Gerbang Gaib Terbuka! Ini 10 Pantangan Selama Bulan Hantu Tionghoa yang Harus Kamu Tahu

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:58 WIB
Gerbang Gaib Terbuka! Ini 10 Pantangan Selama Bulan Hantu Tionghoa yang Harus Kamu Tahu
pantangan bulan hantu (magnific)
baca 10 detik
  • Masyarakat Tionghoa menjalankan berbagai tradisi dan pantangan selama Bulan Hantu pada bulan ketujuh kalender lunar.
  • Berbagai larangan seperti menjemur pakaian malam hari dan mengambil uang di jalan diterapkan sebagai bentuk kehati-hatian.
  • Tradisi warisan turun-temurun ini dilakukan karena kepercayaan bahwa batas dunia manusia dan alam roh menjadi terbuka.

Suara.com - Bulan Hantu Cina atau Ghost Month merupakan periode yang dikenal dalam tradisi masyarakat Tionghoa dan berlangsung pada bulan ketujuh kalender lunar.

Pada masa ini, sebagian masyarakat meyakini bahwa batas antara dunia manusia dan alam roh menjadi lebih terbuka dibandingkan biasanya.

Kepercayaan tersebut melahirkan berbagai pantangan yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari dan dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian selama Bulan Hantu.

Meski tidak didasarkan pada pembuktian ilmiah, berbagai larangan tersebut tetap menjadi bagian dari tradisi budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Pantangan Bulan Hantu Cina

Berikut sejumlah pantangan Bulan Hantu Cina yang dikenal dalam tradisi masyarakat Tionghoa, khususnya yang berkembang di Taiwan.

1. Jangan Menjemur Pakaian di Luar pada Malam Hari

Masyarakat yang mengikuti tradisi ini menghindari meninggalkan pakaian di luar rumah setelah malam tiba. Pakaian yang tergantung di luar dipercaya dapat menjadi tempat bagi roh untuk menempel atau beristirahat sebelum akhirnya dibawa masuk ke rumah.

2. Jangan Berjalan Sendirian di Tempat Sepi pada Malam Hari

Bepergian seorang diri di tempat yang sunyi juga menjadi salah satu pantangan. Tempat sepi pada malam hari dipercaya lebih mudah didatangi roh sehingga masyarakat dianjurkan memilih lokasi yang ramai atau tidak bepergian tanpa kebutuhan mendesak.

baca juga

3. Jangan Menancapkan Sumpit Tegak di Atas Nasi

Sumpit yang ditancapkan secara vertikal di tengah mangkuk nasi dianggap menyerupai bentuk dupa yang digunakan dalam ritual penghormatan kepada leluhur. Karena itu, posisi tersebut dihindari agar tidak dianggap sebagai simbol pemanggilan roh.

4. Jangan Sembarangan Mengambil Uang di Jalan

Uang yang ditemukan di jalan tidak selalu dianggap sebagai benda biasa selama Bulan Hantu. Dalam kepercayaan tertentu, uang tersebut dapat berkaitan dengan ritual atau persembahan sehingga mengambilnya dipercaya dapat membawa kesialan bagi orang yang menemukan.

5. Jangan Mengambil Makanan Persembahan

Makanan yang diletakkan sebagai persembahan memiliki fungsi khusus dalam ritual penghormatan kepada leluhur atau roh. Karena itu, makanan tersebut tidak dianjurkan untuk diambil atau dikonsumsi sebelum ritual selesai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sembunyi di Bawah Meja Demi Nyawa: Tragedi Mei 1998 Lewat Mata Bocah Cina

Sembunyi di Bawah Meja Demi Nyawa: Tragedi Mei 1998 Lewat Mata Bocah Cina

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:45 WIB

Laut China Selatan Jadi Rebutan, RI Diminta Tak Lupakan Potensi Ekonomi Natuna

Laut China Selatan Jadi Rebutan, RI Diminta Tak Lupakan Potensi Ekonomi Natuna

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:31 WIB

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Jakarta | Selasa, 15 September 2026 | 19:25 WIB

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 19:17 WIB

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Video | Selasa, 15 September 2026 | 19:15 WIB

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

×