- Masyarakat Tionghoa menjalankan berbagai tradisi dan pantangan selama Bulan Hantu pada bulan ketujuh kalender lunar.
- Berbagai larangan seperti menjemur pakaian malam hari dan mengambil uang di jalan diterapkan sebagai bentuk kehati-hatian.
- Tradisi warisan turun-temurun ini dilakukan karena kepercayaan bahwa batas dunia manusia dan alam roh menjadi terbuka.
Suara.com - Bulan Hantu Cina atau Ghost Month merupakan periode yang dikenal dalam tradisi masyarakat Tionghoa dan berlangsung pada bulan ketujuh kalender lunar.
Pada masa ini, sebagian masyarakat meyakini bahwa batas antara dunia manusia dan alam roh menjadi lebih terbuka dibandingkan biasanya.
Kepercayaan tersebut melahirkan berbagai pantangan yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari dan dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian selama Bulan Hantu.
Meski tidak didasarkan pada pembuktian ilmiah, berbagai larangan tersebut tetap menjadi bagian dari tradisi budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Pantangan Bulan Hantu Cina
Berikut sejumlah pantangan Bulan Hantu Cina yang dikenal dalam tradisi masyarakat Tionghoa, khususnya yang berkembang di Taiwan.
1. Jangan Menjemur Pakaian di Luar pada Malam Hari
Masyarakat yang mengikuti tradisi ini menghindari meninggalkan pakaian di luar rumah setelah malam tiba. Pakaian yang tergantung di luar dipercaya dapat menjadi tempat bagi roh untuk menempel atau beristirahat sebelum akhirnya dibawa masuk ke rumah.
2. Jangan Berjalan Sendirian di Tempat Sepi pada Malam Hari
Bepergian seorang diri di tempat yang sunyi juga menjadi salah satu pantangan. Tempat sepi pada malam hari dipercaya lebih mudah didatangi roh sehingga masyarakat dianjurkan memilih lokasi yang ramai atau tidak bepergian tanpa kebutuhan mendesak.
3. Jangan Menancapkan Sumpit Tegak di Atas Nasi
Sumpit yang ditancapkan secara vertikal di tengah mangkuk nasi dianggap menyerupai bentuk dupa yang digunakan dalam ritual penghormatan kepada leluhur. Karena itu, posisi tersebut dihindari agar tidak dianggap sebagai simbol pemanggilan roh.
4. Jangan Sembarangan Mengambil Uang di Jalan
Uang yang ditemukan di jalan tidak selalu dianggap sebagai benda biasa selama Bulan Hantu. Dalam kepercayaan tertentu, uang tersebut dapat berkaitan dengan ritual atau persembahan sehingga mengambilnya dipercaya dapat membawa kesialan bagi orang yang menemukan.
5. Jangan Mengambil Makanan Persembahan
Makanan yang diletakkan sebagai persembahan memiliki fungsi khusus dalam ritual penghormatan kepada leluhur atau roh. Karena itu, makanan tersebut tidak dianjurkan untuk diambil atau dikonsumsi sebelum ritual selesai.
6. Jangan Membakar Kertas Sembahyang Sembarangan
Kertas sembahyang merupakan bagian dari ritual tertentu selama Bulan Hantu. Penggunaannya sebaiknya mengikuti tata cara dan waktu yang berlaku dalam tradisi setempat karena membakar atau memperlakukannya secara sembarangan dianggap tidak menghormati ritual.
7. Hindari Mengambil Foto di Tempat Sepi pada Malam Hari
Sebagian masyarakat juga menghindari aktivitas mengambil foto atau merekam video di lokasi sepi ketika malam. Kepercayaan tradisional mengaitkan kamera dengan kemungkinan tertangkapnya sosok yang tidak terlihat oleh mata secara langsung.
8. Jangan Menoleh Sembarangan Saat Dipanggil dari Belakang
Ketika berada di tempat sepi dan mendengar suara memanggil dari belakang, sebagian tradisi menyarankan agar tidak langsung menoleh. Larangan tersebut muncul dari kepercayaan bahwa suara yang terdengar belum tentu berasal dari orang yang dikenal.
9. Hindari Duduk di Baris Paling Depan atau Belakang dalam Acara Tertentu
Dalam beberapa kepercayaan, posisi tertentu dalam ruang publik atau tempat pertunjukan dianggap dapat menjadi tempat yang mudah ditempati roh. Karena itu, sebagian masyarakat memilih menghindari kursi yang dianggap memiliki risiko tersebut selama Bulan Hantu.
10. Hindari Aktivitas yang Berisiko pada Malam Hari
Bulan Hantu juga menjadi periode ketika sebagian masyarakat lebih berhati-hati melakukan aktivitas malam, terutama kegiatan yang berhubungan dengan air atau tempat gelap dan sepi. Larangan ini dipercaya sebagai cara untuk mengurangi kemungkinan terjadinya hal buruk.