
Jika ingin mengeluarkannya, hindari membunuh serangga tersebut. Matikan sebagian lampu di dalam rumah dan, bila memungkinkan, buka pintu atau jendela yang mengarah ke area luar.
Lampu di dalam ruangan dapat dibuat lebih redup agar serangga tidak terus berputar di sekitar sumber cahaya.
Cara ini juga sejalan dengan perhatian ilmuwan terhadap dampak pencahayaan buatan pada serangga nokturnal. Penelitian pada sistem pencahayaan luar ruangan menunjukkan bahwa lampu yang lebih terarah dan terlindung dapat mengurangi daya tariknya terhadap serangga terbang.
Arti kupu-kupu masuk rumah di malam hari tidak terbukti sebagai pertanda tertentu secara ilmiah. Jika serangga tersebut muncul setelah matahari terbenam dan mendekati lampu, ada kemungkinan besar yang datang sebenarnya adalah ngengat atau serangga Lepidoptera nokturnal.
Mitos mengenai kupu-kupu sebagai pertanda kedatangan tamu atau kabar tertentu dapat menjadi bagian dari kepercayaan dan budaya masyarakat. Namun, dari sisi sains, perilaku tersebut lebih masuk akal dijelaskan melalui respons serangga terhadap cahaya dan kondisi lingkungan.
Jadi, ketika melihat "kupu-kupu" masuk rumah pada malam hari, tidak perlu langsung menghubungkannya dengan pertanda baik ataupun buruk. Amati terlebih dahulu bentuk dan perilakunya karena bisa jadi serangga tersebut hanya sedang mengikuti respons alaminya terhadap cahaya.